Relasi
Tujuh Tanda Egois dalam Hubungan Bila ada yang egois dalam satu hubungan sebaiknya dicarikan solusinya. (Foto: Unsplash/Nadhil Ramandha)

DALAM menjalankan hubungan, komunikasi dan kepercayaan menjadi kunci untuk langgengnya suatu hubungan. Jika perasaan kamu sering diabaikan, itu bisa jadi pasangan kamu sering memaksakan kehendak.

Bisa jadi kamu menganggap diri sebagai pasangan yang sempurna, tidak pernah mencela dan mengekang. Namun biasanya karena terlalu sayang semuanya bisa berubah menjadi egois dalam sesaat.

Baca Juga:

Menuntaskan Kerinduan Kehangatan Rumah Nenek Setelah Dua Tahun Lebaran Tak Mudik

Lebih penting

relasi
Kamu lebih cenderung ingin memuaskan kebutuhan diri sendiri. (Foto: Pexels/Timur Weber)

Jika kamu merasa bahwa kebutuhan kamu lebih penting ketimbang dia, itu merupakan tanda bahwa kamu sangat egois dalam menjalankan hubungan. Hubungan satu pihak sangat tidak bagus karena tidak memberikan keuntungan kedua belah pihak. Kamu lebih cenderung ingin memuaskan kebutuhan diri sendiri.

Kamu sangat tidak peduli pada yang diinginkan pasangan. Terkadang, kamu mencoba dengan mengiyakan kemauan pasangan dengan memperlihatkan mimik muka kesal. Itu tidak baik loh!

Menuduh

relasi
Kamu sering berselisih paham menuduhnya merusak mood kamu. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

Apakah kamu sering melakukan tindakan yang seenaknya terhadap pasangan? Padahal dia sudah bersusah payah untuk membuat bahagia dan menjadikan kamu spesial. Sayangnya kamu tidak pernah menghargai usahanya. Itu termasuk egois loh.

Kemudian kamu sering berselisih paham menuduhnya merusak mood kamu. bahklan kamu cenderung menuduhnya sebagai orang yang egois dalam hubungan ini. Itu termasuk hubungan toksis dan harus dihindari. Karena pasangan yang egois tidak akan pernah menghargai usaha dan kerja keras seseorang. Semua akan sia-sia, sebaiknya komunikasikan secara langsung.

Mencari kesalahan

relasi
Kamu selalu playing victim dengan mencari satu atau dua kesalahan. (Foto: Unsplash/Afif Kusuma)

Jika kamu selalu mencari kesalahan pasangan, padahal dia sama sekali tidak melakukan kesalahan sedikitpun, itu merupakan pertanda bahwa kamu termasuk orang yang egois. Celakanya kamu selalu playing victim dengan mencari satu atau dua kesalahan pada pasangan kamu meskipun kamu yang salah. Kamu putar balikkan sehingga memuat kamu tidak pernah salah.

Pendapat

relasi
Jika salah satu tidak pernah tertarik untuk mendengarkan pendapat dan keluh kesah. (Foto: Pexels/Pixabay)

Dalam suatu hubungan, dua belah pihak biasanya berbagi pemikiran, kadang keluh kesah. Namun jika salah satu tidak pernah tertarik untuk mendengarkan pendapat dan keluh kesah, itu merupakan tanda toxic relationship. Ini biasanya karena alur komunikasi rusak. Ada baiknya dibicarakan dan mencari letak kesalahannya.

Baca Juga:

Ganti 4 Kebiasaan Buruk Pacaran Ala Gen Z dengan Cara 'Old Fashioned'

Mencela

relasi
Kamu sering mencelanya. (Foto: Pexels/Liza Summer)

Ketika kamu mencoba membicarakan sesuatu tentang masalah yang dia alami, kamu sering mencelanya. Alih-alih mendengarkan apa yang pasangan kamu katakan, malah kamu alihkan dengan membicarakan topik lain.

Menuduh

relasi
Menuduh dia selalu melakukan kesalahan. (Foto: Pexels/Pixabay)

Apakah kamu selalu menuduh pasangan setiap melakukan kesalahan? Tidak peduli siapa yang salah kamu tetap menuduh pasangan yang melakukan kesalahan. Celakanya saat pasangan kamu melakukan sebuah kesalahan, kamu langsung marah besar karena kamu menganggap diri sempurna. Kamu kerap menyalahkan pasangan atas setiap kesalahan yang ada dalam hidup kamu.

Berharap

relasi
Harus introspeksi diri agar hubungan langgeng. (Foto: Unsplash/sean Kong)

Berharap pasangan berubah tanpa intropeksi diri merupakan sinyal bahwa kamu egois. Padahal dalam hubungan harus menerima kekurangan setiap pasangannya. Namun jika kamu meminta pasangan untuk mengubah kebiasannya tanpa kamu mengubah kebiasaan diri sendiri. Itu menunjukan bahwa kamu tidak menerima pasangan apa adanya.

Alih-alih membawa perubahan positif pada gaya hidup dan kebiasaan. Kamu mungkin sering meminta pasangan untuk menyesuaikan diri dengan kamu. Menjadi egois dalam suatu hubungan dapat membuat hubungan kandas di tengah jalan.(jul)

Baca Juga:

Pacaran Sama Si Cuek? Begini Tipsnya Supaya Enggak Cepat Baper

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keluarga Cemara The Series Tampilkan Kisah Persahabatan Lima Remaja SMA
Fun
Keluarga Cemara The Series Tampilkan Kisah Persahabatan Lima Remaja SMA

Keluarga Cemara The Series akan tayang 24 September 2022 di Disney+ Hotstar.

Jeon Jong-seo: Adegan Pembuka 'Money Heist: Korea' Tak Terlupakan
ShowBiz
Jeon Jong-seo: Adegan Pembuka 'Money Heist: Korea' Tak Terlupakan

Aktris pemeran Tokyo di Money Heist: Korea tidak akan melupakan adegan ini.

Rolls-Royce Umumkan Lambang Baru 'Spirit Of Ecstasy'
Hiburan & Gaya Hidup
Rolls-Royce Umumkan Lambang Baru 'Spirit Of Ecstasy'

Diumumkan terkait dengan peluncuran mobil listrik perdana mereka, yaitu Rolls-Royce Spectre

HIVI! Siskamling ke Yogyakarta
Fun
HIVI! Siskamling ke Yogyakarta

HIVI! Mengguncangkan Yogyakarta dengan membuat acara Karaoke Merdu Keliling (SISKAMLING).

Empat Drakor Ajarkan Cantik Enggak Melulu Soal Fisik
ShowBiz
Empat Drakor Ajarkan Cantik Enggak Melulu Soal Fisik

Drakor juga mengajarkan artinya percaya pada diri sendiri.

Pemula, Ketahui 3 Jenis Sepatu Roda Ini
Fun
Pemula, Ketahui 3 Jenis Sepatu Roda Ini

Sepatu roda banyak jenisnya, jangan sampai salah.

Mini Jeep EV Dilelang di IIMS Hybrid 2022, Mulai dari Rp 60 Juta
Hiburan & Gaya Hidup
Mini Jeep EV Dilelang di IIMS Hybrid 2022, Mulai dari Rp 60 Juta

Mini Jeep EV di IIMS Hybrid 2022 dilelang mulai dari harga Rp 60 juta. Namun, pengunjung harus menyertakan biaya tanda ikut sebesar Rp 500 ribu.

Indische Party Berdansa Kembali Lewat Single ‘The Highest Stars’
ShowBiz
Indische Party Berdansa Kembali Lewat Single ‘The Highest Stars’

The Highest Stars merepresentasikan kehadiran Kubil Idris sebagai gitaris baru dari Indische Party.

Asal Muasal Tradisi Baju Baru pada Lebaran
Fun
Asal Muasal Tradisi Baju Baru pada Lebaran

Tradisi memakai baju baru dihari lebaran itu sudah dilakukan di zaman dahulu dan juga ada sejarahnya.

Dua Alasan yang Mengubah Kekentalan Oli Kendaraan
Fun
Dua Alasan yang Mengubah Kekentalan Oli Kendaraan

Pada kasus pertama, oli bisa berubah menjadi sangat kental ataupun sangat cair bila terjadi perubahan suhu.