Tunggu Sikap PDIP dan Jokowi, Koalisi Sejumlah Parpol Disebut Hanya Alternatif Tangkapan layar - Pengamat politik sekaligus Dekan FISIB Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam. ANTARA/[email protected]_as.

MerahPutih.com - Arah koalisi sejumlah partai politik (parpol) mulai terlihat untuk Pemilihan Presiden 2024.

Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam memandang, koalisi sejumlah parpol yang sudah terjalin hanya alternatif sembari menunggu resmi sikap PDI Perjuangan.

"Ada Koalisi Indonesia Bersatu, ada juga koalisi Gerindra-PKB. Saya melihatnya itu masih koalisi alternatif untuk jaga-jaga sambil menunggu sikap PDIP," ujarnya, Kamis (11/8).

Baca Juga:

Besok, Ada 6 Parpol yang Bakal Daftar Peserta Pemilu 2024

Menurut dia, PDIP sebagai satu-satunya partai politik yang memenuhi ambang batas pencalonan presiden memiliki nilai lebih dibandingkan yang lain sehingga sangat berhati-hati menentukan koalisi atau tidak.

"Jadi, sikap PDIP dan Jokowi sesungguhnya kunci dari koalisi yang akan terbentuk. Tapi, sikap PDIP dan Jokowi yang sampai sekarang belum kunjung jelas membuat mereka membentuk koalisi," ucapnya, dikutip Antara.

Sebagaimana hasil Pemilu 2019, PDIP menjadi satu-satunya partai politik yang bisa mengusung calon presiden sendiri tanpa berkoalisi karena memenuhi syarat 20 persen presidential threshold (PT).

Di Senayan, PDIP memiliki 128 kursi atau sekitar 22 persen, padahal untuk mencalonkan presiden, minimal harus memiliki 115 kursi atau 20 persen.

Karena itulah, kata Surokim, partai selain PDIP harus memiliki jurus jitu agar tidak tertinggal pada Pemilihan Presiden 2024 dengan tidak harus menunggu diajak PDIP berkoalisi.

"Ingat, yang sudah berkoalisi saat ini semuanya partai koalisi dan pro pemerintah. Golkar, PAN, PPP, Gerindra dan PKB semuanya mendukung Jokowi di pemerintahan," kata dia.

Baca Juga:

Dokumen Pendaftaran 17 Parpol Dinyatakan Lengkap

"Saya yakin mereka masih menunggu untuk diajak, tapi tidak bisa seperti itu dan partai harus memiliki nilai tawar lebih dalam bersikap," tambah peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) tersebut.

Sementara itu, melihat bersamaannya pendaftaran partai koalisi ke KPU RI, Surokim menilai langkah tersebut bagian dari sinyal kepada publik bahwa mereka bersatu hingga pemilu dua tahun mendatang.

"Mereka memberi sinyal, tapi menurut saya tipis-tipis. Mereka masih mengirim pesan simbolik ke masyarakat bahwa akan bersama-sama," tutur Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya UTM tersebut.

Pada Senin (8/8), Gerindra dan PKB kompak mendaftar secara bersama-sama sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke KPU RI.

Berikutnya, pada Rabu (10/8), tiga partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu, yaitu Golkar, PAN dan PPP berbarengan mendatangi kantor KPU. (*)

Baca Juga:

Airlangga Sebut Kehadiran 3 Parpol KIB di KPU Tunjukkan Soliditas Menuju Pemilu 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
19 Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Jakarta pada Sabtu
Indonesia
19 Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Jakarta pada Sabtu

Muhammadiyah telah menetapkan 10 Zulhijah 1443 Hijriah/2022 Masehi atau Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Sabtu (9/7) lusa.

Pandangan Mahfud Terkait Putusan MK Soal UU Cipta Kerja
Indonesia
Pandangan Mahfud Terkait Putusan MK Soal UU Cipta Kerja

Selama atau di dalam 2 tahun ada kebijakan yang dikeluarkan lagi tentu tidak boleh strategis

Pertengahan Juni, PDIP Gelar Rakernas
Indonesia
Pertengahan Juni, PDIP Gelar Rakernas

Rakernas itu juga bertujuan agar PDIP bisa bekerja maksimal menghadapi permasalahan di masyarakat.

Hasto Kritik Anies Tak Ada Prestasi di Jakarta, Wagub DKI: Anggap sebagai Vitamin
Indonesia
Hasto Kritik Anies Tak Ada Prestasi di Jakarta, Wagub DKI: Anggap sebagai Vitamin

Ahmad Riza Patria menanggapi celotehan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang mempertanyakan prestasi Anies selama memimpin Jakarta.

Menkes Sebut Vaksin Cacar Monyet tidak Diberikan ke Semua Orang
Indonesia
Menkes Sebut Vaksin Cacar Monyet tidak Diberikan ke Semua Orang

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, kebijakan vaksinasi cacar monyet tidak diberlakukan menyeluruh kepada seluruh masyarakat seperti vaksinasi COVID-19.

Ketua DPD Sesalkan Dugaan Kecurangan terhadap Atlet Binaraga Jatim di PON Papua
Indonesia
Ketua DPD Sesalkan Dugaan Kecurangan terhadap Atlet Binaraga Jatim di PON Papua

La Nyalla Mattalitti menyesalkan perlakuan diduga tidak sportif terhadap atlet-atlet binaraga Jatim yang berlaga di PON XX Papua.

Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Dugaan Pengaturan Skor di Liga 2
Indonesia
Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Dugaan Pengaturan Skor di Liga 2

Menyikapi permintaan bantuan penyelidikan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan buka suara. Ia berjanji, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut.

Pemkot Bandung Terjunkan Tim Pemeriksaan Jeroan Selama Hari Penyembelihan Hewan Kurban
Indonesia
Pemkot Bandung Terjunkan Tim Pemeriksaan Jeroan Selama Hari Penyembelihan Hewan Kurban

Pada hari H hingga H+3, tim postmortem (pemeriksaan kesehatan jeroan dan karkas setelah disembelih) menyebar ke tempat pemotongan.

Sunarta Diharap Atasi Pelanggaran HAM Agar Tak 'Digoreng' Saat Ada Agenda Politik
Indonesia
 [HOAKS atau FAKTA]: Gelombang Panas Landa Indonesia, Suhu Capai 50 Celcius
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Gelombang Panas Landa Indonesia, Suhu Capai 50 Celcius

Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33-36,1 derajat Celcius.