Transjakarta Harmoni-Pulogadung Tak Terdampak Kebakaran Pasar Cempaka Putih Ilustrasi: Bus Trans-Jakarta melintas di bawah Halte Trans-Jakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) koridor 13 di Jakarta. Foto: ANTARA/Aprillio Akbar

Merahputih.com - Operasional Bus TransJakarta Harmoni-Pulogadung tidak terimbas peristiwa kebakaran pada sejumlah kios pedagang di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (24/9) pagi.

"Sehubungan dengan adanya kebakaran di sekitar Pasar Cempaka arah Harmoni pagi ini, tidak berdampak pada operasional layanan TransJakarta khususnya koridor 2 (Harmoni - Pulogadung) yang melintas di lokasi," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo dalam keterangannya, Kamis (24/9).

Baca Juga

Diotaki Dokter Abal-abal, Klinik Aborsi di Cempaka Putih Gugurkan 32 Ribu Janin

Nadia mengatakan sampai saat ini bus masih aman melintas dan dapat melayani pelanggan di kedua arah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja, jika tidak ada keperluan mendesak. Selanjutnya, apabila harus berkegiatan di luar rumah, tetap terapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," jelas Nadia.

Peristiwa kebakaran di Pasar Cempaka Putih dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Transjka
Kondisi di dalam bus TransJakarta. Foto: Twitter

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Chitya Intania Chitya mengatakan api diduga berasal dari kios pemotongan ayam yang berada di bagian dalam pasar.

"Informasi awal sumber api berasal dari kios pemotongan ayam, tapi untuk ledakan gas atau bukan itu masih dalam penyelidikan," katanya.

Baca Juga

Polda Metro Jaya Gerebek Klinik Aborsi di Cempaka Putih Beromset Rp10,9 Miliar

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menerjunkan sedikitnya 20 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rencana Pelibatan Preman Pasar Awasi Protokol Kesehatan Dinilai Mengada-ada
Indonesia
Rencana Pelibatan Preman Pasar Awasi Protokol Kesehatan Dinilai Mengada-ada

Wacana pihak kepolisian menggandeng preman pasar untuk mengawasi kedisiplinan warga tidak perlu dilakukan.

Tak Izinkan RDP Kasus Djoko Tjandra, Ada Apa dengan Azis Syamsuddin?
Indonesia
Tak Izinkan RDP Kasus Djoko Tjandra, Ada Apa dengan Azis Syamsuddin?

" Jangan sampai penolakan RDP ini ditengarai ada unsur ikut terlibat dalam kasus Djoko Tjandra," jelas dia.

Libur Long Weekend, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 KA
Indonesia
Libur Long Weekend, Daop 3 Cirebon Operasikan 53 KA

PT KAI Daop 3 Cirebon mengoperasikan 53 KA ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Eks Sekretaris MA Nurhadi Masih Raib, KPK Korek 2 Ipar Tersangka
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Masih Raib, KPK Korek 2 Ipar Tersangka

"Mereka diperiksa untuk tersangka HS (Hiendra Soenjoto)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

 Muncul Kerajaan Baru 'King of The King' di Tangerang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
Muncul Kerajaan Baru 'King of The King' di Tangerang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sugeng menyebut jika dia dijanjikan keuntungan oleh seorang bernama Syrus Manggu Nata yang namanya juga terpampang dalam baliho tersebut.

Polisi Selidiki Sindikat Penyelundupan Pemudik Ilegal
Indonesia
Polisi Selidiki Sindikat Penyelundupan Pemudik Ilegal

"Kami melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan itu," ujar dia

Daerah Tujuan dan Asal Mudik Jadi Penyumbang COVID-19 Terbanyak
Indonesia
Polisi Wanti-wanti Provokasi Penyusup di Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
Polisi Wanti-wanti Provokasi Penyusup di Demo UU Cipta Kerja

Polisi telah menyiapkan skema pengamanan agar unjuk rasa menola Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law.

Bareskrim Datangi Rumah Pentolan KAMI Ahmad Yani
Indonesia
Bareskrim Datangi Rumah Pentolan KAMI Ahmad Yani

Yang bersangkutan akan datang hari ini

 Maret Tahun Depan Pembangunan MRT Jakarta Fase II Dimulai
Indonesia
Maret Tahun Depan Pembangunan MRT Jakarta Fase II Dimulai

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pembangunan MRT Jakarta fase Ii bakalan lebih rumit dan memiliki kendala lebih.