Tunjuk Ahok Jadi Bos BUMN, PA 212 Singgung Jokowi Tak Peka Umat Islam Basuki Tjahaja Purnama (depan). (Foto MP/Yohanes Abimanyu)

MerahPutih.com - Jubir Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel Barmukmin mengkritik rencana penunjukkan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai pimpinan BUMN.

Novel mengingatkan, Ahok pernah tersangkut masalah hukum dan divonis bersalah.

Baca Juga:

PDIP Rela Lepas Ahok

"Saya rasa sangat tidak tepat di mana saya orang pertama didampingi ACTA yang melaporkan Ahok dalam kasus penistaan agama dan Ahok sudah divonis bersalah," kata Novel kepada merahputih.com di Jakarta, Kamis (14/11).

Novel Bamukmin (kanan). (Foto MP/Yohanes Abimanyu)
Novel Bamukmin (kanan). (Foto MP/Yohanes Abimanyu)

Novel melanjutkan, beberapa kasus yang diduga berhubungan dengan Ahok seperti dugaan korupsi Sumber Waras dan reklamasi juga tak jelas kelanjutannya.

"Artinya Ahok sudah menjadi produk gagal sebagai pejabat negara kok bisa mau dijadikan kembali sebagai pejabat negara lagi?," kata pria yang juga anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini.

Novel pun mempertanyakan soal alasan Presiden Joko Widodo menunjuk Ahok.

Baca Juga:

Ahok Jadi Bos BUMN, Waketum Gerindra Bilang Lebih Susah Urus Warteg

"Jelas pasti kita bertanya ada apa dengan pejabat yang merekomendasikannya. Apa punya utang budi atau ada intervensi asing sehingga mengenyampingkan kepentingan negara yang lebih penting untuk bisa merekrut putra putri terbaiknya?," kata Novel.

Basuki Tjahaja Purnama. (MP/John Abimanyu)
Basuki Tjahaja Purnama. (MP/John Abimanyu)

Novel pun langsung menyebut Jokowi tak peka terhadap umat Islam yang tersinggung dengan ucapan Ahok.

"Dan jokowi sangat tidak peka terhadap perasaan umat Islam dan sebenarnya merugikan reputasi dari Jokowi sendiri yang menambah catatan kekecewaan dan keprihatinan bagi umat Islam," tutup Novel. (Knu)

Baca Juga:

Ketua Komisi VI DPR: Kebijakan Ahok Terkenal Efisien, Ini Penting untuk BUMN



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH