Trik Agar Anak Disiplin Saat Buang Air Besar Ajarkan anak untuk buang air besar di toilet sejak dini (Foto: CBC)

KEBANYAKAN anak terbiasa dimanjakan orangtua dengan pemakaian popok guna mempermudah proses buang air besar (BAB). Seiring bertambahnya usia, orangtua perlu mengajarkan kebiasaan baru yang membuatnya lebih mandiri.

Sayangnya, banyak anak masih terjebak dalam kebiasaan buruk buang air besar di celana. Hal ini biasanya dikarenakan rasa takut ataupun malas ke toilet, irritabel bowel syndrome hingga sembelit. Berikut ini beberapa langkah tepat yang diungkapkan oleh laman alodokter dalam mengajarkan disiplin anak saat buang air besar.

1. Lakukan toilet training

Lakukan toilet training pada si kecil (Foto: Unsplash The Honest Company)
Lakukan toilet training pada si kecil (Foto: Unsplash The Honest Company)

Mulailah mengajarkan toilet training ke anak sejak dini. Cara ini untuk menghindari munculnya rasa takut atau kebiasaan buruk mengandalkan orangtua. Kesiapan fisik dan emosional saat yang tepat untuk mengajarkan kontrol keinginan BAK dan BAB sejak usianya 1 tahun 6 bulan.

Sebagai orangtua, perlu diperhatikan ekspresi anak saat menahan BAK atau BAB untuk segera mengajaknya ke toilet. Kenalkan si kecil untuk terbiasakan ke toilet atau bisa pakai pispot agar lebih praktis. Selama proses toilet training, ajak interaksi dengan memberikan penjelasan aktivitas saat itu.

2. Rutin ke toilet

Biasakan 30 menit sebelum BAB segera ke toilet (Foto: healthline.com)
Biasakan 30 menit sebelum BAB segera ke toilet (Foto: healthline.com)

Perkenalkan si kecil melalui penjelasan sederhana terkait buang air besar dan tata cara yang tepat. Ajaklah si kecil ke toilet, setidaknya 30 menit sebelum anak BAB. Kebiasaan ini bisa mengajarkan anak sebagai tanda permulaan. Terapkan secara rutin hingga anak mengerti dan selalu teringat.

3. Ajarkan membersihkan kotoran sendiri

Ajarkan si kecil untuk membersihkan kotorannya sendiri (Foto: anneysen.com)
Ajarkan si kecil untuk membersihkan kotorannya sendiri (Foto: anneysen.com)

Biarkan si kecil membersihkan diri dan kotorannya sendiri. Bukan untuk menghukumnya, melainkan pembelajaran sejak dini. Berikan instruksi secara perlahan dan rinci agar mudah dimengerti. Membiasakan anak membersihkan sendiri akan membentuk pribadi yang lebih mandiri.

Biasakan si kecil membuka celana atau menurunkan dudukan toilet sendiri. Beritahu untuk membuang kotoran ke dalam toilet terlebih dahulu, lalu bersihkan bokongnya. Setelah itu, ajarkan anak membersihkan celana yang kotor dengan air mengalir. Pastikan si kecil mencuci tangan hingga bersih.

4. Siapkan makanan berserat tinggi

Sediakan makanan dengan serat tinggi dan cukupi cairan dalam tubuh anak (Foto: Unsplash The Honest Companya)
Sediakan makanan dengan serat tinggi dan cukupi cairan dalam tubuh anak (Foto: Unsplash The Honest Companya)

Sembelit menjadi salah satu kebiasaan anak buang air besar di celana. Untuk itu, orangtua harus mencukupi kebutuhan serat dan cairan tubuh. Persiapkan makanan bergizi yang mengandung serat seperti buah, sayuran, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan.

Roti gandum juga rendah lemak dan tinggi serat sehingga baik sebagai menu sarapan si kecil. Tak hanya itu, lengkapi kebutuhan cairan tubuh anak dengan meminum air putih. (dys)


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH