Twitter Saring Iklan Menyesatkan tentang Perubahan Iklim Twitter membuat kebijakan baru tentang iklan menyesatkan. (Foto: Unsplash/Alexander Shatov)

TWITTER membuat kebijakan baru mengenai iklan perubahan iklim yang bertentangan dengan nilai-nilai ilmiah. Hal tersebut menjadi fokus aplikasi berlogo burung tersebut sejak Hari Bumi yang diperingati beberapa hari lalu.

"Kami percaya bahwa penolakan iklim tidak boleh dimonetisasi di Twitter dan iklan yang menyesatkan tidak boleh mengurangi percakapan penting tentang krisis iklim," ungkap pihak Twitter seperti yang dilansir dari The Verge, Sabtu (23/4/2022).

Melalui kebijakan baru tersebut Twitter akan menyaring dan menurunkan konten iklan yang berkaitan dengan krisis iklim dengan melibatkan sumber-sumber otoritatif seperti United Nations Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).

Baca juga:

Twitter Luncurkan Shop Module, Fitur Belanja Langsung dari Aplikasi

Twitter akan larang iklan menyesatkan tentang iklim. (Foto: Pexels/Solen Feyissa)

Baru-baru ini pula IPCC merilis sejumlah laporan penting tentang krisis iklim, isinya berkaitan dengan apa saja yang perlu dilakukan untuk beradaptasi dengan perubahan iklim yang tengah berlangsung dengan drastis belakangan ini.

Termasuk pula bagaimana cara mencegah konsekuensi yang lebih parah di masa depan seperti fokus pada penanggulangan bencana cuaca dan periode kebarakan hutan.

Pihak Twitter menambahkan bahwa mereka akan segera mengumumkan detil mengenai kebijakan yang telah disebutkan sebelumnya tersebut. Menurut Twitter percakapan mengenai perubahan iklim melonjak tinggi selama satu tahun terakhir dan tumbuh hingga lebih dari 150 persen sepanjang 2021.

Baca juga:

Twitter Tampil dengan Desain dan Font Baru

Diskusi tentang iklim di Twitter meningkat drastis. (Foto: Unsplash/Jeremy Bezanger)

Percakapan dan diskusi mengenai dekarbonisasi alias menghilangkan emisi gas rumah kaca yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil naik hingga 50 persen di Twitter. Bahkan percakapan lainnya mengenai lingkungan juga kian memanas seperti tentang pengurangan limbah yang tumbuh lebih dari 100 persen.

Twitter tentu tak sendirian dalam mencegah iklan-iklan menyesatkan tentang perubahan iklim tersebut. Sebab perusahaan teknologi seperti Google juga mengupayakan komitmen serupa dan telah memperoleh hasil baik.

Pada 2021 lalu Google merilis kebijakan untuk menghentikan izin tayang iklan yang menampilkan penolakan iklim atau yang memonetisasi informasi yang salah tentang iklim. (waf)

Baca juga:

Twitter Konfirmasi Spaces Versi Web Browser Dekstop

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gingerbread, si Imut Kue Jahe Ikon Natal
Kuliner
Gingerbread, si Imut Kue Jahe Ikon Natal

Enggak ada film Natal yang melewatkan adegan membuat kue jahe.

'Nobody Saves the World' Siap Tuju PlayStation dan Nintendo Switch
Fun
'Nobody Saves the World' Siap Tuju PlayStation dan Nintendo Switch

Nobody Saves the World adalah game dungeon crawling ala roguelike.

IdeaFest 2021 Jadi Wadah Tukar Pikiran Insan Kreatif
Fun
IdeaFest 2021 Jadi Wadah Tukar Pikiran Insan Kreatif

IdeaFest 2021 menghadirkan lebih dari 150 tokoh kreatif.

'The Batman' akan Miliki Lagu Tema Baru
ShowBiz
'The Batman' akan Miliki Lagu Tema Baru

Bocoran lagu tema The Batman dibagikan bertepatan dengan Batman Day.

Rajin Olahraga Cegah Penuaan Dini
Fun
Rajin Olahraga Cegah Penuaan Dini

Olahraga tak hanya memberikan manfaat pada kesehatan dan kebugaran tubuh.

Livingroom Perkenalkan Diri dengan Debut Single 'Precious'
ShowBiz
Livingroom Perkenalkan Diri dengan Debut Single 'Precious'

Duo pendatang baru Livingroom rilis debut single Precious.

Kampanye Kita Manusia Menyediakan Tempat Lebih Layak Untuk ODGJ
Fun
Berdamai dengan Peran Ganda, Harmonisasi Keluarga dan Karier
Fun
Berdamai dengan Peran Ganda, Harmonisasi Keluarga dan Karier

Antara keluarga dan karir. Kenapa tidak keduanya?

Kolaborasi Apik Swedish House Mafia dan The Weeknd di ‘Moth To A Flame’
ShowBiz
Kolaborasi Apik Swedish House Mafia dan The Weeknd di ‘Moth To A Flame’

Lagu Moth To A Flame resmi dirilis, bersamaan dengan video musiknya.

Pabrikan Otomotif Inggris dan Korea Kolaborasi dalam Dunia Penerbangan
Fun
Pabrikan Otomotif Inggris dan Korea Kolaborasi dalam Dunia Penerbangan

Ingin ciptakan kendaraan terbang nol karbon.