Turnamen Kelas Dunia di Myanmar Jadi Tolak Ukur Kemampuan Timnas Indonesia U-15 Timnas Indonesia U-15. Foto: PSSI

MerahPutih.com - Timnas Indonesia U-15 tidak bisa berleha-leha setelah berlaga di AFF Cup U-15. Skuat Garuda Asia akan mengikuti turnamen invitasi bertajuk Boys Elite Football Tournament 2019 di Myanmar.

Turnamen ini akan berlangsung pada 14-18 Agustus mendatang di Stadion Mandala Thiri, Mandalay. Selain Indonesia dan tuan rumah Myanmar, Montenegro dan Korea Selatan juga berpartisipasi dalam turnamen ini.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-15 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-15, Bima Sakti Berterima Kasih kepada Semua Pihak

Pelatih Timnas U-15, Bima Sakti, mengatakan turnamen kelas dunia tersebut akan dijadikan sebagai ajang untuk mengasah pengalaman internasional anak-anak asuhnya.

Timnas Indonesia U-15. Foto: PSSI
Timnas Indonesia U-15. Foto: PSSI

"Ini ajang yang bagus untuk para pemain. Selain untuk mengukur kemampuan, kita juga bisa memperkaya jam terbang internasional," ujar Bima dilansir laman resmi PSSI, Minggu (11/8).

Baca Juga: Menang 3-2 atas Vietnam Via Babak Penalti, Timnas Indonesia U-15 Peringkat Ketiga Piala AFF U-15

Menurut Bima, lawan-lawan yang akan dihadapinya pun tim berkualitas dengan karakteristik yang berbeda-beda.

"Ada Myanmar, Montenegro dan Korea Selatan. Mereka memiliki karakteristik masing-masing. Montenegro representasi permainan Eropa, Korea Selatan dari Asia Timur, sedangkan Myanmar untuk mengukur konsistensi kita," ucapnya.

Baca Juga: Usai Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-15, Timnas U-15 Langsung ke Myanmar Ikuti Turnamen Kelas Dunia

"Kita harus memanfaatkan sebaik mungkin turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Asia dan pematangan kerangka tim. Semoga kami semua kelancaran dan bisa memetik hasil yang terbaik di sana," pungkasnya. (*)

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penjelasan Kapolri Terkait Belum Dikeluarkannya Izin Liga 1
Olahraga
Penjelasan Kapolri Terkait Belum Dikeluarkannya Izin Liga 1

Selama masa pandemi COVID-19, pemerintah juga perlu memberi ruang bagi terlaksananya kegiatan-kegiatan kepemudaan

Cerita Pelatih Kiper Bali United Kala Hadapi Roy Keane di Liga Inggris
Olahraga
Cerita Pelatih Kiper Bali United Kala Hadapi Roy Keane di Liga Inggris

Ia memulai debut di kasta tertinggi menghadapi Nottingham Forest yang diperkuat Roy Keane.

Keangkeran Anfield Takluk di Tangan Burney, Sukses Pecundangi Liverpool 1-0
Olahraga
Keangkeran Anfield Takluk di Tangan Burney, Sukses Pecundangi Liverpool 1-0

Kemenangan pertama Burnley di Anfield sejak 1974 sekaligus menyudahi rekor 68 kemenangan kandang beruntun Liverpool.

Ledakan COVID-19 di Inggris Terjadi Saat Liverpool vs Atletico Madrid?
Olahraga
Ledakan COVID-19 di Inggris Terjadi Saat Liverpool vs Atletico Madrid?

Saat pertandingan digelar, Madrid sudah menjadi salah satu episentrum persebaran COVID-19 di Spanyol

UFC Akan Selenggarakan Pertarungan di Pulau Yas
Olahraga
UFC Akan Selenggarakan Pertarungan di Pulau Yas

Para petarung UFC akan dikarantina di safetyzone yang hanya terbuka bagi para atlet, pelatih, staf, dan pegawai UFC.

Cidera Supriadi dan Bagas tidak Serius
Olahraga
Cidera Supriadi dan Bagas tidak Serius

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memastikan, cedera yang dialami dua pemain timnas Indonesia U-19, Mochamad Supriadi dan Bagas Kaffa tidak serius.

Menpora Bangun Laboratorium Anti Doping di RS Ortopedi Soeharso Solo
Olahraga
Menpora Bangun Laboratorium Anti Doping di RS Ortopedi Soeharso Solo

Kemenpora, kata dia, memiliki gagasan untuk membangun Laboratorium Anti Doping nasional sendiri merujuk tingginya kebutuhan atlet.

Hasil Liga Champions: Barcelona 2-8 Bayern Munchen
Olahraga
Hasil Liga Champions: Barcelona 2-8 Bayern Munchen

Bayern Muenchen secara mengejutkan membantai Barcelona dengan skor telak 8-2 pada pertandingan perempat final Liga Champions 2019-2020

Ucapan Duka Pesepak Bola Dunia untuk Diego Maradona
Olahraga
Ucapan Duka Pesepak Bola Dunia untuk Diego Maradona

Diego Maradona memiliki dampak yang begitu besar di dunia sepak bola.

[HOAKS atau FAKTA] Indra Sjafri Jadi Pelatih Juventus
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA] Indra Sjafri Jadi Pelatih Juventus

Pelatih berusia 57 tahun tersebut menjelaskan memang pernah mengunjungi Turin dan berfoto di markas Juventus pada akhir 2018 silam.