Trik agar Anak Mau Mengenakan Masker saat Bepergian Trik agar anak memakai masker. (Foto: 123RF/Parinya Agsararattananont)

BERPERGIAN menjadi ekstra sulit selama pandemi. Bukan hanya destinasinya yang terbatas karena tutup atau jam operasional yang lebih singkat, aturan yang menyertainya pun cukup banyak. Salah satunya adalah penggunaan masker.

Bagi para orangtua, pasti tahu benar syarat ini sulit diterapkan untuk anak-anak, apalagi balita yang masih belum sepenuhnya bisa memahami bahaya pandemi dan cara penularan penyakit COVID-19.

Baca juga:

Inovasi Teknologi Kembangkan Sistem Kesehatan Indonesia

Berikut ada beberapa tips dari seorang psikoterapis Tina Payne Bryson, Ph.D. yang juga menulis buku-buku parenting seperti No-Drama Discipline dan The Whole-Brain Child, seperti dirangkum dari artikel QnA di nytimes.com (27/1).

1. Jangan menunggu sampai hari H bepergian untuk mengenakan masker pada anak yang berusia batita. "Karena otak kita terhubung untuk melindungi kita, apa pun yang baru dan tidak terasa enak dapat mengaktifkan respons reaktif yang besar,” kata Dr. Bryson.

Kamu bisa menggunakan metode name it tu tame it. (Foto: 123RF/Woraphon Nusen)
Kamu bisa menggunakan metode name it tu tame it. (Foto: 123RF/Woraphon Nusen)

2. Sebelum bepergian, Dr. Bryson merekomendasikan pendekatan "name it to tame it" atau menamai untuk menjinakkan. Pendekatan ini ditulis bersama rekannya Daniel J. Siegel dalam buku The Whole-Brain Child. Metode ini memerlukan percakapan pendahuluan tentang apa yang akan dilihat dan terjadi selama perjalanan (pesawat akan terbang sangat cepat, kereta yang dingin, mobil yang tidak bisa sering-sering berhenti. dan akan melihat orang-orang bermasker, terkadang pakai masker tidak nyaman, dan sebagainya.).

3. Dr. Bryson juga merekomendasikan permainan pembiasaan diri, katakanlah dengan menutupi boneka binatang favorit dengan masker. Beli beberapa jenis masker yang headloop dan earloop. "Anak mungkin bersemangat satu jenis masker tertentu, tetapi pastikan juga untuk memikirkan tentang kecocokan dan bagaimana dua jenis masker ini diterjemahkan ke dalam pengalaman sensorik yang berbeda," katanya tentang pemilihan masker. Kemungkinan besar salah satu jenis akan mulai mengganggu bagi mereka, jadi akan ada opsi lain yang terasa berbeda.

Baca juga:

Tak Hanya Memabukkan, Catnip Punya Manfaat Lain untuk Kucing

Semua persiapan itu terdengar bagus sampai kamu memulai perjalanan dengan balita, yang bahkan baru akan ke luar rumah pun sudah sangat menegangkan. Apalagi jika sudah dalam perjalanan dan anak mulai menunjukkan gejala akan tantrum. Kuncinya, menurut Dr. Bryson, menahan diri dari dan tidak memerintahkan anak-anak untuk menenangkan diri atau mengendalikan diri. Tentunya aturan ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

“Jika anak kamu mengalami badai, jadilah pelabuhan yang aman. Kita tidak bisa ikut menjadi badai. Semakin kita stres dan cemas dan reaktif: Anak-anak kita akan mencerminkan keadaan itu,” ia menekankan. Alih-alih marah, posisikan postur tubuhmu santai, tarik anak mendekat dan fokus untuk memberinya rasa aman, demikian saran Dr. Bryson.

Cara terakhir yakni dengan cara negosiasi. (Foto: 123RF/Parinya Agsararattananont)
Cara terakhir yakni dengan cara negosiasi. (Foto: 123RF/Parinya Agsararattananont)

Ketika semuanya gagal, Dr. Bryson merekomendasikan untuk merangkul mereka dengan cara apa pun yang berhasil. Bahkan jika itu artinya harus melanggar aturan screen time atau menggunakan beberapa manuver yang dapat mengakalinya.

"Saya tahu banyak ahli tidak akan setuju dengan saya untuk menggunakan hadiah atau suap, tetapi ada penelitian yang menunjukkan bahwa mereka benar-benar membantu memperluas jendela toleransi," kata Dr. Bryson.

Dia menambahkan, cara merangkul yang demikian memungkinkan anak-anak untuk duduk dalam ketidaknyamanan lebih lama. Mereka pun jadi memiliki motivasi bahkan jika itu belum bersifat intrinsik. Dengan cara itu, anak akhirnya tenang, perjalanan pun selesai dan terkadang itu hanya masalah mana yang terjadi lebih dulu. (aru)

Baca juga:

Kacamata Pintar untuk Sembuhkan Rabun Jauh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sony Patenkan Smartphone Sebagai Controller PlayStation
Fun
Sony Patenkan Smartphone Sebagai Controller PlayStation

Lewat aplikasi baru, Smartphone bisa dijadikan controller untuk PlayStation.

Aktor Korea Selatan dengan Monolid Menggemaskan
ShowBiz
Aktor Korea Selatan dengan Monolid Menggemaskan

Justru terlihat menawan dengan monolid.

Jauhkan Benda-benda ini dari Kunyahan Anjing
Fun
Jauhkan Benda-benda ini dari Kunyahan Anjing

Jauhkan anjing-anjing kesayangan dari benda-benda itu demi kesehatannya.

Deretan Zodiak yang Kepincut Pesona Libra
Fun
Deretan Zodiak yang Kepincut Pesona Libra

Berikut zodiak yang paling tertarik pada Libra.

Pengalaman Pelajar Indonesia di Turki Berpuasa di Saat Pandemi
Fun
Pengalaman Pelajar Indonesia di Turki Berpuasa di Saat Pandemi

Bagaimana mahasiswa Indonesia menjalankan puasa di Turki di tengah pandemi.

Baper, Ben Affleck Dilarang Hadiri Premiere 'No Time To Die'
ShowBiz
Baper, Ben Affleck Dilarang Hadiri Premiere 'No Time To Die'

Untuk menghindarkan cekcok dan situasi canggung.

Bedakan Sakit Kepala dan Migren
Hiburan & Gaya Hidup
Bedakan Sakit Kepala dan Migren

Migren secara teknis berbeda dan jauh lebih dari sekadar sakit kepala yang parah.

Ghibah Bagus untuk Kehidupan Sosial
Hiburan & Gaya Hidup
Ghibah Bagus untuk Kehidupan Sosial

Membantu kita membangun kepercayaan dan ikatan yang lebih kuat.

Rekomendasi 4 Sepatu Golf Stylish untuk Perempuan
Fashion
Rekomendasi 4 Sepatu Golf Stylish untuk Perempuan

Sepatu golf stylish untuk perempuan guna tampil standout di lapangan.

Pendiri Spotify, Daniel Ek Berencana Beli Arsenal
ShowBiz
Pendiri Spotify, Daniel Ek Berencana Beli Arsenal

Saat ini, Arsenal di miliki oleh Stanley Kroenke melalui grup Kroenke Sports & Entertainment (KSE) miliknya.