Tulungagung Tetap Bakal Lakukan PTM di Zona Orange PTM.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengevaluasi kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, seiring terjadinya lonjakan kasus COVID-19 hingga sebagian wilayah kini berstatus zona merah.

"Saat ini sedang terus dievaluasi. Untuk wilayah (kecamatan) yang berstatus zona merah sudah pasti ditunda, sedang zona oranye masih bisa pembelajaran tatap muka namun dengan pembatasan," kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Tulungagung, Rabu (30/6).

Baca Juga:

207 Anak di Solo Terpapar Corona, FX Rudy Minta Gibran Tunda PTM

Ia memaparkan, evaluasi dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Tulungagung tidak ingin pembelajaran tatap muka di sekolah menjadi pemicu lonjakan kasus baru COVID-19. Kendati persiapan PTM telah dilakukan, sesuai instruksi Menteri Pendidikan.

"Ya tetap itu (masih dilakukan PTM). Seminggu masuk dua kali tak lebih dari dua jam," kata Maryoto.

Pembelajaran tatap muka di sekolah yang dimaksud Maryoto, dilaksanakan di kecamatan yang wilayahnya berstatus zona oranye. Jika mengacu ketentuan Provinsi Jawa Timur, daerah dengan status zona oranye sebenarnya tidak diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka langsung di sekolah.

Ia meyakini, PTM Tulungagung masih bertahan dengan protokol kesehatan ketat. Sedang untuk zona merah dan hitam dipastikan tak ada PTM walaupun pemantauan sebatas di sekolah negeri, sedang sekolah swasta belum dipantau persiapan PTM.

"Kalau sekolah swasta masuk kami (Pemkab), kalau madrasah masuk ke Kementerian Agama," kata Maryoto.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Hariyo Dewanto mengatakan, di Tulungagung ada sekitar 48 SMP negeri dan 500 lebih SD negeri yang telah melakukan persiapan PTM. Persiapan yang dilakukan bahkan dilombakan.

"Oranye dan merah tidak boleh ya stop semua meskipun sudah siap," katanya.Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM sendiri mensyaratkan persetujuan dari orang tua murid. Jika ada yang tidak setuju, maka akan diberikan pembelajaran secara daring (online).

Data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung, dari 19 Kecamatan yang ada, 11 di antaranya berstatus zona merah. Sisanya satu zona oranye, enam zona kuning dan satu zona hijau. Dari sebaran itu, 12 kecamatan di Tulungagung tidak boleh melakukan pembelajaran tatap muka. (*)

Baca Juga:

Wali Kota Bobby Yakin PTM Dilakukan Pada Juli 2021

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wilayah di DKI Jakarta yang Masih Terendam Banjir
Indonesia
Wilayah di DKI Jakarta yang Masih Terendam Banjir

Pemprov DKI pun mendirikan 2 lokasi pengungsian

Ribuan Orang Dievakuasi karena Tanggul Citarum Jebol
Indonesia
Ribuan Orang Dievakuasi karena Tanggul Citarum Jebol

Personel gabungan TNI–Polri dan Basarnas telah mengevakuasi ribuan warga korban tanggul Citarum jebol, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Dewas Pecat Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1.900 Gram
Indonesia
Dewas Pecat Pegawai KPK Curi Barang Bukti Emas 1.900 Gram

Dewas KPK memecat pegawainya berinisial IGAS karena terbukti mencuri emas seberat 1.900 gram.

Kekurangan Kebutuhan Oksigen Capai 575 Ton Per Hari
Indonesia
Kekurangan Kebutuhan Oksigen Capai 575 Ton Per Hari

"Kami mendapatkan tugas mencari sumber-sumber oksigen tambahan, baik dari peningkatan kapasitas produksi maupun impor," kata Agus.

436 Rumah Warga Terkena Dampak Banjir di Jember
Indonesia
436 Rumah Warga Terkena Dampak Banjir di Jember

Banjir hingga ketinggian lebih dari satu meter. yang terjadi di Jember, Jawa Timur. Akibatnya, 436 rumah warga di daerah aliran sungai (DAS) Bedadung terkena dampaknya.

Pimpinan Komisi III Dukung Perluasan Pembatasan Orang Asing Masuk Indonesia
Indonesia
Pimpinan Komisi III Dukung Perluasan Pembatasan Orang Asing Masuk Indonesia

Memang sudah saatnya ada kebijakan seperti yang dikeluarkan Kemenkumham

'Like' Konten Pornografi, Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi
Indonesia
'Like' Konten Pornografi, Fadli Zon Dilaporkan ke Polisi

Aktivitas media sosial Fadli sebagai wakil rakyat pasti disorot oleh masyarakat

Polres Jakpus Gelar Vaksinasi Keliling di Wilayah Rawan dan Padat Penduduk
Indonesia
Pemberian Vaksin AstraZeneca Non Batch CTMAV547 Tetap Dilanjutkan
Indonesia
Pemberian Vaksin AstraZeneca Non Batch CTMAV547 Tetap Dilanjutkan

Saat ini, program vaksinasi sudah menjalani tahap 3 yang diawali di provinsi DKI Jakarta dan selanjutnya bertahap, pada bulan Juni (2021) program ini bisa dilaksanakan di kota-kota lainnya.