Benarkan Aturan Tunjangan TGUPP Bebas Sunat, DPRD: Itu Hak Loe Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama tim formatur TGUPP pencegahan korupsi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/1). (MP/Asropih)

Merahputih.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono tak mempermasalahkan tidak adanya pemotongan Tunjangan Kerja Daerah (TKD) Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di tengah pandemi corona saat ini.

Meski tak dipotong, para anggota TGUPP diharapkan punya empati membantu sesama pihak-pihak terdampak COVID-19. Mengingat tunjangan yang mereka terima cukup besar.

Baca Juga

Bentuk Utang Budi Politik Anies: Tak Potong Gaji dan Tunjangan TGUPP

"Hanya jumlahnya sangat besar. Karena itulah diperlukan empati. Kesadaran deh, secara aturan sudah benar, itu hak loe. Saya menyarankan semua pihak, termasuk TGUPP berempati terhadap situasi seperti ini," ujar Mujiyono di Jakarta, Jumat (29/5).

Tunjangan dan gaji Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) (ist)

Mujiyono menjelaskan, alasan tunjangan TGUPP tak dipotong karena pembantun gubernur itu bukan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga TGUPP layak menerima tunjangan yang full.

"TGUPP itu adalah pekerja paruh waktu yang setiap tahun diperpanjang. Pekerja kontrak, bukan ASN. Pakai Pergub tersendiri tentang TGUPP," kata Mujiyono.

Baca Juga:

Anies Enggan Komentari Anggaran TGUPP Naik Rp21 Miliar Dalam Usulan KUA-PPAS

Menurut Mujiyono, secara aturan penerimaan tunjangan full sudah benar karena belum ada pergub yang merevisi.

"Di nomenklaturnya juga belanja langsung, sama seperti Penyedia Jasa Lainya Orang Perorangan (PJLP) yang 4,2. Itu kan komponen belanja langsung, bukan belanja tidak langsung," terang dia. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Pulih Tercepat Setelah Tiongkok
Indonesia
Jokowi: Ekonomi Indonesia Diproyeksi Pulih Tercepat Setelah Tiongkok

IMF memperkirakan ekonomi dunia akan tumbuh 5,4 persen pada 2021

Adik Ungkap Keinginan Djoko Santoso Sebelum Meninggal Dunia
Indonesia
Adik Ungkap Keinginan Djoko Santoso Sebelum Meninggal Dunia

Adik keempat mendiang Djoko Santoso, Tutik Suyono mengungkapkan keinginan almarhum yang belum terwujud sampai akhir hayatnya

Mulai September, Bandara YIA Kembali Buka Penerbangan Internasional
Indonesia
Mulai September, Bandara YIA Kembali Buka Penerbangan Internasional

Ia menyarankan ekspatriat yang akan kembali ke negaranya dapat terbang melalui bandara lain seperti Jakarta, Bali, dan Makassar.

Menko Polhukam Minta Masyarakat Bersatu Demi Indonesia Emas 2045
Indonesia
Menko Polhukam Minta Masyarakat Bersatu Demi Indonesia Emas 2045

"Mari kita bersatu di dalam perbedaan, Bhineka Tunggal Ika. Jangan karena perbedaan itu kita sampai benci kepada orang lain," katanya

Rekor Kasus Harian COVID-19 Pecah, Jokowi 'Semprit' 2 Provinsi
Indonesia
Rekor Kasus Harian COVID-19 Pecah, Jokowi 'Semprit' 2 Provinsi

Agar dilihat betul-betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis, hati-hati.

Gugus Tugas Ungkap Lima Langkah Cegah Penyebaran Corona
Indonesia
Gugus Tugas Ungkap Lima Langkah Cegah Penyebaran Corona

Wiku menerangkan, pihaknya akan terus mengingatkan masyarakat terkait lima cara untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Ancaman Boikot Produk Prancis Dinilai Tak Akan Rugikan Indonesia
Indonesia
Sosok Gus Sholah di Mata Prabowo Subianto
Indonesia
Sosok Gus Sholah di Mata Prabowo Subianto

"Kita kehilangan tokoh nasional, tokoh Islam, tokoh bangsa yang sangat penting," ucap Prabowo

Waspadai Potensi Penularan COVID-19 di Pengungsian
Indonesia
Waspadai Potensi Penularan COVID-19 di Pengungsian

"Potensi terjadi klaster COVID-19 di tengah pengungsian cukup besar," kata Citra Indriani

Update COVID-19 DKI Selasa (5/5): 4.641 Kasus Positif, 650 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Selasa (5/5): 4.641 Kasus Positif, 650 Pasien Sembuh

"Dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 414 orang," kata Ani