Transjakarta Operasionalkan Lebih dari 1.500 Bus untuk Normal Baru Bus Trans-Jakarta melintas di bawah Halte Trans-Jakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) koridor 13 di Jakarta. Foto: ANTARA/Aprillio Akbar

Merahputih.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) selaku pengelola jasa transportasi bus di DKI Jakarta menyiapkan 107 rute untuk normal baru jika masa PSBB transisi berakhir.

"Pada masa transisi kita hanya menyiapkan 700 unit, tapi di 'new normal' yang direncanakan 3 Juli itu sekitar 1.791 bus akan kita operasionalkan. Jumlah tinggi tersebut dipengaruhi oleh layanan mikrotrans yang akan mulai beroperasi," ujar Direktur Operasional TransJakarta Prasetia Budi dalam diskusi daring yang diselenggarakan Institut Transportasi (Instran) di Jakarta, Selasa (30/6).

Baca Juga

Kronologi Penumpang KRL Merokok di Kereta yang Videonya Viral di Medsos

Mikrotrans mengambil porsi paling banyak untuk penambahan rute di masa normal baru, yaitu sebanyak 69 rute. Sedangkan untuk rute BRT yang sebelumnya diutamakan di 13 koridor utama ditambah sehingga menjadi 23 rute dan terakhir penambahan rute dilakukan untuk angkutan integrasi sebanyak 15 rute.

Dalam kurun waktu 1-2 hari ke depan, PT Transjakarta mulai melakukan uji coba di beberapa titik untuk rute-rute yang ditambah khususnya untuk mikrotrans yang telah vakum selama 4 bulan akibat COVID-19.

Meski penambahan rute layanan dilakukan, TransJakarta tetap menjaga penerapan protokol kesehatan secara ketat. "Tetap physical distancing, protokol kesehatan kita jalankan dengan ketat," sambung Prabu.

Bus Zhong Tong yang beroperasi di koridor 1 jurusan Blok M- Kota melintasi Halte Bundaran HI, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)
Bus Zhong Tong yang beroperasi di koridor 1 jurusan Blok M- Kota melintasi Halte Bundaran HI, Jumat (18/10/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

TransJakarta pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengalami penurunan jumlah penumpang hingga 90 persen.

Dari yang sebelumnya mencapai hampir satu juta penumpang pada saat normal, menjadi seratus ribu penumpang perhari pada masa PSBB dua periode. Hal itu, sebagaimana dikutip Antara, karena TransJakarta hanya memfokuskan pelayanan di 13 rute utama dan tiga rute layanan integrasi.

Baca Juga

Ada Penggantian Wesel, KRL Tujuan Bogor dan Bekasi Hanya Sampai Manggarai

Saat ini secara berangsur di masa transisi TransJakarta mulai mengalami peningkatan pengguna karena pelonggaran beberapa kegiatan seperti perkantoran dan tempat usaha.

"Di masa transisi perkembangan jumlah pelanggan mengalami kenaikan jadi 163.000 pengguna perhari. Bahkan kemarin itu sudah mencapai 203.000 pengguna dalam sehari," tutup Prasetia. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH