Turki Mulai Uji Coba Tahap Akhir Vaksin Sinovac Presiden Turki Tayyip Erdogan saat peringatan Hari Kemenangan ke-98. ANTARA FOTO/Presidential Press Office/Handout via REUTERS/AWW/djo

MerahPutih.com - Turki pada Rabu (16/9) memulai uji coba tahap terakhir, fase III, vaksin eksperimental virus corona buatan Tiongkok Sinovac. Demikian pernyataan dari Menteri Kesehatan.

"Pemberian pertama vaksin Sinovac dimulai pada tiga petugas kesehatan di Universitas Hacettepe, yang secara sukarela mengambil bagian dalam uji coba," kata Menkes Fahrettin Koca pada konferensi pers, dikutip Antara.

Vaksin akan diberikan kepada 1.200 hingga 1.300 petugas kesehatan selama 10 hari dan dosis kedua akan diberikan 14 hari setelahnya, menurut laporan stasiun penyiaran CNN Turk dan Haberturk.

Baca Juga:

Beda Kelemahan Vaksin Astra Zenica dan Vaksin Sinovac Bandung

Hasil uji coba akan dikirim ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Koca menambahkan, Turki tetap melanjutkan upayanya sendiri dalam mengembangkan vaksin.

Kandidat vaksin Sinovac nantinya akan diberikan kepada para relawan yang memiliki penyakit kronis, dan vaksinasi direncanakan akan dilakukan pada 13.000 orang, kata kedua saluran televisi tersebut.

Sebuah stan yang menampilkan kandidat vaksin virus corona dari China National Biotec Group (CNBG), sebuah unit dari raksasa farmasi milik negara China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), terlihat di Pameran Internasional China untuk Perdagangan Jasa (CIFTIS) 2020, di tengah wabah COVID-19, di Beijing, China, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/REUTERS/Tingshu Wang/aa.)
Sebuah stan yang menampilkan kandidat vaksin virus corona dari China National Biotec Group (CNBG), sebuah unit dari raksasa farmasi milik negara China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), terlihat di Pameran Internasional China untuk Perdagangan Jasa (CIFTIS) 2020, di tengah wabah COVID-19, di Beijing, China, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/REUTERS/Tingshu Wang/aa.)

Koca juga mengatakan, 63 lebih orang meninggal karena COVID-19 dalam 24 jam terakhir, dan ada 1.771 kasus baru.

Menkes minggu lalu mengumumkan bahwa pengerjaan tahap 3 telah dimulai pada kandidat vaksin Tiongkok itu, juga pada kandidat vaksin lain yang dikembangkan oleh Pfizer.

Permintaan Rusia untuk melakukan uji coba fase III di Turki atas vaksin eksperimental sedang dievaluasi dan keputusan kemungkinan akan dibuat pekan ini.

Baca Juga:

Tangis Haru Peneliti Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac

Tiongkok sedang melakukan vaksinasi eksperimental antivirus corona pada puluhan ribu warganya.

Langkah tersebut menarik minat internasional, kendati ada kekhawatiran di kalangan para ahli soal keamanan obat yang belum menyelesaikan pengujian standar.

Tiongkok meluncurkan program penggunaan darurat vaksin pada Juli.

Otoritas negara itu menawarkan tiga suntikan eksperimental, yaitu yang dikembangkan oleh unit raksasa farmasi negara China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Biotech yang terdaftar di AS.

Vaksin virus corona keempat, yang sedang dikembangkan oleh CanSino Biologics, telah disetujui untuk digunakan oleh militer Tiongkok pada Juni. (*)

Baca Juga:

Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fatwa Vaksin Sinovac Keluar Sebelum Jokowi Divaksinasi
Indonesia
Fatwa Vaksin Sinovac Keluar Sebelum Jokowi Divaksinasi

Setelah BPOM menerbitkan EUA, maka fatwa MUI terhadap kebolehan vaksin Sinovac tersebut juga akan segera dikeluarkan

IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan
Indonesia
IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan

Anies juga diminta segera memetakan RT sebagai wilayah mikro berstatus zona merah

Tiongkok Deteksi 14 Kasus Baru Corona
Dunia
Tiongkok Deteksi 14 Kasus Baru Corona

Semuanya merupakan kasus impor, demikian informasi otoritas kesehatan, Selasa (25/8).

Istana Konsultasi Dengan Aa Gym Soal Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Istana Konsultasi Dengan Aa Gym Soal Vaksinasi COVID-19

Kang Emil berharap agar para tokoh masyarakat dan tokoh agama bisa memberikan edukasi atau meneruskan informasi terkait vaksinasi.

Ketua IDI Bali dan Sejumlah Ahli Diperiksa Buntut 'Kacung WHO' JRX
Indonesia
Ketua IDI Bali dan Sejumlah Ahli Diperiksa Buntut 'Kacung WHO' JRX

Dia berharap Jerinx dapat datang dalam pemanggilan yang kedua pada Kamis (6/8) besok

11 Hari Libur di Desember, Ini Yang Bakal Dilakukan Kemenhub
Indonesia
11 Hari Libur di Desember, Ini Yang Bakal Dilakukan Kemenhub

Kemenhub juga akan berkoordinasi intensif dengan pemangku kepentingan terkait seperti Korlantas, PUPR, Polri, Jasa Marga, pemda dan operator jasa transportasi.

Pimpinan DPRD Ungkap Kenapa Banjir Jakarta Selalu Terulang
Indonesia
Pimpinan DPRD Ungkap Kenapa Banjir Jakarta Selalu Terulang

DPRD dan Pemprov DKI telah menggelar rapat pembahasan mengenai master plan dan kebijakan penanganan banjir di ibu kota.

Awal Vaksinasi COVID-19, Jabar Dapat Jatah 97.080 Dosis
Indonesia
Awal Vaksinasi COVID-19, Jabar Dapat Jatah 97.080 Dosis

“Kalau pemerintah provinsi sudah siap. Mobil sudah siap. boksnya sudah siap. Karena sudah dipersiapkan dari awal," kata Kang Uu.

Masjid Istiqlal Gelar Tarawih Ramadan 2021
Indonesia
Masjid Istiqlal Gelar Tarawih Ramadan 2021

Sejumlah simulasi pun telah dilakukan, yakni menetapkan jarak antarjamaah 1,5 meter, menyediakan pencuci tangan (hand sanitizer) dan sabun di area umum.

Polisi Kukuh Tangkap Rizieq meski Ingin Hadiri Pemeriksaan
Indonesia
Polisi Kukuh Tangkap Rizieq meski Ingin Hadiri Pemeriksaan

Pihak kepolisian menegaskan tidak mengeluarkan surat panggilan pemeriksaan tersangka dan akan langsung menangkap Rizieq.