Transjakarta Beroperasi Normal Meski di Monas Ada Ledakan Transjakarta (ANTARA/Livia Kristianti)

Merahputih.com - Layanan Transjakarta tetap beroperasi normal meski ada ledakan di dalam kawasan Taman Monumen Nasional, tepatnya di seberang kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Selasa (3/12) pagi.

Insiden yang menyebabkan timbulnya dua korban ini, tidak memberikan imbas gangguan pada layanan Transjakarta di sekitar lokasi kejadian.

"Sampai saat ini layanan tetap beroperasi normal," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Nadia Diposanjoyo, Selasa (3/12).

Baca Juga

Ikuti Instruksi Gubernur Anies, TransJakarta Tambah Bus Sedang

Nadia menyebut kejadian ini sudah ditangani oleh pihak berwenang. Karena itu, pelanggan Transjakarta tetap bisa beraktivitas normal dan nyaman dengan menggunakan moda transportasi ini.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di kawasan Monas saat beberapa anggota TNI berolah raga pada Selasa pagi.

Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya telah mengerahkan tim guna menyelidiki ledakan yang melukai dua anggota TNI, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan.

Petugas Transjakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras)
Petugas Transjakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras)

Kapolda Metro Jaya Insepktur Jendral Polisi Gatot Eddy Pramono menyebutkan ledakan di kawasan Monumen Nasional (Monas) berasal dari granat asap yang ditemukan oleh anggota TNI.

"Dugaan sementara hasil temuan tim di lapangan, berasal dari granat asap," ujar Gatot dalam jumpa pers di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Baca Juga

LRT Stasiun Velodrome Resmi Terintegrasi dengan Transjakarta Halte Pemuda

Gatot menyebutkan, tim dari Pusat Laboratorium dan Forensik Polri menyelidiki dugaan granat asap tersebut bisa meledak tiba-tiba. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH