Trump Ultimatum Maduro Segera Tinggalkan Venezuela, AS Bersiap Lakukan Operasi Darat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Trump Ultimatum Maduro Segera Tinggalkan Venezuela, AS Bersiap Lakukan Operasi Darat

Arsip - Presiden AS, Donald Trump. Foto: Dok. Setpres RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela kian meningkat. Presiden Donald Trum mengancam menutup seluruh wilayah Udara negara tersebut.

Presiden AS Donald Trump dikabarkan telah mengultimatum Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk segera mundur dari jabatannya dan pergi dari negara itu dengan iming-iming jaminan keamanan.

Ancaman itu disampaikan Trump kepada Maduro lewat panggilan telepon di tengah kesiapan militer AS untuk kemungkinan melakukan operasi darat di wilayah Venezuela.

Trump meminta Maduro dan orang-orang terdekatnya, termasuk sang istri Cilia Flores dan anaknya, untuk segera meninggalkan Venezuela guna membuka jalan bagi pemerintahan demokratis di negara itu.

Baca juga:

Ketegangan Diplomatik Terjadi di Amerika Latin Setelah Maduro Kembali Menangi Pemilu

Miami Herald pada Senin (1/12) melansir, seorang sumber mengatakan, Maduro meminta pengampunan global atas kejahatan apa pun yang telah dia dan kelompoknya lakukan, tetapi permintaan itu ditolak.

"Kedua, mereka meminta untuk tetap mengendalikan angkatan bersenjata mirip dengan apa yang terjadi di Nikaragua pada '91 dengan Violeta Chamorro," kata sang sumber, merujuk pada presiden wanita pertama Nikaragua yang terpilih dalam pemilu menjelang akhir perang saudara.

"Sebagai imbalannya, mereka akan mengizinkan pemilu yang bebas," kata sumber itu.

Trump pada Minggu membenarkan bahwa dia melakukan panggilan telepon dengan Maduro, tetapi menolak memerinci isi percakapan mereka.

Trump baru-baru ini menyatakan bahwa wilayah udara Venezuela akan "sepenuhnya ditutup." Venezuela mengecam pernyataan itu dan menuntut "penghormatan tanpa syarat" terhadap wilayah udaranya.

#Donald Trump #Venezuela #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Bagikan