Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Burung paruh bengkok jenis Blue and Yellow Macaw (Ara Ararauna) bertengger saat komunitas pecinta hewan Tangerang Parrot Lovers berkumpul di Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang, Minggu, (25/2). Burung jenis Macaw masih masuk keluarga Nuri (Parrot) merupakan hewan hasil impor dari Amerika Selatan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejumlah burung paruh bengkok berjenis Blue and Yellow Macaw, Scarlet Macaw, Green Wings Macaw, African Grey hingga Sun Conure mengikuti kegiatan free fly oleh komunitas Tangerang Parrot Lovers di kawasan Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Burung paruh bengkok gemar mengonsumsi biji-bijian seperti kuaci, jagung, milet hingga bubur formula. Untuk menambah nutrisi tambahan, burung tersebut diberikan brokoli, buncis, dan kacang panjang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sejumlah anggota komunitas Tangerang Parrot Lovers melakukan free fly pada beberapa ekor burung paruh bengkok jenis Macaw, Kegiatan Bird free fly menjadi tren dikalangan komunitas burung paruh bengkok di Indonesia mulai tahun 2017 dan kini peminatnya bertambah banyak. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Sebelum melakukan free fly, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh pemilik. Berani berinteraksi langsung dengan burung adalah modal pertama, selanjutnya burung akan dilatih dengan teknik fly to me dan teknik boomerang di dalam ruangan selama 1 bulan, kemudian melakukan teknik yang sama di alam terbuka selama 2 minggu dengan kaki burung masih terikat tali agar aman. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Setelah melewati beberapa tahapan latihan bird free fly selama kurang lebih selama 3 bulan, burung paruh bengkok akan melakukan free fly perdana ditemani sejumlah burung lainnya. Burung paruh bengkok sudah dapat dilatih sejak usia 3 bulan, perbedaan karakter setiap burung menjadi faktor waktu pelatihan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Selain pelatihan free fly, burung paruh bengkok juga dapat dilatih berkicau dan bermain sejumlah permainan. Ada sejumlah makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh burung tersebut, seperti susu, coklat, alpukat dan biji apel. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Beberapa hambatan saat melakukan free fly burung paruh bengkok, yaitu di sekitar area free fly terdapat burung pemangsa seperti burung elang maupun alap-alap, ada sesuatu yang ditakuti oleh burung tersebut disekitar area free fly, dan kelelahan terbang hingga tidak fokus pada pemilik. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Burung paruh bengkok dapat melakukan free fly hingga 15 menit, namun pada umumnya burung jenis tersebut hanya mampu terbang selama 5 menit. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Nilai jual burung paruh bengkok impor cukup menakjubkan, untuk sejenis Sun Conure (small Parrot) dibandrol sekitar Rp 3 juta perekor, African Grey (medium Parrot) sekitar Rp 15 juta, sedangkan untuk jenis Macaw (large Parrot) dijual mulai dari Rp 30 juta hingga ratusan juta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto