Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Protes besar di Iran dimulai pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran, pusat aktivitas bisnis ibu kota. Protes ini dipicu oleh anjloknya nilai rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi.

Nilai Rial baru-baru ini merosot melewati 1.350.000 per dolar AS. Hal itu memicu demonstrasi yang kemudian menyebar ke beberapa kota lain.

Di mana, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia atau Human Rights Activists News Agency (HRANA) dalam laporan yang diterbitkan menyebutkan bahwa sedikitnya 38 orang tewas, termasuk empat anggota pasukan keamanan, pada hari ke-11 protes. HRANA juga melaporkan puluhan orang terluka dan sebanyak 2.217 orang lainnya ditangkap.

Dan Kantor Berita Tasnim melaporkan bahwa jumlah polisi yang terluka selama protes meningkat menjadi 568 orang, sementara 66 anggota pasukan relawan paramiliter Basij juga dilaporkan terluka.

Baca juga:

Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya

Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan menyerang Iran dengan “sangat keras” jika negara itu mulai membunuh para pengunjuk rasa, di tengah gelombang protes yang mengguncang Iran sejak bulan lalu akibat memburuknya kondisi ekonomi.

"Jika mereka mulai membunuh orang, yang cenderung mereka lakukan saat kerusuhan, mereka sering mengalami kerusuhan. Jika mereka melakukannya, kami akan menyerang mereka dengan sangat keras," kata Trump dalam wawancara dengan The Hugh Hewitt Show, Kamis (8/1).

“Mereka sudah diperingatkan dengan sangat tegas, bahkan lebih tegas daripada yang saya sampaikan kepada Anda sekarang, bahwa jika mereka melakukan itu, mereka akan menanggung akibat yang sangat berat,” tambahnya.

Wakil Presiden JD Vance mengatakan bahwa AS mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.

“Kami tentu berdiri bersama siapa pun yang terlibat dalam protes damai … yang memperjuangkan hak-hak mereka,” ucapnya kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung Putih.

Vance menekankan pentingnya negosiasi terkait program nuklir Iran dan menambahkan bahwa “hal paling cerdas” bagi Teheran adalah melakukan “negosiasi yang nyata” dengan AS mengenai program nuklirnya.

#Donald Trump #Iran #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Indonesia
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Eskalasi di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Bagikan