TransJakarta Bantah 20 Karyawannya Meninggal Akibat COVID-19 Layanan Busway. (Foto: PT TransJakarta).

MerahPutih.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) membantah klaim Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang menyebut angka kematian karyawan TransJakarta akibat COVID-19 mencapai 20 orang.

Direktur Utama PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo pernyataan KSPI tersebut yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebab berdasarkan catatan perusahaan, PT Transjakarta tidak menemukan korban meninggal akibat COVID-19.

Baca Juga:

Banyak Yang Belum Tahu Wajib Bawa STRP, TransJakarta Masih Berikan Kelonggaran

“Korban (meninggal akibat COVID-19) di kita (Transjakarta) sejauh ini angkanya 14 orang. Jadi kalau ada yang menyebut lebih, itu datanya dari mana?,” ujar Jhony melalui keterangan tertulusnya, Senin (26/7).

Jhony menjelaskan, TransJakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan termasuk ke dalam sektor kritikal. Artinya boleh tetap beroperasi penuh dengan protokol kesehatan yang ketat. Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga level 4, Transjakarta tetap melayani masyarakat meski dengan pembatasan tertentu.

"Transjakarta sangat peduli dengan seluruh karyawan, baik yang bekerja di office maupun lapangan. Bahkan, orang belum ngapa-ngapain, ribuan karyawan kami sudah melakukan PCR swab, kemudian kami juga aktif melakukan random test setiap hari minimum 200 orang, itu ada kebijakannya, ada surat direksinya," jelasnya.

Bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TransJakarta juga punya Satgas COVID-19 yang sudah melaksanakan vaksinasi massal untuk karyawan dan keluarganya. Jhony meminta kepada semua pihak untuk mengetahui dahulu tentang TransJakarta sebelum berkomentar.

"Perusahaan lain juga mungkin mengalami hal yang sama, ada korban jiwa juga. Tetapi yang jelas ini bukan sekadar angka statistik. Ini soal kemanusiaan,” tegasnya.

TransJakarta selalu berupaya untuk beroperasi mengacu pada setiap kebijakan yang ada. Salah satunya ketika penerapan PPKM Jawa dan Bali, karyawan yang bekerja di kantor hanya 25 persen dan 75 persen bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kemudian untuk mengurangi risiko di tengah naiknya angka penularan virus, Transjakarta kembali membuat kebijakan di mana hanya 10 persen dari karyawannya yang bekerja dari kantor, dan sisanya bekerja dari rumah.

Baca Juga:

Mulai Hari ini, Naik TransJakarta Wajib Tunjukan STRP

“Kami sudah melakukan semua prosedur dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Jadi jika ada pihak-pihak yang ingin melakukan sidak sangat dipersilahkan. Transjakarta selalu membuka pintu selebar-lebarnya agar tidak ada lagi berita-berita keluar yang tidak sesuai dengan fakta,” tutupnya.

Di luar itu, TransJakarta tetap menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk selalu menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sidang Azis Syamsuddin, Jaksa KPK Hadirkan Tiga Saksi
Indonesia
Sidang Azis Syamsuddin, Jaksa KPK Hadirkan Tiga Saksi

Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah dengan terdakwa Azis Syamsuddin.

KPK Siap Hadirkan 30 Saksi di Lanjutan Sidang Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Siap Hadirkan 30 Saksi di Lanjutan Sidang Nurdin Abdullah

JPU juga menanyakan dana bantuan sebesar Rp 100 juta

 Kiai Sepuh Minta Muktamar Bertepatan Dengan Harlah Ke-96 NU
Indonesia
Kiai Sepuh Minta Muktamar Bertepatan Dengan Harlah Ke-96 NU

Para kiai sepuh juga berharap agar Muktamar Ke-34 NU dapat berlangsung secara kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan.

Perusahaan yang Tidak Menyusun Skala Upah Pekerja di Atas Satu Tahun Bakal Kena Sanksi
Indonesia
Perusahaan yang Tidak Menyusun Skala Upah Pekerja di Atas Satu Tahun Bakal Kena Sanksi

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Pasal 79 Peraturan Pemerintah (PP) No. 36 Tahun 2021

Cecar Calon Walkot Jakbar dan Jaksel, Komisi A: Jangan Sampai Gak Ngangkat Telepon
Indonesia
Cecar Calon Walkot Jakbar dan Jaksel, Komisi A: Jangan Sampai Gak Ngangkat Telepon

Komisi A DPRD DKI Jakarta baru saja selesai menggelar agenda penyampaian visi misi calon Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu dan calon Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.

Jasa Marga Prediksi Arus Mudik 2022 Melebihi Volume di 2019
Indonesia
Jasa Marga Prediksi Arus Mudik 2022 Melebihi Volume di 2019

Arus mudik tidak hanya naik dari 2021, tetapi akan melebihi volume pada tahun 2019.

Imbas Kasus Jiwasraya, Pemegang Saham PT Hanson Diminta Lapor Ombudsman
Indonesia
Imbas Kasus Jiwasraya, Pemegang Saham PT Hanson Diminta Lapor Ombudsman

Pemilik saham publik, alami kerugian terbesar dan minim perlindungannya.

Anggota DPR Semprot Mendag karena Minyak Goreng Langka
Indonesia
Anggota DPR Semprot Mendag karena Minyak Goreng Langka

"Yang kedua tentu kami memyampaikan salam atas nama masyarakat kami, khususnya di dapil pak terima kasih banyak karena pak menteri sudah melengkapi penderitaan rakyat, pak," kata Mufti.

Hari Ini UU IKN Disahkan DPR
Indonesia
Hari Ini UU IKN Disahkan DPR

hanya Fraksi PKS yang tegas menolak RUU IKN dibawa dalam Rapat Paripurna DPR untuk diambil keputusan.

Polisi Periksa Dinar Candy Terkait Aksi Berbikini di Pinggir Jalan
Indonesia
Polisi Periksa Dinar Candy Terkait Aksi Berbikini di Pinggir Jalan

"Nanti akan kita sampaikan karena yang bersangkutan memang masih dalam pemeriksaan sekarang ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus