Transmisi Lokal Makin Tidak Terkendali, Kasus COVID-19 Solo Tembus 408 Orang Petugas rumah sakit menjemput pasien COVID-19 klaster Manahan, Rabu (2/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Solo mencatat penambahan 14 orang pasien positif COVID-19 pada Rabu (2/9). Dengan tambahan tersebut, jumlah warga Solo terpapar COVID-19 sebanyak 408 Orang.

Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Solo Ahyani mengatakan, munculnya klaster baru menjadikan jumlah kasus COVID-19 di Solo melonjak. Penambahan kasus baru terkonfirmasi positif tersebut seluruhnya berasal dari masyarakat umum.

Baca Juga:

Belajar Daring di Tengah Pandemi, 1.500 Siswa Miskin Solo Diberi Smartphone Gratis

"Tambahan 14 kasus baru ini, 9 orang dari tracing, kemudian suspek naik kelas menjadi positif COVID-19 ada empat orang dan satu pasien diketahui dari hasil swab mandiri," kata dia.

Ia mengatakan dari tambahnya jumlah kasus COVID-19 yang menjadi sorotan adalah munculnya klaster baru bernama Klaster Manahan. Di mana dalam klaster ini 13 orang terkonfirmasi positif.

"Dari tambahan 14 kasus COVID-19 ini, 9 orang berasal dari klaster Manahan. Melihat bertambahnya jumlah angka kasus COVID-19 di Solo ini menunjukkan adanya transmisi lokal makin masif," papar dia.

Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani. (MP/Ismail)
Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani. (MP/Ismail)

Dengan adanya penambahan 14 kasus baru, kata dia, jumlah kumlatif pasien positif COVID-19 di Solo sudah melampaui 400 orang, yakni sebanyak 408 orang. Perinciannya isolasi mandiri 33 orang, sembuh sebanyak 327 orang dan meninggal dunia 17 orang.

"Untuk pasien suspek sebanyak 1.104. Terdiri dari satu menjalani isolasi mandiri, 14 orang menjalani perawatan, discarded sebanyak 1.038 dan meninggal dunia sebanyak 51 orang," tutup Ahyani.

Baca Juga:

Solo Ubah Aturan Sanksi Protokol Kesehatan, Pelanggar Disuruh Bersihkan Sungai

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengingatkan lagi pada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Hal ini sangat penting untuk memutus rantai penularan corona di Solo.

"Dua hari terakhir jumlah kasus COVID-19 di Solo angkanya di atas 10 kasus. Ini jadi catatan kami. Jangan sampai lenggah," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Tiru Gaya Jokowi-FX Rudy saat Pilwalkot Solo 2010


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH