Tujuh Tahanan Kabur dari Polres Sergai Masih Berkeliaran ILUSTRASI: Tahanan kabur dari sel. ANTARA/Shutterstock/am.

MerahPutih.com - Jajaran Polda Sumatera Utara masih memburu tujuh orang lagi tahanan narkoba yang kabur dari Polres Serdang Bedagai (Sergai).

"Personel Polres Sergai hingga kini masih memburu para tahanan kabur tersebut," kata Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan, di Medan, Senin (23/11), dikutip Antara.

Sebelumnya, seorang tahanan kabur berhasil diamankan personel Polsek Perbaungan, yakni Putra Agus Pratama warga Jalan Pasar II Marelan, Medan.

Baca Juga:

48 Tahanan Bareskrim Positif COVID-19

Tahanan tersebut diringkus petugas di rumah orang tuanya di Marelan, Minggu (22/11) sore, sekira pukul 17.50 WIB.

Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan. (ANTARA/Munawar)
Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan. (ANTARA/Munawar)

Sebanyak delapan orang tahanan narkoba melarikan diri dari Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polres Sergai pada Minggu (22/11) dini hari, sekira pukul 03.30 WIB.

Baca Juga:

Sejumlah Tahanan Bareskrim Positif Corona, Termasuk Petinggi KAMI dan Gus Nur

Kedelapan tahanan itu yakni Zulkifli Matondang, Edi Syahputra, Irwansyah, Sukirman, Reza Pratama, M Yusuf, Putra Agus Pratama dan M Arifin.

Mereka kabur dengan cara menjebol plafon dan menggergaji terali besi pada bagian atap kamar mandi. (*)

Baca Juga:

Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
100 Dokter Gugur, Indonesia Lima Besar Terburuk di Dunia dalam Penanganan Pandemi
Indonesia
100 Dokter Gugur, Indonesia Lima Besar Terburuk di Dunia dalam Penanganan Pandemi

Indeks Pengaruh Kematian Nakes (IPKN) karena COVID-19 di Indonesia mencapai 223, yang berarti memiliki dampak kematian nakes terburuk di dunia.

Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Jadi Pembela Djoko Tjandra
Indonesia
Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Jadi Pembela Djoko Tjandra

Otto meminta Djoko Tjandra menyelesaikan segala kewajibannya dengan pengacara sebelumnya, Anita Kolopaking

Polri dan Kejaksaan Agung Dinilai Paling Bertanggung Jawab atas Lolosnya Djoko Tjandra
Indonesia
Polri dan Kejaksaan Agung Dinilai Paling Bertanggung Jawab atas Lolosnya Djoko Tjandra

Tindakan Brigjen Prasetijo Utomo yang diduga membantu pelarian Djoko itu berjalan mulus tanpa ada pengawasan sama sekali.

Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen
Indonesia
Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen

Diketahui saat ini, antibodi dalam darah Ridwan Kamil meningkat hingga 99 persen.

Jokowi Hadiri KTT G20 Secara Virtual
Indonesia
Jokowi Hadiri KTT G20 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/11).

[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Dapat Menimbulkan Radang Selaput Dada
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Dapat Menimbulkan Radang Selaput Dada

Beredar postingan dari akun Facebook Anna Sommers yang menyatakan bahwa orang yang memamai masker bisa menderita radang selaput dada.

Kapolri Listyo Salahkan Anak Buahnya soal Telegram yang Atur Kerja Media
Indonesia
Kapolri Listyo Salahkan Anak Buahnya soal Telegram yang Atur Kerja Media

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyalahkan anak buahnya soal Surat Telegram (ST) ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tentang pelaksanaan peliputan bermuatan kekerasan dengan mengeluarkan ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021.

Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara
Indonesia
Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara

Yayasan Harapan Kita merupakan organisasi yang didirikan oleh mendiang istri Presiden ke-2 Soeharto, Tien Soeharto

Ingin Segera Vaksinasi, Menkes Budi Minta Masyarakat Bersabar
Indonesia
Ingin Segera Vaksinasi, Menkes Budi Minta Masyarakat Bersabar

"Banyak negara belum bisa mendapatkan vaksinnya. Dari total 7,8 miliar populasi manusia di bumi, sebanyak 70 persennya atau sekitar 5,5 miliar jiwa butuh 11 miliar vaksin agar mendapatkan herd immunity, maka proses vaksinasi bertahap dan butuh waktu," kata Menkes Budi

Malaysia Pulangkan 131 WNI Dari Sabah
Indonesia
Malaysia Pulangkan 131 WNI Dari Sabah

Kedatangan WNI di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekira pukul 14.00 wita dengan menjalankan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun.