Transformasi Konsep Pendidikan dengan SDM Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 03 Agustus 2023
Transformasi Konsep Pendidikan dengan SDM Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045

Menuju Indonesia Emas 2045 menjadi hal yang utopis bila tidak dibarengi dengan program yang nyata. (freepik/rawpixels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGEMBANGAN diri menjadi hal yang penting dan signifikan bagi setiap individu. Pencapaian Indonesia Emas 2045 menjadi utopis bila tidak dibarengi dengan program yang nyata.

Itulah mengapa sektor sumber daya manusia saat ini dan yang akan datang dituntut untuk memiliki daya adaptasi yang tinggi dalam mengembangkan kapasitas diri serta penguasaan ragam kompetensi yang relevan. Berkembangnya seorang individu sudah selayaknya dicapai dengan cara bermakna dan membuahkan hasil berkelanjutan.

Baca Juga:

Strategi Hadapi Disrupsi Digital dari Shinta 'Bubu'

sdm
Head, Heart, Hand, Habit pada tahapan Exploration saling menguatkan agar memahami pengetahuan yang dipelajari dan memudahkan dirinya untuk menginternalisasi. (The New You Institute)

Ini menjadi kunci keberhasilan individu itu sendiri. Kamu dapat melihatnya dari proses internalisasi pengetahuan, beriterasi menjadi kebiasaan, dan menguat menjadi kompetensi.

Dengan melansir riset-riset terindeks jurnal internasional pada program doktoral People & Knowlege Management SBM ITB yang mengadaptasi framework Action Learning & Knowledge Creation, Dr. Zulfikar Alimuddin, Chairman The New You Institute terus mengembangkan proses belajar bermakna yang menjadi andalan dan fokus utama lembaga yang dipimpinnya sejak tahun 2012. Penerapan framework ini ia tularkan pada kelas diskusi Knowledge Management for Innovation yang diselenggarakan oleh MBA ITB Jakarta pada bulan Juli 2023.

Tak hanya bersiap menjemput Indonesia Emas 2045, pesatnya perubahan zaman membuat Dr. Zulfikar Alimuddin bersama tim merangkum tahapan belajar yang komprehensif, N.E.W Learning Journey. Ini menjadi suatu urutan yang padu mulai dari Need Analysis, Exploration, hingga bermuara pada tumbuhnya Wisdom.

Terdapat empat fase yang disebut dengan 4H (Head, Heart, Hand, Habit) pada tahapan Exploration. Keempatnya saling menguatkan bagi individu agar semakin memahami pengetahuan yang dipelajari dan memudahkan dirinya untuk menginternalisasi, hingga dengan mudah diimplementasikan, dan dapat memberi dampak bagi diri dan lingkungannya.

Sejalan dengan individu yang berhasil mengembangkan diri melalui proses belajar bermakna. Maka institusi tempat individu berkembang juga akan merasakan dampak baiknya. Sebab satu institusi yang ditopang oleh individu-individu hebat akan bertransformasi menuju capaian terbaik.

"Maka, secara linear atau bahkan eksponensial, mereka mampu membangun suatu peradaban bangsa. Bisnis berjalan dengan optimal, ekonomi berkembang, kualitas hidup terus meningkat, kompetensi SDM berkualitas dan berdayalah suatu bangsa," jelas visi Dr. Zulfikar Alimuddin dalam buku sesuai nama institusi ini.

Baca Juga:

Belajaraya 2023 jadi Kesempatan Belajar dari dan bagi Semua Pihak

sdm
Mengadaptasi framework Action Learning & Knowledge Creation pada kelas diskusi Knowledge Management for Innovation yang diselenggarakan oleh MBA ITB Jakarta. (The New You Institute)

Buku berjudul The New You Institute : Remapping Life (3 + 3 + 3 = I) adalah tonggak sejarah terpupuknya keberanian mengampu misi mulia mentransformasi bangsa. Buku ini berisikan racikan pola pikir (mindset) kepemimpinan diri seseorang dalam memetakan ulang hidupnya memaknai keadaan yang dirasakan dan memantik perluasan daya pikir inovatif dalam membangun solusi transformasi diri.

Seiring perjalanan institusi dari tahun 2012 hingga sekarang, pola pikir itu dimanifestasikan ke dalam 3 Pilar Kompetensi yaitu Leadership, Performance dan Innovation yang dijabarkan ke dalam berbagai program dengan pendekatan Training, Mentoring, Coaching dan Consulting (TMCC) melalui metode penyampaian N.E.W Learning Journey.

Dr. Zulfikar Alimuddin menyatakan, “The New You Institute sesungguhnya lahir dari keinginan saya untuk menjangkau khalayak yang lebih luas untuk membantu mereka menjadi The New You, seseorang yang dapat menorehkan keberadaanya di dunia ini lewat tindakan dan mendorong mereka untuk mencapai performa terbaik mereka.”

Ia percaya bahwa ketika seseorang telah berhasil meraih new perspective (cara pandang baru), new hope & motivation (harapan dan motivasi baru) dan new action & habit (tindakan dan kebiasaan baru). Maka sejatinya individu tersebut telah meraih dirinya yang baru. Dengan begitu, ketercapaian individu ini yang diharapkan menjadi cikal bakal bonus demografi di Indonesia menjadi kian produktif dan Indonesia Emas 2045 bukan hanya khayalan belaka.

Dr. Zulfikar Alimuddin menambahkan, bahwa untuk kedepannya akan terus mengembangkan metode pelatihan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman yang dinamis. Tidak hanya itu, bisnis pun akan dikembangkan dengan terjun langsung ke industri-industri lain untuk memperkaya khazanah pengetahuan (knowledge repository) di bidang pengembangan manusia dan pengelolaan pengetahuan (People & Knowledge Management).

Apa yang dikembangkan dan dijalankan The New You Institute saat ini adalah bagian dari langkah besar pembangunan pengetahuan bagi bangsa. Tidak hanya tumbuh besar secara bisnis dan kelembagaan namun juga berkembang meluaskan dampak bagi terciptanya transformasi bangsa. (DGS)

Baca Juga:

Indonesia Butuh Pendidikan Merdeka dan Berpusat pada Pembangunan Manusia

#Pendidikan #Inspirasi #Agustus Sebangsa Panjat Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Albanese menegaskan Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang semakin erat sebagai negara tetangga sekaligus sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
 Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Kasus tersebut sangat memilukan bagi seluruh pihak yang memiliki hati nurani
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Bagikan