Ramadan 2021
Tradisi Balimau, Mandi Jeruk Nipis Menyambut Ramadan Diimbau untuk tidak melakukan Balimau di masa pandemi. (Foto: Instagram/indonesiahiddenheritage)

RAMADAN memang memberikan nilai dan kemeriahan tersendiri bagi umat Islam. Begitu banyak hikmah yang diperoleh di bulan suci ini, sangat wajar bila umat Islam menyambutya dengan suka ria. Berbagai bentuk kegiatan pun digelar untuk menyambut bulan suci, salah satunya tradisi Balimau dari Minangkabau, Sumatera Barat.

Menurut salah satu jurnal karya M. Ridwan Bukhari, Balimau sendiri berarti mandi menggunakan jeruk nipis, baik digunakan untuk pencuci rambut, kepala, atau badan. Secara etimologi, kata Limau sendiri diartikan sebagai jeruk. Biasanya juga dipadukan dengan rempah-rempah dari daun pandan dan bunga-bungaan. Setelah mandi, rempah-rempah tersebut akan ditaburkan ke tubuh.

Tradisi turun-temurun ini dipercaya masyarakat setempat sebagai peristiwa penyucian fisik, serta memperkuat rasa persaudaraan sesama umat muslim. Nah dalam menyambut Ramadan, tradisi Balimau juga dilakukan dengan maksud membersihkan hati dan tubuh, serta siap melaksanakan puasa.

Baca juga:

Megengan, Tradisi Khas Masyarakat Jawa Menyambut Bulan Suci Ramadan

Tradisi Balimau, Mandi Jeruk Nipis untuk Sambut Ramadan
Tradisi untuk membersihkan diri dalam menyambut Ramadan. (Foto: Instagram@fevyoktajhoandaaa)

Zaman dulu, masyarakat Minangkabau mandi menggunakan jeruk nipis sebagai pengganti sabun. Tradisi yang sudah ada sejak abad ke-19 ini awalnya sebuah ritual pada hari terakhir bulan Syaban ketika seseorang diharuskan mandi dengan limau. Setelah Balimau tersebut, barulah seseorang berniat untuk berpuasa Ramadan esok harinya.

Namun dalam perkembangannya, Balimau mengalami pergesaran nilai, terutama di kalangan anak muda. Pasalnya, Balimau lebih banyak dilakukan di tempat pemandian umum sehingga terjadi percampuran antara laki-laki dengan perempuan yang tidak muhrim. Hal ini dianggap melenceng dari tujuan semula dan melanggar nilai agama.

Kesempatan ini kerap kali dimanfaatkan remaja untuk jalan-jalan, bahkan mandi bersama pacar mereka. Untuk itu, masyarakat setempat hanya bisa berharap kepada pemerintah, tokoh masyarakat, dan orang tua untuk melarang anaknya yang masih remaja pergi mengikuti acara mandi Balimau.

Baca juga:

5 Tradisi Ramadan Unik dari Seluruh Dunia

Tradisi Balimau, Mandi Jeruk Nipis untuk Sambut Ramadan
Dianggap menghilangkan nilai kebudayaan di zaman modern ini. (Foto: Instagram@djoko_purwanto)

Di masa pandemi COVID-19 ini, pemerintah setempat mengkhawatirkan tradisi Balimau dapat menyebarkan virus dalam kerumunan. Oleh karena itu, disarankan agar umat muslim melakukan kegiatan positif di rumah masing-masing. Apabila imbauan tidak dilaksanakan, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas dengan membubarkan acara tersebut.

Terlepas dari sisi negatif tradisi Balimau, semua itu tergantung pada kesadaran diri masing-masing. Bagaimanapun juga, ini merupakan sebuah tradisi yang harus dilestarikan hingga masa depan. (and)

Baca juga:

Tradisi Sadranan Jelang Ramadan, Harga Bunga Tabur di Pasar Kembang Solo Meroket

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Destinasi Wisata Curug Seeng Tasikmalaya, Pesona Alam Tanah Sunda
Travel
Destinasi Wisata Curug Seeng Tasikmalaya, Pesona Alam Tanah Sunda

Curug Seeng yang menawarkan pesona alam Tasikmalaya.

Haul Sultan Agung, Kasunan Surakarta Adakan Upacara Adat Wilujengan
Tradisi
Haul Sultan Agung, Kasunan Surakarta Adakan Upacara Adat Wilujengan

Haul Sultan Agung dilakukan sebagai bentuk penghargaan akan sosok pendiri Kerajaan Mataram Islam.

Menparekraf harap Desa Wisata dapat jadi Lokomotif Kebangkitan Parekraf
Travel
Menparekraf harap Desa Wisata dapat jadi Lokomotif Kebangkitan Parekraf

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia.

Keren! Kini Berwisata ke Pulau Leebong Bisa dengan Helikopter
Travel
Keren! Kini Berwisata ke Pulau Leebong Bisa dengan Helikopter

Tiba di Pulau Leebong lebih praktis menggunakan helikopter.

Siropen Telasih Surabaya, Limun Tiga Generasi Terkenal hingga 'Negeri Kincir Angin'
Kuliner
Siropen Telasih Surabaya, Limun Tiga Generasi Terkenal hingga 'Negeri Kincir Angin'

Limun buatan Surabaya sejak 1923 ini tersohor di luar negeri.

Keragaman Budaya di Semangkuk Soto
Indonesiaku
Keragaman Budaya di Semangkuk Soto

Meski begitu, tak mudah menerka sejarah Soto. Membuat definisi soto pun tak kalah sulitnya

Kampanye Wisata untuk Provinsi Gangwon Korea Selatan
Travel
Kampanye Wisata untuk Provinsi Gangwon Korea Selatan

Kampanye ini juga mengajak lebih dari 2.000 tempat wisata di ...

Starter Pack Orang Indonesia Salah Kostum ke Pantai
Travel
Starter Pack Orang Indonesia Salah Kostum ke Pantai

Apa kamu pernah menjadi salah satunya?

Foto: Menyambung Nada di Tengah Pandemi
Tradisi
Foto: Menyambung Nada di Tengah Pandemi

Potret Nindra A.N saat difoto di rumahnya di Desa Pacelekang, Gowa, Sulsel, Kamis (04/08/2020).

Cegah Pemudik Masuk, Polda DIY Tutup Jalur Masuk diperbatasan DIY-Jateng
Travel
Cegah Pemudik Masuk, Polda DIY Tutup Jalur Masuk diperbatasan DIY-Jateng

Polisi mendirikan 10 pos penyekatan di jalur perbatasan di lima kabupaten/kota.