Trump Suarakan Harapan di Tengah Masa Sulit COVID-19 Donald Trump saat mendengar sebuah pertanyaan dalam arahan singkat harian satuan tugas COVID-19 di Gedung Putih. (REUTERS/JOSHUA ROBERTS)

MerahPutih.com - Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa rakyat Amerika Serikat mulai melihat "cahaya di ujung terowongan". Hal itu disampaikan saat peredaan krisis virus corona di beberapa kawasan terparah.

New York, negara bagian paling parah dilanda corona, melaporkan pada Minggu bahwa untuk pertama kalinya dalam sepekan, kematian lebih sedikit menurun dari hari sebelumnya. Tetapi, masih ada hampir 600 korban tewas baru dan lebih dari 7.300 kasus baru.

Baca Juga:

Miris, Jasad Korban COVID-19 Penuhi Jalanan Negara Khatulistiwa Ini

"Mungkin itu tanda baik," Trump mengatakan kepada Reporter pada pengarahan Gedung Putih, merujuk pada penurunan korban tewas di New York, dikutip Antara.

AS menghadapi pekan kritis dalam krisis corona, dengan peringatan dokter bedah AS pada Minggu: "Ini akan menjadi pekan tersulit dan tersedih hidup kebanyakan orang Amerika, begitulah kenyataannya."

Tapi beberapa gubernur masih menolak mengeluarkan perintah tinggal di rumah dan sejumlah kecil gereja tetap menyelenggarakan misa Minggu Palma yang melibatkan banyak jemaat.

Seorang pelanggan (kiri) yang mengenakan masker berjalan memasuki sebuah pasar swalayan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, Sabtu (4/4/2020). Hingga Sabtu (4/4) pukul 15.40 waktu setempat atau Minggu (5/4) pukul 02.40 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 300.000 kasus, menurut data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. ANTARA FOTO/Xinhua/Liu Jie/pras.
Seorang pelanggan (kiri) yang mengenakan masker berjalan memasuki sebuah pasar swalayan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, Sabtu (4/4/2020). Hingga Sabtu (4/4) pukul 15.40 waktu setempat atau Minggu (5/4) pukul 02.40 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 300.000 kasus, menurut data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. ANTARA FOTO/Xinhua/Liu Jie/pras.

Sebagian besar negara bagian memerintahkan warga tinggal di rumah kecuali untuk perjalanan penting untuk memperlambat penyebaran virus di AS di mana 335.000 terinfeksi dan lebih dari 9.500 meninggal. Demikian menurut hitungan Reuters.

Pakar kesehatan Gedung Putih meramal bahwa antara 100.000 hingga 240.000 orang Amerika akan meninggal akibat pandemi, meski jika perintah besar-besaran tinggal di rumah diikuti.

Baca Juga:

Ribuan Orang Menyambut Paus Fransiskus di Ekuador

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan pada Minggu bahwa orang yang masuk rumah sakit menurun 50 persen dibanding 24 jam sebelumnya, tapi dia memperingatkan bahwa belum jelas apakah krisis corona sedang melandai di negara bagian itu, yang mengalami 4.159 korban tewas dan lebih dari 122.000 terinfeksi.

"Kita mulai melihat cahaya di ujung terowongan," kata Trump. Tapi dia menambahkan, "Anda tak pernah dapat bahagia ketika begitu banyak orang sekarat."

Trump juga mengatakan AS "sangat jauh dari selesai" dalam mengembangkan vaksin corona. "Kita akan lihat apa yang terjadi." katanya. (*)

Baca Juga:

WHO Sebut Rentannya Timur Tengah dari Serangan Wabah Corona

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Staf Hasto Kristiyanto Segera Jalani Sidang Perdana Kasus Suap PAW Caleg PDIP
Indonesia
Eks Staf Hasto Kristiyanto Segera Jalani Sidang Perdana Kasus Suap PAW Caleg PDIP

Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta

Tindakan Polisi Tangkap Pentolan KAMI Tidak Dapat Dikualifikasi Tindakan Represif
Indonesia
Tindakan Polisi Tangkap Pentolan KAMI Tidak Dapat Dikualifikasi Tindakan Represif

Mendahulukan kepentingan umum, sudah menjadi jati diri Polri

Ini Pemicu Aksi Penikaman Anggota Timses Cawalkot Makassar di Jakarta
Indonesia
Ini Pemicu Aksi Penikaman Anggota Timses Cawalkot Makassar di Jakarta

Polisi mengungkap motif penusukan terhadap seorang tim sukses salah satu pasangan calon wali kota Makassar di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat.

Darurat COVID-19, Produksi Vaksin Sinovac Bio Farma Bisa Dipercepat
Indonesia
Darurat COVID-19, Produksi Vaksin Sinovac Bio Farma Bisa Dipercepat

Uji klinis vaksin COVID-19 yang dilakukan PT Bio Farma dan FK Unpad masuk ke babak pemeriksaan antibodi.

India Catat Angka Tertinggi, 49.000 Kasus COVID-19 dalam Sehari
Dunia
India Catat Angka Tertinggi, 49.000 Kasus COVID-19 dalam Sehari

Dilaporkan juga situasi kekurangan obat-obatan di rumah sakit sejumlah negara bagian.

Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS
Indonesia
Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS

Sandiaga sebagai sosok yang mampu memetakan masalah dan mencari peluang terkait dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pakar Kepolisian Komentari Kebijakan KPK 'Tangkap, Tahan dan Umumkan Tersangka'
Indonesia
Pakar Kepolisian Komentari Kebijakan KPK 'Tangkap, Tahan dan Umumkan Tersangka'

Strategi ini sudah diperlihatkan Firli saat menjerat Ketua DPRD Muara Enim Aries HB

 Lantik Enam Pejabat Kemenkumham, Yasonna Sampaikan Pesan New Normal
Indonesia
Lantik Enam Pejabat Kemenkumham, Yasonna Sampaikan Pesan New Normal

“Kita memasuki era baru yang kita sebut era new normal tatanan kehidupan baru akibat dari pandemi Covid-19,” jelasnya.

  Mudik Dilarang, Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta Ditutup
Indonesia
Mudik Dilarang, Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta Ditutup

"Untuk jalan-jalan tikus atau jalan kecil ini kita serahkan penangannya ke pemerintah kabupaten dan Kota. Surat perintahnya sudah kita siapkan,” jelas Tavip.