Tuntut Keadilan, Korban Investasi Bodong Datangi Polda Metro Jaya Korban investasi bodong lembaga keuangan menggelar aksi teatrikal dengan membawa peti mati di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (1/9). Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Sejumlah korban investasi bodong di beberapa lembaga keuangan mendatangi markas Polda Metro Jaya, Rabu (1/9). Kedatangan mereka untuk menanyakan perkembangan kasus investasi Mahkota, Narada, Kresna Sekuritas dan 2 perusahaan lain.

Bersama kuasa hukum dari LQ Indonesia Lawfirm, para nasabah yang menjadi korban investasi bodong menggelar aksi teatrikal menggotong peti mati dan menyuarakan matinya keadilan.

Baca Juga

Investasi Bodong yang Rugikan Korbannya Hingga Rp 15,6 Miliar Dibongkar Polisi

Salah satu nasabah yang menjadi perwakilan korban menuturkan dirinya sangat keberatan jika harus membayar uang Rp 500 juta untuk pencabutan berkas pengaduan.

"Saya kaget dan kecewa ketika mendengarkan rekaman adanya permintaan 500 juta untuk menutup LP kami yang sudah ada Restorative Justice," kata korban tersebut.

"Polisi ini harapan kami para masyarakat yang menjadi korban kejahatan, jika ternyata polisi malah memeras kami, apa bedanya dengan penjahat? Kami sudah hidup susah akibat Perusahaan Investasi bodong, mohon kapolri wujudkan Presisi Berkeadilan," tegasnya.

Setelah aksi tersebut, para korban dan kuasa hukum akhirnya dengan jajaran Kepala Unit, Kepala Subdirektorat di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Seusai berbicara dan menyampaikan aspirasi dan keluhannya, pihak Subdirektorat Fismondev menyatakan akan menindaklanjuti LP yang diadukan para korban.

Aksi teatrikal korban investasi bodong. Foto: Istimewa

Fismondev menegaskan akan mengatasi perkara mereka dengan baik dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak Fismondev juga menegaskan apabila para terlapor tidak hadir dalam tahap pemeriksaan, penyidik kepolisian siap menemukan alat bukti agar bisa menaikkan ke penyidikan sehingga dapat mengambil upaya jemput paksa.

Sementara itu, ketua pengurus LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya yang bersedia menindaklanjuti aspirasi para korban investasi bodong

"LQ selaku kuasa hukum mewakili para korban mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda Metro Jaya Khususnya Dirreskrimsus atas komitmennya menyelesaikan kasus Investasi bodong, juga terhadap 2 LP yang sudah ada restorative Justice, sudah di tandatangani disposisi untuk SP3, polda Metro Jaya sependapat dengan kami bahwa dalam 2 LP tersebut sudah ada restorative justice sehingga tidak perlu melanjutkan proses perkara. Di SP3/hentikan perkaranya tanpa pungutan biaya 1 sen pun." tegasnya.

Alvin berharap Polri komitmen menjalani prinsip Presisi berkeadilan dan tidak memeras investasi bodong. Ia mendukung program pemerintah dengan upaya menjalin hubungan antara Polri yang presisi dengan Advokat selaku "Officium Nobile" demi kepentingan masyarakat dan menegakkan keadilan dan hukum di Indonesia.

"LQ tidak benci sama polisi, kami sayang institusi Polri dan akan terus menjaga reputasi POLRI yang Presisi Berkeadilan. Terima kasih Jenderal Sigit sebagai pemimpinan tertinggi Polri, kami tahu anda peduli masyarakat dan citra Korps Bhayangkara," (Asp)

Baca Juga

Menkopolhukam Diminta Selesaikan Kasus Investasi Bodong

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya

Apel Operasi Patuh Jaya sendiri dilakukan untuk mengetahui kekuatan personel serta sarana dan prasarana yang dimiliki

Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa
Indonesia
Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa

DPT didata bertambah sebanyak 49.733 jiwa

3 Anggota DPRD Solo Positif Corona, Satgas Usul Ruang Komisi III Dilockdown
Indonesia
3 Anggota DPRD Solo Positif Corona, Satgas Usul Ruang Komisi III Dilockdown

"Yang kita lockdown hanya kantor ruang Komisi III DPRD Solo. Kalau gedung DPRD tetap buka," kata dia.

Pemprov DKI Persiapkan Tempat Pengungsi Protap Prokes Hadapi Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Persiapkan Tempat Pengungsi Protap Prokes Hadapi Banjir

Tahun ini Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembuatan sumur resapan sebanyak 22.292 titik dan baru selesai sebanyak 6.233 titik.

COVID-19 DKI Hari Ini (20/8), Kasus Positif Bertambah Hampir Seribu Orang
Indonesia
COVID-19 DKI Hari Ini (20/8), Kasus Positif Bertambah Hampir Seribu Orang

Hari ini, Jumat (20/8), warga yang terkonfirmasi terpapar virus corona hampir seribu orang.

Pelaku Penembakan Laskar FPI Ternyata Tewas Sejak Januari Lalu
Indonesia
Pelaku Penembakan Laskar FPI Ternyata Tewas Sejak Januari Lalu

Salah satu polisi yang diduga menembak anggota laskar FPI dalam kasus Tol Jakarta-Cikampek Km 50 meninggal dunia karena kecelakaan tunggal.

Kepatuhan Warga Jabar Jalankan Prokes Terus Menurun
Indonesia
Kepatuhan Warga Jabar Jalankan Prokes Terus Menurun

Sekda Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menuturkan, penurunan disiplin prokes terlihat pada penggunaan masker dan jaga jarak.

Libur Panjang, Penumpang Sejumlah Terminal di Jabodetabek Melonjak
Indonesia
Libur Panjang, Penumpang Sejumlah Terminal di Jabodetabek Melonjak

Terjadi lonjakan penumpang bus di sejumlah terminal tipe A hingga mencapai 62 persen.

Ngotot Revisi UU Pemilu, PKS Siap Lakukan Lobi Politik
Indonesia
Ngotot Revisi UU Pemilu, PKS Siap Lakukan Lobi Politik

Dengan Pilkada diselenggarakan sesuai dengan jadwal semestinya, proses peneyelenggaraan pemungutan suara dengan rakyat sebagai aktor utamanya tidak menumpuk pada 2024.

Bawang Merah dan Cabai Jadi Penyebab Inflasi di Maret 2021
Lainnya
Bawang Merah dan Cabai Jadi Penyebab Inflasi di Maret 2021

Dari sisi kelompok pengeluaran, inflasi pada Maret 2021 masih dipengaruhi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang mengalami inflasi 0,40 persen dengan andil 0,10 persen.