Tudingan Ridwan Kamil ke Mahfud MD Dinilai Bermotif Politik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com - Pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang menuding Menko Polhukam, Mahfud MD sebagai penyebab kekisruhan kasus petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menuai kontroversi.

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai, Mahfud MD sudah melakukan langkah tepat dengan menjawab tudingan dari pria yang akrab disapa Emil itu.

Baca Juga

Setuju Ucapan Mahfud, Anggota DPR Salahkan Kepala Daerah tak Mampu Tegakkan Prokes

"Secara ksatria Mahfud mengakui pernah mengeluarkan pernyataan yang mengizinkan penjemputan Rizieq Shihab asalkan tertib dan memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya kepada wartawan, Kamis (17/12).

Selain itu, kata Karyono, Mahfud juga mengatakan, aparat harus mengawal penjemputan di Bandara hingga ke Petamburan untuk pengamanan.

Mahfud juga mengakui pemerintah memang membuat diskresi menerima kepulangan Rizieq Shihab karena dia punya hak untuk pulang ke Indonesia. Dia menilai, sebagian pernyataan Ridwan Kamil memang diakui Mahfud MD.

Tetapi di satu sisi, ungkapan Ridwan Kamil yang menyebut pernyataan mantan ketua MK itu menjadi pemicu kekisruhan berlarut-larut cenderung memojokkan.

Dalam konteks politik, ia menilai, bisa jadi Ridwan Kamil ingin menarik simpati basis pemilih islam yang berafiliasi dengan FPI itu.

"Karenanya, bisa jadi dibalik pernyataan RK terhadap Mahfud juga ada motif politik," tandasnya.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Menko Polhukam Mahfud Md bertanggung jawab atas kerumunan penjemputan Habib Rizieq Shihab. Mahfud enggan menanggapi hal itu.

Menurut dia, Menko Polhukam Mahfud Md pun harus bertanggung jawab.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/12/2020). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/12/2020). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Mahfud diketahui sempat menyampaikan keterangan terkait penjemputan HRS di Bandara Soetta. Saat itu, diketahui Mahfud mengizinkan asalkan dilakukan dengan tertib.

Menurut Emil, pernyataan tersebut menjadi tafsir yang berbeda di tengah-tengah masyarakat.

Maka, sambung Emil, untuk mencapai keadilan, Mahfud Md pun diharapkan bisa bertanggung jawab. Menurutnya, bukan hanya kepala daerah yang harus diklarifikasi.

"Jadi beliau harus bertanggung jawab, tidak hanya kami kepala daerah yang dimintai klarifikasinya," tutur Emil.

Mahfud pun langsung menjawab tudingan Emil melalui ucapan di akun Twitternya.

"Siap, Kang RK. Saya bertanggungjawab. Saya yang umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia karena dia punya hak hukum untuk pulang. Saya juga yang mengumumkan HRS boleh dijemput asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Saya juga yang minta HRS diantar sampai ke Petamburan," ujarnya. (Knu)

Baca Juga

Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Atas Kekisruhan Kasus Rizieq Shihab

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan
Indonesia
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan

Hal ini, karena pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap 305 anak ini telah meninggal dunia.

Polisi Lalu Lintas Duga Orang yang Berkerumun di Kolong Semanggi Kelompok Anarko
Indonesia
Polisi Lalu Lintas Duga Orang yang Berkerumun di Kolong Semanggi Kelompok Anarko

Sambodo belum bisa menjelaskan secara rinci tujuan dari belasan orang yang ditangkap ini

Alasan Polda Metro Belum Ekstradisi Buronan FBI ke AS
Indonesia
Alasan Polda Metro Belum Ekstradisi Buronan FBI ke AS

"(Masih) Berkoordinasi dengan teman-teman dari U.S Embassy dan FBI," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

Bareskrim Terbitkan SPDP, Sudah Ada Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung?
Indonesia
Bareskrim Terbitkan SPDP, Sudah Ada Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung?

Hari ini tim penyidik gabungan Polri kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung memeriksa 12 saksi

 Omnibus Law Dikebut, Novel Baswedan Duga Ada Indikasi Korupsi
Indonesia
Omnibus Law Dikebut, Novel Baswedan Duga Ada Indikasi Korupsi

Rapat kerja Badan Legaslasi (Baleg) DPR dengan pemerintah menyepakati RUU Cipta kerja untuk dijadikan Undang-Undang (UU) dalam rapat paripurna pada Kamis (8/10) mendatang.

'Gubernur Tandingan' Era Ahok Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
'Gubernur Tandingan' Era Ahok Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Fahrurrozi Ishaq dikabarkan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit (RS) Polri Jakarta.

Prediksi Susunan Pemain Inter Milan Vs Sevilla
Indonesia
Prediksi Susunan Pemain Inter Milan Vs Sevilla

Penyerang Alexis Sanchez telah pulih dari cedera hamstringnya, namun ia kemungkinan besar akan menghuni bangku pemain cadangan.

 Tanggapan Kemenlu Soal Nasib Miris 30 Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi
Indonesia
Tanggapan Kemenlu Soal Nasib Miris 30 Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi

"Saya juga baru diinfokan dan Kemlu sudah memintakan KBRI di Riyadh untuk mencari informasi yang lebih lengkap," kata Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah

Tingkat Kematian COVID-19 di Jakarta Hanya 2 Persen
Indonesia
Tingkat Kematian COVID-19 di Jakarta Hanya 2 Persen

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.471 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 925 positif dan 6.546 negatif.

Muhammadiyah Imbau Salat Iduladha di Lapangan Ditiadakan
Indonesia
Muhammadiyah Imbau Salat Iduladha di Lapangan Ditiadakan

Muhammadiyah sudah mengeluarkan panduan dan protokol ibadah puasa Iduladha dan qurban sesuai dengan fatwa majelis tarjih dan tajdid.