Tren Sneakers Lokal Diprediksi Akan Meningkat di 2020 Sneakers brand lokal kian diminati milenial (Foto: instagram @sepatucompass)

TAK dipungkiri jika tren sneakers lokal saat ini tengah kian Hype dikalangan Milenial. Salah satunya ialah sepatu Compass.

Hal itu ditandai dengan sebuah kejadian beberapa minggu lalu. dimana ratusan pembeli rela mengantre demi mendapatkan sepatu Compass di halaman West Mall Grand Indonesia Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Rilisan Sneakers Converse Terbaru yang Bikin Tahun Baru Kamu Makin Kece

Menariknya, para calon pembeli sepatu compass rela menunggu lama sejak malam hari sebelum hari H diluncurkannya dkoleksi Compass untuk Darahku Biru, yang merupakan desain dari Pot Meets Pop dan sepatu Compass 98 Vintage desain oleh Old Blue Co.

Namun berhubung antrean membludak yang tidak kondusif, panitia membubarkan antrean dan membatalkan peluncuran tersebut.

Setelah itu, pihak sepatu Compass pun menyampaikan permintaaf maafnya lewat akun instagram official mereka @sepatucompass.

"Kami atas nama sepatu Compass dan Darahku biru menyampaikan pemintaan maaf yang sedalam-dalamnya. Terima kasih #temancompass," tulis compas di instagramnya @sepatucompass.

Selain sepatu compass ada juga beberapa brand lokal yang mulai dilirik oleh para milenial, seperti halnya Ventela, NAH Project, Sage, Exodus, dan masih banyak lagi.

Popularitas sneakers lokal tak luput dari sejumlah influencer yang terus mempromosikan local brand (Foto: instagram @sepatucompass)

Popularitas sneakers lokal juga tak luput dari sejumlah influencer yang selalu mendukung pergerakan sepatu lokal. Salah satunya yaitu Cipeng alias dr.Tirta. Pegiat sneakers sekaligus pendiri Shoes and Care.

Baca Juga:

Dior dan Jordan Akan Rilis Sneakers Kolaborasi Mewah Awal Tahun Depan

Seperti pantauan dari berbagai media sosialnya, dr. Tirta seakan tak kenal lelah untuk mendukung brand lokal agar namanya lebih populer dan bisa diterima dikalangan milenial.

Karena hal itulah sosok dr. Tirta kini seperti dijadikan salah satu acuan informasi tren terbaru di kalangan anak muda.

Berbicara popularitas local brand yang kian hype seperti sepatu compass. Menurut pengamat fashion, Marisa Tumbuan, hal itu merupakan momentum yang sangat bagus dan harus terus digaungkan.

"Bagus sih itu, kalau menurut aku tentang lokal brand, desainer sekarang amat sangat ga ada bedanya dengan di luar negeri, karena dari rumah 'sejauh jari' aja sudah bisa belajar, asalkan mereka peka dan bisa menangkap kesempatan" tutur Marisa Tumbuan saat ditemui merahputih.com di kawasan BSD, Tangerang.

Sneakers lokal tak kalah keren dan berkualitas dibandingkan produk luar negeri (Foto: instagram @sage_footwear)


Menurut Marisa, Sepatu compass bisa menangkap masyarakat saat ini yang semakin kearah casual, cocok dipakai untu harian, enggak cepat rusak tapi keren. Menurut Marisa sesuatu hal dengan harga yang cukup murah tapi memiliki kualitas yang bagus tak mungkin ditolak.

Selain itu, Marisa juga menuturkan jika saat ini orang-orang sudah tak mengedepankan 'gengsi'. Karena banyak orang lebih condong mengombinasikan barang branded dan yang tidak.

Sementara itu, untuk tahun 2020 sendiri, tren brand lokal diprediksi akan semakin naik. Hal itu tak lepas dari kemudahan teknologi yang kian meningkat.

"lebih naik, karena medianya juga udah banyak, orang sekarang ga tergantung lagi dengan harus bayar tv, kan ada sosmed untuk branding lebih bagus. kalau tv kan orang misalnya ga duduk depan tv ga liat, kalau sosmed kan orang mau liat jam 7 malam atau jam 7 pagi tetap bisa liat juga. anytime dibuka bisa liat" tambah Marisa Tumbuan.

Lalu Marisa Tumbuan juga menambahkan, jika brand lokal semakin mendapat tempat. Hal itu pun didukung dengan semakin banyaknya pengrajin lokal yang memiliki kualitas tak kalah dengan produk luar negeri. (Ryn)

Baca Juga:

Puma dan Atmos Buat Sneakers Ala Seni Bersejarah Jepang

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH