Trik Mengenakan Kalung Bertumpuk Ilustrasi kalung bertumpuk (Shutterstock)

METODE tumpuk-tumpuk bukan hanya ada di busana saja. Aksesoris seperti kalung juga bisa menerapkan hal yang sama. Choker (kalung yang dirancang ketat), kalung ukuran sedang dan kalung menjuntai dapat dipakai sekaligus tanpa terlihat berlebihan.

Tapi sering kali mix and match kalung tersebut memberikan kesan berlebihan jika tak tahu cara menyiasatinya. Penata gaya Ayla Dimitri mengatakan kunci agar kalung bertumpung menjadi enak dipandang ialah memilih satu fokus yang ingin ditonjolkan.

“Misalnya, pendant besar dan choker yang ringan. Lihat dari volumenya, mana yang mau ditonjolkan dan mana yang melengkapi,” ucap Ayla seperti dilansir Antaranews.com, Kamis (13/2).

Baca juga:

Koleksi Pakaian Nan Modern Ini Siap Warnai Musim Panas dengan Penuh Gaya

Kalung bertumpuk (Foto: Pixabay/starbright)
Kalung bertumpuk (Foto: Pixabay/starbright)

Dari tiga kalung yang dikenakan, kamu dapat memilih choker mencolok atau kalung dengan bandul besar agar bisa menarik perhatian banyak orang. Jika sudah menentukan mana yang ingin ditonjolkan, pilih model sederhana untuk kalung lainnya

Kamu bisa mengenakan kalung rantai kecil atau bandul sederhana agar tak terlalu ramai. Selain itu kenakan juga busana dengan potongan leher rendah jika inginmengenakan kalung bertumpuk.

Baju berkerah tinggi atau kerah berenda yang menutupi leher masih bisa tetap dipadukan dengan kalung. Pilih kalung yang menjuntai panjang hingga ke dada dengan bandul unik. “Kalau tidak, pakai aksesoris lain seperti anting sebagai statement fesyen,” tutupnya.

Baca juga:

4 Inspirasi 'Makeup' Spesial di Hari Valentine


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH