Tuntut Keadilan, Suryanto Desak Kepolisian Tangkap Pemerkosa Anaknya Ilustrasi. ANTARA

MerahPutih.com - Suryanto (33), seorang pengemudi ojek online sudah lima bulan mencari keadilan untuk putrinya yang masih belia. Suryanto sempat viral dalam video yang diunggah oleh pengacara kondang Hotman Paris beberapa waktu lalu.

Suryanto tak rela jika putrinya yang berusia 13 tahun mengalami nasib naas karena diduga diperkosa oleh dua orang pria. Keduanya tak lain tak bukan merupakan tetangganya sendiri, yaitu AO dan RA. Saat ini, putri Suryanto telah melahirkan bayi perempuan akibat tindakan bejat tersebut.

Baca Juga:

Keponakan Prabowo Minta Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Dihukum Berat

Suryanto mengaku nekat menemui Hotman karena sudah cukup putus asa dan frustasi dengan proses hukum terkait pemerkosaan ini.

"Saya sudah pusing harus ke mana lagi," kata Suryanto kepada wartawan, Sabtu (19/3).

Pria yang tinggal di bilangan Tanah Abang, Jakarta Pusat ini mengatakan telah melakukan segala upaya demi mendapatkan keadilan sejak mengetahui putrinya hamil akibat diperkosa oleh AO dan RA.

Selain melaporkan ke pihak kepolisian, Suryanto juga telah mengadukan hal ini kepada Komnas Perempuan serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Semuanya bilang serahkan saja ke polisi, tapi saya bingung kenapa pelaku masih belum ditahan," ucap Suryanto.

 Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/mohamed_hassan)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/mohamed_hassan)

Suryanto mengaku telah melaporkan kasus anaknya ke pihak kepolisian pada Oktober 2020. Saat itu, ia melapor kepada Polres Jakarta Pusat.

Namun, karena sesuatu hal yang tak dimengerti Suryanto, laporan tersebut tidak ditindak lanjuti. Tak menyerah, ia pun melapor ke Polda Metro Jaya.

Oleh Polda Metro Jaya, kata Suryanto, kasus ini dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat. "Di Polda baru ada BAP. Kira-kira sebulan setelah dilimpahkan, saya baru dipanggil Polres," ungkapnya.

Baca Juga:

Kemenlu: WNI Korban Pemerkosaan Politikus Malaysia Alami Trauma

Suryanto mengungkapkan, putrinya setidaknya telah delapan kali disetubuhi oleh para pelaku. Ia pun berharap agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus pemerkosaan ini.

Menurutnya, para pelaku harus mendapat efek jera agar hal yang sama tidak terulang di kemudian hari. "Harapan saya polisi segera menyelesaikan masalah ini, jangan sampai keulang lagi pada anak orang," tandas Suryanto. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Isu Perang Rusia Ukraina Jadi Ujian Kepemimpinan Indonesia Dalam G20
Indonesia
Isu Perang Rusia Ukraina Jadi Ujian Kepemimpinan Indonesia Dalam G20

Dalam mengikuti perkembangan pembahasan di sejumlah kelompok kerja G20, sejumlah isu dan prioritas tetap dibahas sesuai jadwal dan cukup mendapatkan atensi.

Iriana Jokowi Kerahkan Istri Para Menteri Parade Kebaya di Solo, Dukung Kebaya Diakui UNESCO
Indonesia
Iriana Jokowi Kerahkan Istri Para Menteri Parade Kebaya di Solo, Dukung Kebaya Diakui UNESCO

Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan memimpin parade kebaya yang akan digelar bertepatan dengan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/10). Event tersebut sebagai langkah agar kebaya menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO.

Fortiber Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Dalam Negeri
Indonesia
Fortiber Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Dalam Negeri

Fortiber dapat mempertahankan kerukunan dan kekompokan tersebut. Hal itu menjadi modal berharga untuk pembangunan ekonomi Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA]: Nikotin Mampu Mengobati COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Nikotin Mampu Mengobati COVID-19

Telah beredar di media sosial Facebook sebuah informasi yang mengklaim bahwa nikotin efektif dalam mengobati Covid-19.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Bakal Daftar Peserta Pemilu ke KPU Secara Bersamaan
Indonesia
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Bakal Daftar Peserta Pemilu ke KPU Secara Bersamaan

Tiga partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yakni PAN, Golkar, dan PPP, dijadwalkan mendaftar bersamaan. Mereka mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Kantor KPU RI di Jakarta, Rabu (3/8).

Komisi II DPR RI Minta KPU Kawal Jalannya Sipol
Indonesia
Komisi II DPR RI Minta KPU Kawal Jalannya Sipol

Komisi II DPR RI menerima informasi adanya sejumlah partai politik yang mengalami kesulitan dalam mengakses Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

1,9 Juta Tenaga Kesehatan Bersiap Jalani Vaksin Booster Kedua
Indonesia
1,9 Juta Tenaga Kesehatan Bersiap Jalani Vaksin Booster Kedua

Kementerian Kesehatan mulai memberikan vaksinasi COVID-19 booster kedua, Jumat (29/7) besok.

Kementerian PUPR: Kemantapan Kondisi Jalan Nasional Mencapai 91,8 Persen
Indonesia
Kementerian PUPR: Kemantapan Kondisi Jalan Nasional Mencapai 91,8 Persen

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan untuk jalan nasional terbentang sepanjang 47.017 km dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua dengan kondisi kemantapan 91,8 persen.

Pemekaran Daerah Otonomi Papua Dinilai Perlu Dilakukan meski Tuai Kontroversi
Indonesia
Pemekaran Daerah Otonomi Papua Dinilai Perlu Dilakukan meski Tuai Kontroversi

Pro dan kontra terhadap Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua terus bergulir di masyarakat.

Hakim Tunda Sidang Praperadilan Mafia Minyak Goreng MAKI Vs Mendag
Indonesia
Hakim Tunda Sidang Praperadilan Mafia Minyak Goreng MAKI Vs Mendag

Hakim menunda karena pihak Menteri Perdagangan tidak hadir dalam sidang.