Trik Toko Kelontong Go Online Berlayar Lewati Badai Pandemi UMKM Pelaku Bisnis Makanan di Kabupaten Sumbawa, NTB. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/hp/pri.

TREN belanja daring di kalangan masyarakat Indonesia kini tak terbatas pada pakaian dan gawai, tapi meluas hingga kebutuhan sehari-hari. Apalagi di tengah pandemi COVID 19 saat ini, khususnya warga kota metropolitan memilih aktif berbelanja secara daring untuk menghindari risiko kontak fisik dan pengiriman tepat waktu di depan pintu mereka.

Kondisi ini tentu membuka peluang besar bagi pelaku bisnis kelontong untuk masuk ke bisnis online. UMKM ataupun pemain bisnis kelontong skala kecil bisa memanfaatkan beragam aplikasi digital dan sosial media dalam memperluas pasar mereka.

Baca juga:

Kemasan Menarik Dorong Peningkatan Penjualan Produk

Cerdik Memancing Konsumen

Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM. (Foto: Kemen Kop UMKM)

VP and Head of Marketing, Zilingo Sarah Humaira membagikan kiat-kiat utama bagi para pelaku bisnis kelontong skala kecil dalam menyasar pasar online yang terus berkembang. Pertama, pikat pelanggan baru dan pertahankan pelanggan yang sudah ada dengan promosi.

"Jika bisnis menjual makanan dan minuman online, jangan lupa sesekali memberikan promosi yang menarik untuk memikat pelanggan setia Anda ke toko Anda," kata Sarah, Kamis (6/8).

Baca juga:

3 Cara Mendukung Bisnis Teman Biar Makin Laris

Kedua, kata Sarah, pahami lokasi target pasar. Jika ingin berbisnis makan atau minuman yang dijual secara daring, sebaiknya fokus untuk kota-kota besar terlebih dahulu. "Setelah bisnis mendapat respons yang baik, dapat mempertimbangkan untuk berekspansi ke area lain."

Jangan Pernah Bohongi Pembeli

Gemar Belanja Online? Kamu Harus Tahu Istilah-Istilah Ini
Kualitas dan kejujuran kunci penting dalam berbisnis. (Pixabay/geralt)

Kiat selanjutnya pastikan jaminan mutu dan kualitas, serta jangan pernah membohongi calon pembeli. Alasannya, kepercayaan pelanggan harus dipertahankan dengan barang yang berkualitas tinggi, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Kualitas yang terjamin dapat membantu melangsungkan bisnismu.

Keempat, sesuaikan penawaran bisnis dengan kebutuhan konsumen. Apalagi, kesadaran kesehatan konsumen dalam memilih produk bahan makanan ini sangat relevan sejak wabah COVID-19 hadir di dunia. "Kesempatan besar untuk menawarkan makanan dan minuman yang sehat," tegas petinggi salah satu situs belanja online nasional itu.

Baca juga:

Kemasan Paket yang Baik, Jamin Amannya Barang Kamu

Terakhir, Sarah menekankan pentingnya memanfaatkan promosi medsos dalam menawarkan beragam pilihan produk bagi konsumen secara daring. Menurut Sarah, alasan utama meningkatnya tren belanja daring di Indonesia adalah karena pembeli dapat secara terbuka membandingkan harga, kualitas, layanan, dan promosi di antara berbagai penjual.

Aktifkan Profil Bisnis di Medsos

testimoni
Deretan testimoni para pembeli barang online (Foto: kolase merahputih/twitter @txtdarionlshop)

Terkait promisi dagangan online di medsos, Country Director Facebook Indonesia turut memberikan trik bagi UMKM memanfaatkan Instagram secara maksimal. Langkah pertama, ganti profil di Instagram menjadi profil bisnis. Pelaku UMKM akan mendapatkan informasi terkini tentang kinerja stories dan unggahan di Feed, karakteristik pengikut dan bagaimana mereka berinteraksi dengan unggahan, jika telah mengaktifkan profil bisnis.

Langkah selanjutnya tonjolkan karakter utama bisnis online kamu. Data internal Instagram menyebutkan dua dari tiga pengunjung profil bisnis bukan pengikut (follower) akun tersebut. Buat nama bisnis yang menarik dan berikan informasi yang lengkap pada bio. Patut dicatat, Instagram menyarankan fokus pada enam foto teratas di laman Feed agar karakter bisnis mudah dikenali.

Trik berikutnya manfaatkan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi Instagram dalam membangun interaksi dua arah dengan konsumen. Menjalin komunikasi dua arah dengan pegikut merupakan kunci dalam mempertahankan bisnis, apalagi saat aktivitas di toko terbatas. Interaksi secara online membantu konsumen mencari tahu tentang produk dan ketersediaannya sebelum membeli.

Caranya, pelaku bisnisbisa memakai tanda pagar atau hashtag yang sesuai untuk menjangkau audiens dalam unggahan produk. Gunakan juga fitur seperti stiker dan polling untuk membantu interaksi dengan konsumen. Pelaku bisnis bisa menggelar ataupun mengikuti diskusi-diskusi online untuk mempelajari tren keinginan konsumen, sekaligus bagian dari menggenjot interaksi. (*)

Baca Juga:

Cari Pendapatan Alternatif, Pekerja Swasta Jual Makanan Online Selama Pandemi


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH