Turki Hentikan Pelatihan Peshmerga Kurdi Irak Pasukan Turki dan Irak mengikuti latihan militer gabungan dekat perbatasan Turki-Irak di Silopi, Turki, Selasa (26/9). (ANTARA FOTO/REUTERS/Umit Bektas)

MerahPutih.com - Turki mengatakan telah menghentikan pelatihan pasukan Peshmerga di Irak utara sebagai tanggapan atas referendum di wilayah itu.

Kelompok Peshmerga Kurdi berada di garis depan dalam serangan melawan kelompok ISIS dan telah dilatih oleh militer Turki sejak akhir 2014.

Irak utara merupakan penghubung utama terhadap dunia luar. Turki memandang pemungutan suara pada Senin, yang hasil akhirnya pada Rabu menunjukkan bahwa suara kebanyakan mendukung kemerdekaan dari Baghdad, merupakan sebuan ancaman jelas terhadap keamanan.

Ankara telah mengancam mengambil tindakan militer dan pembatasan ekonomi untuk menanggapi referendum. Referendum tersebut dikhawatirkan akan membangkitkan semangat pemberontakan di kalangan masyarakat Kurdi di Turki.

Juru Bicara Pemerintah Turki Bekir Bozdag mengulangi pada Kamis bahwa tindakan sebagai respons referendum tersebut akan dikoordinasikan dengan pemerintah Irak.

Bozdag, yang juga seorang Wakil Perdana Menteri, mengatakan kepada penyiar TGRT dalam sebuah wawancara bahwa lebih banyak langkah akan mengikuti keputusan terhadap Peshmerga dan perdana menteri Turki dan Irak akan segera melakukan pertemuan.

Turki, yang merupakan rumah bagi masyarakat Suku Kurdi terbesar di kawasan itu, sedang berjuang melawan pemberontakan Kurdi selama tiga dasawarsa di wilayah tenggara yang berbatasan dengan Irak utara. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH