Trik Ngebul Eks Waketum AMPG Hindari Media Usai Diperiksa KPK terkait Suap Azis Mantan Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aliza Gunado setelah selesai menjalani pemeriksaan di KPK, Senin (15/11). MP/Ponco Sulaksono.

MerahPutih.com - Mengenakan face shield dan bermasker, mantan Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (Waketum AMPG) Aliza Gunado keluar dari ruang pemeriksaan KPK sekitar pukul 16.00 WIB. Sosok yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin itu menjalani pemeriksaan sekitar enam jam.

Aliza diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjerat Aziz. Saat keluar gedung KPK, wartawan langsung mencecarnya dengan beragam pertanyaan. Namun, saksi tetap memilih bungkam.

Baca Juga

KPK Dalami Peran Azis Syamsuddin Urus DAK Lampung Tengah

Saksi diam saja saat dikonfirmasi tentang pemberian uang Rp2 miliar dari anak buah mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Aliza juga enggan menjawab dugaan kongkalikong yang dilakukannya dalam pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Lampung Tengah.

Meski Aliza terus tutup mulut, para awak media masih mencecar sejumlah pertanyaan dan mengejar hingga keluar Gedung KPK. Alih-alih menjawab pertanyaan wartawan, saksi tetap dengan trik bungkamnya.

Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Tak hanya itu, politikus muda Partai Golkar lalu mengambil bungkus rokok di jaket cokelatnya. Sambil tetap tak menggubris pertanyaan wartawan, Aliza malah sempat menawarkan rokok kepada salah satu wartawan yang mengejarnya. Saksi itu pun lantas membakar rokoknya, seraya terus bungkam dan mencari taksi untuk meninggalkan wartawan di belakangnya.

Baca Juga

KPK Dalami Keterlibatan Orang Dekat Azis Syamsuddin di Kasus DAK Lamteng

Dugaan keterlibatan Aliza Gunado dalam kasus ini diungkap Kasub bid Rekonstruksi BPBD Lampung Tengah, Aan Riyanto. Aan mengaku pernah menyerahkan uang Rp 2 miliar kepada Aliza Gunado. Pengakuan itu disampaikan Aan saat bersaksi dalam sidang kasus suap penanganan perkara yang menjerat eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Patujju.

Menurut Aan, uang tersebut merupakan komitmen fee untuk Azis Syamsuddin karena telah membantu mengurus proposal Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBD Perubahan Lampung Tengah 2017.

Mantan Kadis Bina Marga Lamteng, Taufik Rahman sebelumnya juga menjelaskan terkait penyerahan fee Rp 2 miliar kepada Aliza. Menurutnya, uang Rp 2 miliar itu diminta setelah Banggar DPR yang saat itu dipimpin Azis Syamsuddin menyetujui DAK Lampung Tengah 2017 sebesar Rp 25 miliar.

Bahkan, uang fee itu sudah disampaikan Aliza pada saat pertemuan pertamanya di Bandar Lampung. Aliza Gunado saat itu meminta komitmen fee 8 persen dari jumlah DAK yang disetujui DPR. (Pon)

Baca Juga

Banggar Setujui DAK Lamteng, Orang Dekat Azis Syamsuddin Terima Fee Rp 2 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19
Indonesia
Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berencana membuka kembali gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai tempat isolasi pasien terpapar positif COVID-19.

Pertamina Belum Bisa Pastikan Kebakaran Kilang Balongan akibat Petir
Indonesia
Pertamina Belum Bisa Pastikan Kebakaran Kilang Balongan akibat Petir

Pertamina belum bisa membenarkan kebakaran tanki bensin di Kilang Minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat akibat sambaran petir.

Pemerintah Diminta Tak Biarkan Poso Jadi Ladang Pembantaian Warga Tak Berdosa
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Biarkan Poso Jadi Ladang Pembantaian Warga Tak Berdosa

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) membunuh dengan keji empat petani di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

KPK Tak Segan Jerat Azis Syamsuddin dalam Kasus Suap DAK Lampung Tengah
Indonesia
KPK Tak Segan Jerat Azis Syamsuddin dalam Kasus Suap DAK Lampung Tengah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak segan menjerat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

Survei SMRC: Mayoritas Publik Dukung Permendikbud 30/2021
Indonesia
Survei SMRC: Mayoritas Publik Dukung Permendikbud 30/2021

“Dari yang tahu, 92 persen menyatakan mendukung atau sangat mendukung peraturan menteri tersebut,” ujar Saidiman

Pemprov DIY Bersiap Gelar Vaksinasi COVID-19 untuk Remaja
Indonesia
Pemprov DIY Bersiap Gelar Vaksinasi COVID-19 untuk Remaja

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan pihaknya akan menggelar vaksinasi massal pada remaja di sekolah.

32 Terduga Teroris Ditangkap Terkait Pengeboman Katedral Makassar
Indonesia
32 Terduga Teroris Ditangkap Terkait Pengeboman Katedral Makassar

Sejumlah terduga teroris diamankan oleh Densus 88 Antiteror Polri pasca bom bunuh diri yang dilakukan L dan YSF di depan Gereja Katedral Makassar, Sulsel.

Airlangga Beri Tugas Zainudin Amali Menangkan Pemilu
Indonesia
Airlangga Beri Tugas Zainudin Amali Menangkan Pemilu

Pada 2023, Airlangga menyebut penetapan dan pemantapan pemenangan partai dengan fungsionaris sebagai pasukan darat.

Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari

Pada malam hari hujan lebat diperkirakan terjadi di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan

Jokowi Manfaatkan Presidensi G20 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang
Indonesia
Jokowi Manfaatkan Presidensi G20 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang

Indonesia akan terus berjuang untuk membangun tata kelola kesehatan