Tulehu, Desa Pencetak Pesepak Bola Berbakat Pemandangan Desa Tulehu (Foto: Instagram/@___Fauzan___Ryiu___)

PERNAH dengar desa bernama Tulehu? Buat kamu pencinta sepak bola Indonesia pasti tahu. Desa yang terletak di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Provinsi Maluku ini dianggap sebagai kampung sepak bola. Banyak bintang lapangan hijau yang lahir di Desa Tulehu. Sebut saja Abduh Lestaluhu, Manahati Lestusen, Ramdani Lestaluhu dan Alfin Lestaluhu.

Sepak bola tak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Tulehu. Di sana, semua anak laki-laki pasti sangat gemar memainkan si kulit bundar dan bermimpi menjadi atlet sepak bola nasional. Bahkan, terdapat tradisi unik yang hanya ditemukan di Desa Tulehu.

Baca juga:

Keuntungan Candu Biayai Laju Pemerintah di Ibukota Baru (3)

Tugu Kampung Sepakbola, Instagram (Foto: Instagram/@Imran_Nahumury)
Tugu Kampung Sepak bola. (Foto: Instagram/@Imran_Nahumury)

Dikutip dari buku Metro Pop: Jakarta Rock ‘n Rolls karya Sekar Ayu Asmara, ketika upacara aqiqah anak laki-laki, orangtua harus menyediakan potongan rumput dari lapangan Matawaru. Tradisi lainnya, anak bayi di sana sengaja dibawa oleh orangtuanya hanya untuk sekadar menonton sepak bola di pinggir lapangan kebanggaan warga Tulehu itu.

Di desa ini, terdapat tugu "Kampung Sepak Bola" yang diresmikan pemerintah. Tugu ini menjadi bukti kalau pemain sepak bola asal Desa Tulehu punya kemampuan terbaik di industri sepak bola Indonesia.

Baca juga:

Mengapa Anak-Anak Jadi Pendamping Pemain Sepak Bola

Pemain sepak bola Tulehu terkenal memiliki kecepatan dan teknik dribbling yang baik. Tim besar dari liga di Indonesia seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung berlangganan memakai jasa pemain sepak bola dari Tulehu. Kualitasnya pun mampu membuat pemain asal desa ini masuk sebagai tim nasional.

PemainTulehu Sedang Bermain Bola. (Foto: Instagram/@muhamadrasyid18)
PemainTulehu Sedang Bermain Bola. (Foto: Instagram/@muhamadrasyid18)

Sayangnya, ada sedikit kelemahan dari pemain sepak bola asal desa Tulehu. Mereka memiliki tipikal permainan cepat yang pada dasarnya akan cepat kelelahan. Kuatnya fisik menjadi peran utama dalam permainan sepak bola. Apalagi ketika bermain di Indonesia, cuaca dan iklim yang tak menentu menjadi tantangan khusus bagi para pemain sepak bola Tulehu.

Tapi di balik itu, kita patut bangga dengan desa ini. Para pencari bibit-bibit unggul di tanah Tulehu bukan dari Tanah Air saja. Ada banyak pelatih luar negeri yang sengaja datang ke Tulehu untuk melihat bakat pemain muda. (Ard)

Baca juga:

Tan Malaka: Sepak Bola Adalah Alat Perjuangan (Bagian 3)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Obat Mabuk, Andalan untuk Pelesiran di Negeri Aing
Travel
Obat Mabuk, Andalan untuk Pelesiran di Negeri Aing

Obat mabuk amat membantu pelancong yang suka mual di perjalanan.

Meski Seram, Destinasi ini Amat Diminati
Travel
Meski Seram, Destinasi ini Amat Diminati

Beberapa cukup instagramable dan jadi spot favorit untuk berfoto.

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diangkat Jadi Duta Kuliner Jabar
Kuliner
Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diangkat Jadi Duta Kuliner Jabar

Ridwan Kamil angkat Ade Londok jadi Duta Kuliner Jawa Barat.

Memotret Bekas Dendam Damai di Aceh
Tradisi
Memotret Bekas Dendam Damai di Aceh

Dalam kisruh antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), penyiksaan yang diterima oleh warga sipil yakni dari kedua belah pihak yang bertikai

Pangan di Masa Sulit ala Indonesia
Kuliner
Pangan di Masa Sulit ala Indonesia

Sajian nikmat dengan bahan seadanya.

Menghidupkan Kembali Permainan Ketapel Tradisional
Tradisi
Menghidupkan Kembali Permainan Ketapel Tradisional

Sejumlah peserta berlatih permainan ketapel tradisional di lapangan Persatuan Ketapel Tradisional Indonesia Kimpul Kuning, Parung Serab, Kota Tangerang, Banten

Mengunjungi Candi Prambanan dengan Protokol Kesehatan Covid-19
Travel
Mengunjungi Candi Prambanan dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Wisatawan mengenakan masker saat melakukan swafoto di komplek wisata Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,

Liburan ke Malang Cuma 2 Hari 1 Malam? Tetap Seru Kok
Travel
Liburan ke Malang Cuma 2 Hari 1 Malam? Tetap Seru Kok

Rekomendasi liburan di Malang selama dua hari satu malam.

Antara Terompet, Vespa dan Cilok Banten
Tradisi
Antara Terompet, Vespa dan Cilok Banten

Musisi jazz Banten harus kehilangan banyak pekerjaan, akibatnya mereka harus memutar otak dan merambah usaha di luar bidang mereka.