Tua Tua Keladi! Indonesia Legends Sukses Buat Decak Kagum Penonton Java Jazz Indonesia Legends: Reuni 80/90 Addie MS, Memes, Dedi Dhukun, Mus Mudjiono, Kinan Nasution (MP/Riski Fitrianto)

PERHELATAN Java Jazz Festival 2018 hari ketiga, Minggu (3/4) merupakan hari yang paling ditunggu oleh para pencinta musik.

Betapa tidak sederet artis papan atas tanah air dan luar negeri tampil di hari terakhir Java Jazz Festival 2018. Salah satunya yaitu Indonesian Legends Reuni 80/90.9

0.Pda kesempatan kali ini penyanyi Memes beserta Addie Ms membuka panggung lewat lagu Terlanjur Sayang, namun sebelum membawakan lagu, Memes tak lupa menyapa ribuan penonton yang berada di panggung Tebs Hall.

“Saya ingin menyanyikan lagu untuk kalian semua, ada yang tau lagunya? Nyanyi bareng yah yang tau,” ucap Memes di Java Jazz Festival 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, (4/3).

Setelah itu kolaborasi suara emas Memes dan permainan piano yang begitu apik dari Addie MS pun menggema di seantero panggung.

Di tengah-tengah lagu, Memes membuat para penonton baper dan berteriak histeris kala dirinya memeluk mesra Addie MS yang tengah memainkan piano. Lalu seketika memes pun mengajak para penonton untuk mengapresiasi Addie MS.

"Tepuk tangan dulu dong buat Addie MS,” katanya.

Seiring alunan musik yang merdu serta suara Memes yang begitu syahdu penonton pun tak kuasa untuk bernyanyi bersama. Alhasil para penonton tampak pun begitu takjub akan musik yang dibawakan oleh pasangan suami istri tersebut.

Setelah itu konser belum berakhir, kini giliran Deddy Dhukun bersama dengan Christie menghentak panggung lewat lagu lawas yang bertajuk Aku Ini Punya Siapa.

Untuk lagu dua seakan tak mau kasih kendur para festival goers, Deddy beserta Christie menyanyikan tembang hit yang bertajuk Masih Ada.

Para penonton pun tak kuasa menyanyi bersama, hingga gemuruh suara beberapa penggal lirik lagu dan reff terdengar di seluruh sudut panggung.

"Haruskah kuteteskanair mata di pipi, haruskah kucurahkan segala isi dihati, haruskah kau kupeluk dan tak kulepas lagi, agar tiada pernah ada kata berpisah,” teriak penonton yang menyanyikan lagu bersama.

Alunan musik yang indah serta suara yang begitu merdu ditambah tata lampu spektakuler semakin membuat suasana pesta begitu meriah.

Indonesia Legends: Reuni 80/90 Addie MS, Memes, Dedi Dhukun, Mus Mudjiono, Kinan Nasution (MP/Riski Fitrianto)
Indonesia Legends: Reuni 80/90 Addie MS, Memes, Dedi Dhukun, Mus Mudjiono, Kinan Nasution (MP/Riski Fitrianto)


Setelah Deddy Dhukun menyanyikan lagu itu, Dirinya memanggil sang guru besar baginya.

“Berikut kita panggilkan gutu besar kita Fariz RM,” ucap Deddy didepan ribuan penonton.

Hingga akhirnya dengan memegang keyboard Fariz RM yang memasuki panggung langsung menghentak lewat lagu Sakura (dalam pelukan) yang di medley dengan lagu Barcelona.

Dengan mengenakan kemeja hitam dan syall, Fariz terlihat begitu percaya diri saat melantunkan lagu andalannya tersebut.

Menjelang penghujung penampilan Fariz RM pun menyerahkan panggung kepada musisi legend Indonesia, Mus Mudjiono.

“Terimakasih Jakarta, Ini sahabat saya lama sekali tepuk tangan untuk Mus Mudjiono,” ucap Fariz.

Saat memasuki panggung Mus pun langsung menyapa para festival goers yang hadir “Selamat sore apa kabar semuanya, oke kita nyantai lagi sama-sama kita seneng-seneng hari ini, saya pilihkan satu lagu yang pernah ngehits,” ucap Mus pada penonton.

Dengan membawa gitar akustik klasik kemeja hitam, syal kuning dan kacamata hitam, aura bintang dari Mus Mudjiono begitu terlihat kala membawakan lagu Arti Kehidupan.

Disela sela setelah reff, Mus Mudjiono pun memperlihatkan petikan gitarnya yang begitu harmoni. Hingga akhirnya usai lagu tersebut seluruh musisi yang tergabung dalam Indonesian Legend pun berkumpul bersama di atas panggung. Mereka mengatakan musisi Indonesia dan musik Indonesia harus menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Sebelum meninggalkan panggung, mereka pun mengakhirnya degan berswafoto bersama. (Ryn)

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH