Transisi Kendaraan EV Harus Dilengkapi Fasilitas Mumpuni

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 26 Februari 2024
Transisi Kendaraan EV Harus Dilengkapi Fasilitas Mumpuni

Migrasi kendaraan listrik harus ditunjang berbagai fasilitas mumpuni. Foto: Unsplash/CHUTTERSNAP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu menyebutkan, kesadaran untuk beralih ke kendaraan listrik harus dibarengi dengan berbagai fasilitas mumpuni.

"Pemkot dan Pemprov DKI tampaknya perlu menjalankan beberapa langkah penting untuk mendorong ASN di wilayahnya agar tertarik secara sukarela bermigrasi ke sepeda motor listrik," kata Yannes Martinus Pasaribu dikutip dari ANTARA, Senin (26/2).

Baca juga:

Harga BBM Subsidi dan Tarif Listrik Tidak Bakal Naik Sampai Juni 2024

Yannes mengatakan, ada empat saran yang perlu atau menjadi bahan pertimbangan, di mana agar para abdi negara tersebut bisa secara sukarela beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Jadi, tidak hanya masyarakat sipil saja yang menjadi incaran untuk menggunakan kendaraan bebas emisi tersebut.

Langkah pertama, kata Yannes, bisa diimplementasikan dengan cara mengonversikan pembayaran uang transport yang lebih besar bagi ASN yang melakukan pembelian EV roda dua, kemudian langsung menjadikannya cicilan untuk kendaraan tersebut.

Selain itu, Pemerintah Kota juga perlu mempertimbangkan untuk memberikan subsidi pembelian motor listrik kepada ASN tersebut. Hal itu berguna untuk meningkatkan minat para ASN untuk beralih ke kendaraan listrik.

Hal lebih penting adalah menyiapkan lahan parkir beserta infrastruktur penunjang bagi mereka yang menggunakan kendaraan ramah lingkungan itu. Nantinya, para pengguna tidak merasa khawatir ketika menggunakan motor listrik dalam kegiatan sehari-hari mereka.

Lalu, peran koperasi dari masing-masing kantor juga bisa dimanfaatkan, seperti dengan melakukan pembelian dengan partai besar untuk keperluan internal melalui prosedur pembelian dan cicilan yang lebih menarik dengan tenor yang lebih panjang bahkan bila memungkinkan cicilan tanpa bunga.

"Intinya, kalau serius sebenarnya banyak solusi konstruktif yang dapat dilakukan," ujar dia.

Jadi, ajakan pemerintah untuk beralih ke kendaraan listrik sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari infrastruktur yang sedang digencarkan hingga pemberian subsidi dengan nilai yang cukup besar, yaitu Rp 7 juta.

Aturan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian No 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permenperin No 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai Roda Dua.

Baca juga:

Sony Honda Mobility Siapkan 3 Mobil Listrik Baru

Konsumen membutuhkan edukasi untuk beralih ke kendaraan listrik
Konsumen membutuhkan edukasi untuk beralih ke kendaraan listrik. Foto: Unsplash/Michael Marais

Kebijakan itu disambut positif oleh masyarakat yang berbondong-bondong memanfaatkan program tersebut dengan catatan penjualan motor listrik yang terus meningkat setiap tahunnya.

Kesadaran untuk menggunakan kendaraan listrik ini pun tampaknya bukan hanya sekadar mengejar program subsidi yang digelontorkan oleh pemerintah. Edukasi yang cukup matang turut menjadi pertimbangan para konsumen dalam bermigrasi ke kendaraan elektrik.

Jika hal itu dilakukan oleh para ASN, maka akan memberikan dampak dan contoh yang positif bagi masyarakat untuk beralih ke motor hingga mobil listrik.

"Kalau kebijakan setiap Pemprov untuk mendorong sukarela terpimpin dimulai dari imbauan untuk mendorong ASN beralih ke kendaraan bermotor listrik dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi tingkat polusi udara di wilayah DKI Jakarta, implementasinya hanya dan hanya akan berdampak drastis jika diteruskan dengan berbagai kebijakan insentif fiskal dan non fiskal," tegas dia.

Sebelumnya, Pemkot Jakarta Pusat mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menggunakan kendaraan elektrik guna meminimalisasi tingkat polusi yang tidak sehat.

Selain menggunakan motor listrik sebagai sarana transportasi untuk berkegiatan, para ASN juga diminta untuk menggunakan fasilitas umum jika memang tidak menggunakan kendaraan listrik dalam berkegiatan.

Menurut Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, apabila pengguna kendaraan listrik baik pribadi maupun umum semakin masif, maka bisa membantu menekan gas emisi. (*)

Baca juga:

Moeldoko Minta Produsen Motor Listrik Buat Baterai Anti Maling

#Kendaraan Listrik #Mobil Listrik #Motor Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Lifestyle
Changan Lumin dan Deepal S07 Mejeng di IIMS 2026, ini Spesifikasi dan Harganya
Changan Lumin dan Deepal S07 tampil di IIMS 2026. Keduanya debut dengan desain dan teknologi mumpuni.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Changan Lumin dan Deepal S07 Mejeng di IIMS 2026, ini Spesifikasi dan Harganya
Lifestyle
Hyundai dan Kia Patenkan Sistem 'NOS Listrik', Performa EV Siap-Siap Jadi Gila Tanpa Boros Baterai
Fokus pada jangkauan sering kali mengorbankan output performa, begitu pula sebaliknya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Hyundai dan Kia Patenkan Sistem 'NOS Listrik', Performa EV Siap-Siap Jadi Gila Tanpa Boros Baterai
Lifestyle
Mata Genit Changan Lumin Goda Pengunjung IIMS 2026, Cek Spesifikasi dan Harganya
Tak tanggung-tanggung, tujuh unit display dihadirkan selama pameran berlangsung hingga 15 Februari mendatang
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Mata Genit Changan Lumin Goda Pengunjung IIMS 2026, Cek Spesifikasi dan Harganya
Fun
Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Hadir dengan Baterai 61 kWh dan Fitur ADAS
Suzuki e Vitara resmi diperkenalkan di IIMS 2026 sebagai SUV listrik pertama Suzuki. Simak spesifikasi, fitur, baterai, dan harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Hadir dengan Baterai 61 kWh dan Fitur ADAS
Indonesia
Rantai Pasok EV Indonesia Bakal Makin 'Lokal Pride' Dengan Target TKDN Tembus 60 Persen Mulai Tahun 2027
Kebijakan pengetatan TKDN ini merupakan bagian dari roadmap besar pemerintah dalam membangun kedaulatan industri hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Rantai Pasok EV Indonesia Bakal Makin 'Lokal Pride' Dengan Target TKDN Tembus 60 Persen Mulai Tahun 2027
Lifestyle
Changan Unjuk Gigi di IIMS 2026, Bawa Teknologi Global dan Produksi Lokal
Changan kini melakukan debut perdananya di IIMS 2026. Changan Lumin dan Deepal S07 bisa dijajal di area test drive IIMS 2026.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Changan Unjuk Gigi di IIMS 2026, Bawa Teknologi Global dan Produksi Lokal
Indonesia
Insentif Mobil Listrik 2026 Masih Digodok, Harga Mobil Hybrid Siap Meluncur Murah atau Malah Makin Mahal?
Pemerintah merancang skema insentif yang lebih spesifik, mencakup segmen kendaraan, teknologi yang digunakan, hingga persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Insentif Mobil Listrik 2026 Masih Digodok, Harga Mobil Hybrid Siap Meluncur Murah atau Malah Makin Mahal?
Lifestyle
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Meskipun tergolong baru, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap merek ini sangat tinggi, terbukti dari angka pesanan awal yang sangat signifikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Indonesia
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
saat ini terjadi kekosongan regulasi setelah berakhirnya pembebasan bea masuk mobil listrik impor utuh (completely built up/CBU)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Bagikan