Ramadan 2021
Tradisi Nyekar Setiap Tahun Sebelum Puasa Tradisi Nyekar menjelang bulan puasa merupakan kunjungan makam untuk membersihkan dan menaburkan bunga pada makam keluarga. (Foto: [email protected]_floristjakarta)

NYEKAR yang dilakukan sebelum puasa adalah tradisi tahunan mengunjungi makam keluarga dan sanak saudara, terutama di pulau Jawa. Tradisi ini terus dilakukan hingga sekarang sebelum puasa tiba. Biasanya nyekar tidak hanya menaburkan bunga saja. Namun juga membersihkan makam dan membacakan doa.

Nyekar diambail dari bahasa Jawa, sekar yang berarti kembang atau bunga. Sebelum pelaksanaan nyekar atau bisa dibilang ziarah ke makam, ketika memasuki ke area makam, masyarakat percaya untuk mengucap salam terlebih dahulu sebagai adab mendatangi makam. Ibarat orang ketika bertamu ke rumah orang lain dan mengucap salam dan disambut dengan baik oleh tuan rumah. Begitu pula jika memasuki area pemakaman.

Baca Juga:

Ibu-Ibu Penjual Takjil Dadakan, Pemadam Kelaparan Saat Ramadan

nyekar
Nyekar kegiatan yang mengingatkan manusia akan kembali pada keabadiaan. (Foto: [email protected])

Nyekar tentunya dimaknai dengan taburan bunga di makam sanak saudara atau kerabat dekat lainnya. Biasanya kegiatan ini juga meliputi membersihkan makam. Misalnya membersihkan dan merapihkan nisan dan rumput sekitar makam. Karena makam-makam di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga Yogyakarta dihiasi dengan batu makam yang besar layaknya nisan di Jakarta. Maka membersihkannya biasanya dengan menggunakan sikat terkadang malah menggunakan mesin polesan keramik bila batu makamnya terbuat dari marmer.

Setelah itu kemudian dilanjutkan dengan memberikan doa pada ahli kubur dan menaburkan bunga beraneka warna dan jenis. Selain itu, nyekar atau ziarah juga dapat menjadi peringatan bagi yang masih hidup untuk selalu mengingat bahwa kematian pasti akan dialami setiap orang, dan amal ibadahlah yang akan menemani di akhirat nanti.

Tradisi nyekar menurut beberapa pendapat, bisa dilakukan setiap saat, tidak perlu menunggu hari-hari tertentu untuk mengunjungi makam. Tetapi banyak masyarakat Indonesia nyekar sebelum bulan puasa tiba, sehingga menjadi semacam kebiasaan yang dilakukan setiap tahun yang kemudian menjadi tradisi.

Baca Juga:

Warga Sulbar Sambut Ramadan Lewat Pantunui Ku'Bur dan Situnu Solung

nyekar
Bunga tabur adalah elemen wajib dalam tradisi nyekar. (Foto: [email protected]_)

Nyekar hanya satu dari sekian banyak tradisi masyarakat Indonesia khususnya umat Islam menjelang bulan suci Ramadan. Selain nyekar makam keluarga dan saudara, sebagian umat Islam ada juga yang berziarah ke makam para Wali dan pemuka agama Islam lainnya.

Tradisi ini membuat pemakaman menjadi lebih ramai dibanding dengan hari-hari biasa. Peningkatan pengunjung makam bisa berlipat-lipat tergantung dari besarnya area pemakaman. Tradisi rutin setiap tahun ini juga menjadi mata pencaharian sementara bagi masyarakat sekitar makam.

Tradisi nyekar menjelang bulan puasa ini dimanfaatkan warga sekitar makam untuk menjual kebutuhan nyekar. Seperti bunga tabur atau jenis bunga lainnya seperti mawar, sedap malam atau yang lainnya. Tentunya ada pendampingnya seperti air mawar dalam botol. (rzk)

Baca Juga:

Tradisi Balimau, Mandi Jeruk Nipis Menyambut Ramadan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rivera Park Siap Raih Juara di API Award 2021
Travel
Rivera Park Siap Raih Juara di API Award 2021

Taman Wisata Rivera Park merupakan satu-satunya perwakilan dari kabupaten Tebo yang menjadi Nominator Juara API Award 2021.

Manisnya Rambut Nenek Negeri Aing
Kuliner
Manisnya Rambut Nenek Negeri Aing

Rambut nenek memutih tapi masih manis rasanya.

Asal-Usul Sakola Isteri, Sekolah Perempuan Pertama asal Bandung
Travel
Asal-Usul Sakola Isteri, Sekolah Perempuan Pertama asal Bandung

Didirikan pada 16 Januari 1904, sekolah itu berlokasi di Paseban Kulon Pendopo, Kabupaten Bandung.

Wajib Coba di Idul Adha, 4 Olahan Enak Daging Sapi
Indonesiaku
Wajib Coba di Idul Adha, 4 Olahan Enak Daging Sapi

Mulai dari sajian berkuah, berempah-rempah, hingga gurih.

Ditiadakan Gage di Lokasi Wisata Gunungkidul Khusus Bus Wisata
Travel
Ditiadakan Gage di Lokasi Wisata Gunungkidul Khusus Bus Wisata

Menghilangkan sistem ganjil-genap (gage) khusus bus pariwisata yang akan masuk ke objek wisata di wilayah ini.

Makan Jeroan Terlalu Sering Bisa Mengancam Kesehatan
Kuliner
Makan Jeroan Terlalu Sering Bisa Mengancam Kesehatan

Risiko terlalu banyak makan jeroan bisa membuatmu memiliki kolesterol tinggi

Masakan Padang Siapa yang Tidak Suka?
Kuliner
Masakan Padang Siapa yang Tidak Suka?

Rasa-rasanya bukan orang Indonesia jika belum mencicipi masakan Padang.

Siap-Siap, Indonesia Bakal Punya Jembatan Gantung Kaca
Travel
Siap-Siap, Indonesia Bakal Punya Jembatan Gantung Kaca

Jembatan gantung kaca pertama di Indonesia.

Kemenparekraf Kembangkan Wisata Halal di Indonesia
Travel
Kemenparekraf Kembangkan Wisata Halal di Indonesia

Indonesia sangat berpotensi memiliki destinasi wisata halal.