Tunjuk Denny Indrayana Tangani Sengketa Lahan BMW, Anies Minta Tanya Biro Hukum Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau berkomentar terkait Pemprov DKI menunjuk Denny Indrayana menjadi kuasa hukum menangani perkara kasus sengketa lahan taman Bersih, Manusiawi, Wibawa (BMW) di Jakarta Utara.

Anies menegaskan bahwa keputusan itu berada di tangan Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah, sehingga dia berani berbicara banyak.

"Biro Hukum, jangan tanya saya , itu urusan biro hukum, Biro Hukum itu punya banyak lawyer," ujar Anies saat groundbreaking PKJTIM di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (3/7).

Anies menyarankan, menanyakan hal tersebut kepada pihak Biro Hukum DKI lantaran yang bertanggungjawab menjelaskan pemberian hukum sengketa lahan BMW.

"Tanya Biro Hukum dan itu keputusan Biro Hukum, Itu teknis sekali saya enggak tahu," tuturnya.

Denny Indrayana ditunjuk Anies jadi kuasa hukum Pemprov untuk tangani sengketa lahan BMW
Denny Indrayana ditunjuk Pemprov DKI untuk tangani sengketa lahan BMW (Foto: antaranews)

Seperti diketahui, Anies menunjuk Denny Indrayana menjadi kuasa hukum untuk mengurusi sengketa lahan Stadion BMW di Jakarta Utara.

Denny beserta timnya berada di bawah Kantor Hukum Centre for Government, Constitution, and Society (INTEGRITY) yang akan mengawal jalannya banding kasus hukum lahan BMW yang dijanjikan Anies untuk stadion baru tim Persija.

"Iya, alhamdulillah kantor hukum kami INTEGRITY mendapatkan kepercayaan dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan, untuk menjadi kuasa hukum terkait lahan BMW di PTTUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) Jakarta," ujar Denny saat dihubungi wartawan, Selasa (2/7).

BACA JUGA: Soal Rekonsiliasi, Jokowi Harus Rangkul Prabowo

Namanya Masuk Dalam Salah Satu Figur Capres 2024, Begini Tanggapan Anies Baswedan

Denny menjelaskan saat ini timnya tengah mempersiapkan berkas banding yang akan diajukan ke PTTUN Jakarta. Denny Indrayana belum membocorkan kapan pihaknya mengirimkan memori banding tersebut ke PTTUN Jakarta.

"Kami sedang finalisasi memori banding atas perkara tersebut," tutupnya.(Asp)

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH