Tren Aneh di Barat, Mengonsumsi Glitter Pills Glitter pills yang dijual katanya dapat membuat kotoran berkilau. (Foto: etsy.com/VampedByVivian)

ADA satu tren yang cukup aneh di negara Barat. Beberapa orang yang ingit hit sengaja mengonsumsi pil gliter atau glitter pills. Alasannya, benda tersebut dianggap bisa membuat kotoranmu berkilau atau glittery. Bahkan pills ini dijual di e-commerce Etsy dengan harga paling murah 1.31 USD atau seharga Rp 19 ribu satu paknya.

Glitter pills sendiri sebenarnya dijual hanya untuk dekorasi. Bahkan para penjual glitter pills ini menganjurkan tidak untuk dikonsumsi. Namun, karena terkenal glitter pills dapat membuat kotoran (poop) menjadi mengkilap orang-orang berbondong-bondong membeli dan mengonsumsinya.

Baca juga:

Ternyata Tipes dan Tipus Berbeda, Ketahui Perbedaannya

Apakah berbahaya? Sebenarnya glitter yang digunakan tidak berbahaya atau non-toxic. Walaupun begitu, pil ini tidak memiliki label edible atau dapat dikonsumsi. Bahan-bahannya pun sebenarnya tidak diketahui apa saja, bisa saja glitter yang digunakan adalah yang untuk dekorasi. Mengingat glitter pill ini sebenarnya untuk dekorasi saja.

Glitter pills telah ditulis tidak untuk dikonsumsi. (Foto: awesomeinventions.com)
Glitter pills telah ditulis tidak untuk dikonsumsi. (Foto: awesomeinventions.com)

Salah satu penjual dari glitter pills ini adalah Kyle dan Shavonna. Mereka menjual lebih dari 1000 pil untuk 100 pesanan. Kyle dan istrinya juga telah menuliskan kalau glitter tersebut tidak untuk dikonsumsi. Kyle dan Shavonna bahkan mengingatkan pembelinya untuk menjauhkan pil ini dari anak-anak. Karena tidak tau apa yang akan terjadi.

"Seperti yang kamu bayangkan, kita banyak sekali mendapatkan pertanyaan, apakah glitter pills untuk dikonsumsi? Kamu menjawa tidak berkali-kali," kata Kyle dikutip dari vocativ.com.

Baca juga:

Per 2021, Ponsel Samsung Dijual Tanpa Charger?

Selain itu, mengonsumsi glitter pills ini juga belum tentu membuat kotoranmu berkilau. Beberapa orang protes ke para penjual glitter pills karena kotoran mereka tidak glittery. Padahal memang tidak pernah ada jaminan kalau pil ini dapat membuat kotoran menjadi berkilau. Sebenarnya malah tidak pernah ada buktinya.

Mereka yang telah membeli dan mengonsumsi glitter pills ini kebanyakan meminta uang kembali. Namun, para penjual tidak dapat melakukan itu. Salah satu penjualnya ada Emily, ia mengatakan kalau ia tidak dapat memberikan uang kembali karena memang ia tidak menjamin, bahkan menyarankan untuk tidak dikonsumsi.

Glitter terbagi menjadi dua, ada yang bisa dimakan dan ada yang hanya untuk dekorasi (Foto: unspalsh.com/Sharon McCutcheon)
Glitter terbagi menjadi dua, ada yang bisa dimakan dan ada yang hanya untuk dekorasi (Foto: unspalsh.com/Sharon McCutcheon)

Hal yang ditakutkan adalah glitter merupakan sesuatu yang menempel dengan cepat. Misalnya, saat kamu sedang bermain glitter akan ada beberapa yang menempel di tangan atau baju. Itu di bagian luar tubuh, bagaimana kalau di dalam? kamu tidak tahu apakah glitternya akan lengket pada organ tubuhmu dan menyebabkan infeksi atau tidak.

Glitter yang dapat dimakan memang ada, tapi itu juga tidak dapat membuat kotoranmu berubah menjadi berkilau seperti glitter. Glitter ini aman untuk dikonsumsi karena dapat dicerna oleh tubuhmu dan terbuat dari tepung dan pewarna. Namun, untuk glitter pills ini belum tentu yang digunakan adalah edible glitter.

Di Indonesia memang glitter pills belum ditemukan atau dijual di e-commerce Indonesia. Namun, kamu harus tahu untuk tidak mengonsumsinya mulai dari sekarang. (May)

Baca juga:

Cuaca Panas Menyengat, Jangan Lupa Sunscreen

Gaya Kencan Anyar di Tahun yang Baru
Fun
Gaya Kencan Anyar di Tahun yang Baru
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lawan COVID-19, Organisasi Prancis Ini Ajak Orang Konsumsi Keju Tradisional
Fun
Lawan COVID-19, Organisasi Prancis Ini Ajak Orang Konsumsi Keju Tradisional

Cukup makan keju kamu sudah membantu di tengah pandemi COVID-19.

PETA Usulkan MCU Buat Thor Vegan di Film Terbarunya
Fun
Cara Desainer Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi
Fashion
Cara Desainer Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

para desainer menolak untuk menyerah dan tetap berkarya dalam kondisi kurang ideal sekalipun.

Survive di Tanggal Tua untuk Generasi Millennial
Fun
Survive di Tanggal Tua untuk Generasi Millennial

Ngeri-ngeri sedap kalau sudah tanggal tua.

Dubai Longgarkan ‘Lockdown’, Aturan Ketat Ini Harus Dipatuhi Warga
Fun
Dubai Longgarkan ‘Lockdown’, Aturan Ketat Ini Harus Dipatuhi Warga

Warga masih diwajibkan memakai masker wajah dan berlatih menjaga jarak sosial.

Sulap Kamar Tidur agar Tampak 'Instagramable' dan 'Cozy' dengan 6 Dekorasi Ini
Fun
Sulap Kamar Tidur agar Tampak 'Instagramable' dan 'Cozy' dengan 6 Dekorasi Ini

Kamu bisa menambahkan beberapa dekorasi menarik di kamar tidur milikmu untuk menambahkan kesan yang lebih instagramable dan kekinian

Ruth Hensinger Buat Gaun Pengantin dari Parasut
Fashion
Ruth Hensinger Buat Gaun Pengantin dari Parasut

Ia membuat gaun pengantin menggunakan parasut yang digunakan suaminya saat perang dunia II.

Usai Penantian Panjang, Sal Priadi Akhirnya Hadirkan Album Perdana 'Berhati'
ShowBiz
Usai Penantian Panjang, Sal Priadi Akhirnya Hadirkan Album Perdana 'Berhati'

Usai Penantian Panjang, Sal Priadi Akhirnya Hadirkan Album Perdana 'Berhati'

Mengunjungi Galaksi 'Far, Far Away' di Ekshibisi Star Wars Identities
Fun
Mengunjungi Galaksi 'Far, Far Away' di Ekshibisi Star Wars Identities

Pameran ini merupakan rangkaian dari tur yang akan dilakukan di 12 negara.

Fitur Baru Snapchat untuk Bantu Kesehatan Mental saat Pandemi Corona
Fun
Fitur Baru Snapchat untuk Bantu Kesehatan Mental saat Pandemi Corona

Dampak negatif dan positif dengan melakukan social distancing ataupun menerapkan lockdown, termasuk kesehatan mental.