Tuding Parpol Pro-Khilafah, Ketua MUI: Pak Victor Laiskodat Maksudnya Apa? Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin angkat suara atas pidato politisi Partai Nasdem Victor Laiskodat beberapa waktu lalu yang menyebut empat parpol yang dinilainya pro-khilafah dan intoleran. Keempat partai tersebut adalah PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat.

Menyikapi hal itu, Ma'ruf Amin menyarankan kepada Victor untuk mengklarifikasi ke publik maksud dan tujuan pernyataannya tersebut. Hal itu, bertujuan untuk memininalisir kegaduhan ditengah-tengah masyarakat.

"Ya harus diklarifikasi, (ucapan) Pak Victor itu maksudnya apa? Kemudian tanggapan-tanggapan pihak-pihak yang tidak senang seperti apa?," kata Ma'ruf Amin di Kavling DPRD, Jakarta Timur, Cibubur, Minggu (6/8).

Rais Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga mengimbau kepada umat agar tidak terprovokasi dalam menyikapi permasalahan tersebut. Terlebih, saat ini kondisi bangsa masih kurang kondusif.

"Umat kan bagian besar bagi bangsa, jadi jangan sampai umat diseret-seret mengikuti masalah seperti itu," tandas dia.

Oleh karena itu, ia meminta kepada para elite politik, agar tidak mengatasnamakan umat untuk kepentingan politik praktis. Apalagi, harus mengorbankan umat hanya untuk kepentingan satu atau dua orang.

"Jangan karena masalah satu dua orang mungkin, umat dan bangsa dikorbankan," pungkas mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini.

Sebelumnya, Viktor Laiskodat berpidato dalam suatu acara di NTT dan membicarakan tentang kelompok-kelompok radikal dan ekstremis yang ingin mengubah NKRI jadi kekhilafahan. Dalam pidato tersebut, Victor sempat menyebutkan empat parpol yang dinilainya pro-khilafah dan intoleran. Keempat partai tersebut adalah PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat.

Menanggapi pernyataan Viktor Laiskodat ini, keempat partai tersebut mengecamnya. Sebab, pernyataan tersebut dianggap tidak mendasar, bernada provokatif dan mengandung unsur permusuhan serta memecah belah bangsa. Mereka pun menuntut Victor menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Bahkan, PAN dan Gerindra telah melaporkan Victor ke polisi terkait pidato tersebut. (Pon)

Baca juga berita terkait berikut ini: Sekjen Golkar Minta Politikus Berhati-Hati Saat Bicara



Yohannes Abimanyu

YOU MAY ALSO LIKE