Tren Berwisata Selama Pandemi Berubah Tren berwisata telah berubah. (Foto: Pixabay/veerasantinithi)

TREN berwisata ketika pandemi COVID-19 telah mengalami perubahan. Frekuensi orang untuk berpergian mengalami penurunan. Hanya saja, waktu untuk tinggal di suatu tempat menjadi lebih lama.

"Sekarang frekuensi bepergian jarang tapi tinggalnya lebih lama kayak bisa lebih dari seminggu," ujar Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Nia Niscaya dalam webinar pada Kamis (25/11) seperti dilansir Antara.

Baca juga:

Simak Hal Penting Ini Sebelum Liburan Akhir Tahun di Ancol

Lebih lanjut, saat ini banyak masyarakat yang lebih nyaman untuk berpergian dengan orang yang lebih dikenal dan mengetahui riwayat kesehatannya.

Ada perubahan mengenai cara masyarakat berwisata. (Foto: Pixabay/JoshuaWoroniecki)
Ada perubahan mengenai cara masyarakat berwisata. (Foto: Pixabay/JoshuaWoroniecki)

Harga tiket juga bukan menjadi perhatian utama lagi. Menurut Nia, pertimbangan yang pertama diperhatikan adalah transportasi yang menerapkan protokol standar kesehatan yang baik.

"Sekarang orang lebih nyaman kalau bepergian dengan yang sudah tahu temannya, dia sehat. Kalau dulu kan harga yang jadi perhatian pertama, sekarang protokolnya," kata Nia.

Baca juga:

Pemda DIY Buka Lokasi Wisata Selama Libur Nataru 2022

Ketika memesan tiket dan hotel masyarakat juga lebih memilih yang terdapat jaminan uang kembali atau bisa mengatur jadwal ulang. "Refund, reschedule, itu yang menentukan orang dalam memilih perjalanannya karena kalau sewaktu-waktu peraturan berubah tiket bisa direfund atau reschedule," kata Nia.

Orang-orang lebih memilih alat transportasi yang lebih ketat menerapkan protokol kesehatan. (Foto: Pixabay/StelaDi)
Orang-orang lebih memilih alat transportasi yang lebih ketat menerapkan protokol kesehatan. (Foto: Pixabay/StelaDi)

Berdasarkan data per 9 November 2021, dalam Airbnb's 2021 Winter Release, banyak tamu yang melakukan perjalanan dengan durasi yang lebih lama. 20 persen dari seluruh pemesanan penginapan Airbnb pada bulan Juli dan September 2021 memilih menginap untuk jangka waktu satu bulan bahkan lebih, dan hampir setengahnya (45 persen) menginap dalam jangka waktu setidaknya satu minggu.

Sementara itu, dalam rangka memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah mempersiapkan tatanan kenormalan baru di sektor parekraf, mempersiapkan destinasi wisata dan membangun kepercayaan publik, meningkatkan minat wisatawan dan menciptakan daya tarik. (Yni)

Baca juga:

Menikmati Eksotisme Pelabuhan Ratu dalam Sebuah Resor

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Megengan, Tradisi Khas Masyarakat Jawa Menyambut Bulan Suci Ramadan
Tradisi
Megengan, Tradisi Khas Masyarakat Jawa Menyambut Bulan Suci Ramadan

Megengan merupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Megengan biasanya dilakukan pada minggu terakhir bulan Sya’ban menjelang bulan Ramadan

Kisah Eks Mantu RI 2 Dirikan Resto Pertama Badut Ronald 30 Tahun Lalu
Kuliner
Kisah Eks Mantu RI 2 Dirikan Resto Pertama Badut Ronald 30 Tahun Lalu

Tony sempat magang di Mcd Singapura, Australia, Hongkong, dan Amerika Serikat. Mulai dari pelayan restoran sampai bersih-bersih toilet

Tradisi Balimau, Mandi Jeruk Nipis Menyambut Ramadan
Tradisi
Tradisi Balimau, Mandi Jeruk Nipis Menyambut Ramadan

Tradisi menyambut Ramadan di Sumatera Barat.

Jejak Cobra Bang Pi`ie Mencatuk Pusat Jakarta
Indonesiaku
Jejak Cobra Bang Pi`ie Mencatuk Pusat Jakarta

Pi`ie kondang sebagai pucuk pimpinan Corps Bambu Runcing (Cobra)

Keindahan Peleburan Budaya di Kampung Muslim Pegayaman
Tradisi
Keindahan Peleburan Budaya di Kampung Muslim Pegayaman

hubungan antara masyarakat muslim di Pegayaman dan orang-orang Hindu di sekitarnya telah terjalin sejak abad ke-17.

Candi Prambanan dan Sejumlah Candi di Kabupaten Sleman ditutup Sementara
Travel
Candi Prambanan dan Sejumlah Candi di Kabupaten Sleman ditutup Sementara

Candi yang ditutup sementara meliputi, Candi Sambisari, Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Barong, Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Gebang, dan Candi Kedulan.

Mengenal Kliwon Berikut Simbol Hewan Cerita Si Buta Dari Gua Hantu
Indonesiaku
Mengenal Kliwon Berikut Simbol Hewan Cerita Si Buta Dari Gua Hantu

Apakah sebuah kebetulan cerita Si Buta Dari Gua Hantu garapan Ganes TH melimpah ragam ungkap hewan?

Makanan Kemasan ini Obati Kerinduan Rachel Vennya pada Masakan Indonesia di New York
Kuliner
Makanan Kemasan ini Obati Kerinduan Rachel Vennya pada Masakan Indonesia di New York

Dimas Beck mengobati kerinduan Rachel Vennya dan rekan-rekannya yang berada di New York, dengan mengirimkan Laukita.

Kota Solo, Kota Terpadat di Jawa Tengah, Kalahkan Semarang
Travel
Kota Solo, Kota Terpadat di Jawa Tengah, Kalahkan Semarang

kepadatan penduduk Solo sebesar 11.353 jiwa/km persegi.

Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing
Kuliner
Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing

Sajian mewah saat Imlek di daerah Bangka.