Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Bidik Transaksi USD 1,5 Miliar Peluncurkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition. (Foto: Humas Kemendag)

MerahPutih.com - Nilai transaksi gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 yang diikuti oleh 1.000 perusahaan serta bakal dihadiri 500 ribu pengunjung bisa mencapai USD 1,5 miliar atau naik dibanding tahun sebelumnya USD 1,5 miliar.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, salah satu produk yang menjadi andalan Indonesia adalah besi dan baja. Indonesia juga membidik masuknyai investasi sektor besi dan baja ke Indonesia melalui perhelatan TEI ke-36.

Ia berharap, dukungan dari semua kementerian/lembaga serta pihak-pihak terkait seperti Kamar Dagang dan Industri, asosiasi, pelaku usaha, dan jasa penyelenggara acara agar TEI tahun ini berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Miniatur Tanah Air Akan Jadi Magnet Gaet Investor di Expo 2020 Dubai

"Kami berharap penyelenggaraan TEI akan selalu menjadi agenda utama bagi seluruh buyer di mancanegara dalam mencari produk serta mitra bisnis yang tepat dan mampu berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan ekspor Indonesia, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menambahkan, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri perlu berperan aktif untuk meyakinkan buyer berkunjung ke TEI dan bertransaksi dengan para eksportir Indonesia.

Indonesia ingin menjadikan TEI 2021 ini sebagai momentum meraih peluang meningkatkan volume ekspor Indonesia di pasar internasional.

"Melalui inquiry yang tercatat, baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dapat memberikan rekomendasi produk- produk apa saja yang dibutuhkan buyer dan perlu ditampilkan dalam TEI,” kata Didi.

Promosi dan sosialisasi TEI 2021 ke negara-negara mitra juga dilakukan Kemendag melalui kolaborasi dan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk kantor perwakilan RI dan perwakilan perdagangan di luar negeri.

Selain itu, Kemendag bekerja sama dengan pihak terkait lainnya seperti investor, importir, distributor, pedagang grosir (wholesaler), pedagang ecer (retailer), agen pembelian, serta perwakilan perusahaan asing dan domestik di Indonesia.

Peluncuran TEI kali ini dihadiri 500 undangan baik secara luring maupun daring yang terdiri dari kementerian/lembaga terkait, asosiasi, pelaku usaha, pemerintah daerah, media, serta perwakilan perdagangan di seluruh dunia.

Pada acara ini juga dilaksanakan gelar wicara interaktif mengenai bagaimana meningkatkan ekspor melalui TEI Digital Edition.

Dirut BNI Royke Tumilaar menegaskan, BNI mengapresiasi Kemendag atas akan diselenggarakannya TEI Digital Edition 2021. BNI siap mendukung melalui program Xpora sebagai one stop shopping solution hub yang mengakomodasi pelaku ekspor dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk Go Productive, Go Digital, dan Go Global.

Waketum Kadin Bidang Perdagangan Juan Permata Adoe menyampaikan, Kadin menyambut gembira pelaksanaan TEI Digital Edition karena acara ini merupakan salah satu terobosan dalam keadaan pandemi.

"Kita dituntut melakukan akselerasi serta adaptasi digitalisasi pada dunia usaha dan ini sangat membantu para pelaku usaha untuk menerobos pasar-pasar di luar negeri,” terang Juan.

Peluncurkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition. (Foto: Humas Kemendag)
Peluncurkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Digital Edition. (Foto: Humas Kemendag)

TEI 2021 menyajikan konsep katalog digital yang memberikan keleluasaan bagi peserta maupun pengunjung untuk menampilkan dan mengekplorasi informasi berbagai produk unggulan Indonesia. Produk dan jasa unggulan Indonesia yang akan ditampilkan terbagi dalam delapan kategori, yaitu manufactured product, digital lifestyle & services, medical & healthcare, renewable energy, food & beverage products, living comfort & amenities, fashion & beauty products, dan halal product.

Selain pameran, TEI kali ini akan menyuguhkan berbagai kegiatan seperti forum perdagangan, penjajakan kesepakatan dagang (business matching) dan misi pembelian, seminar, serta konseling bisnis.

Hal yang berbeda pada penyelenggaraan forum perdagangan tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah akan dihadirkannya Menteri Perdagangan negara sahabat seperti Singapura dan Filipina, Direktur Jenderal WTO, dan juga Managing Director World Bank serta akan diselenggarakannya pula Halal Trade Forum. Selain itu, akan digelar pula penganugerahan Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta.

"Pameran yang dikemas secara digital ini merupakan salah satu upaya dan bukti komitmen Kemendag menghidupkan kembali perdagangan global. Selain itu, pameran ini juga menjadi terobosan bagi pelaku usaha Indonesia untuk memanfaatkan peluang agar tidak kehilangan momentum percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi covid-19," jelas Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (Asp)

Baca Juga:

Mendag Optimistis Trade Expo 2020 Dapat Tingkatkan Ekspor Produk Indonesia

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG Catat 75 Kali Gempa Susulan NTT, Guncangan Terbesar Magnitudo 6,8
Indonesia
BMKG Catat 75 Kali Gempa Susulan NTT, Guncangan Terbesar Magnitudo 6,8

Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 mengguncang Laut Flores pada Selasa (14/12), pukul 10.20 WIB.

Respons Polda Metro Digugat Mantan Kapolsek Kebayoran Baru
Indonesia
Respons Polda Metro Digugat Mantan Kapolsek Kebayoran Baru

Pemberhentian itu diketahui sudah melalui hasil sidang etik pada awal 2020 silam di Polda Metro Jaya

[HOAKS atau FAKTA]: BRI Tagih Nasabahnya Rp 150 Ribu Per Bulan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BRI Tagih Nasabahnya Rp 150 Ribu Per Bulan

Beredar sebuah surat mengatasnamakan BRI yang berisi pemberitahuan bahwa BRI melakukan perubahan skema tarif transaksi dari Rp 6.500 per bulan menjadi Rp 150 ribu per bulan.

Terganggu Suara Klub-Klub Malam, Warga Canggu Bali Kirim Petisi kepada Presiden
Indonesia
Terganggu Suara Klub-Klub Malam, Warga Canggu Bali Kirim Petisi kepada Presiden

Masyarakat dan warga asing di Canggu mengirim surat terbuka dan petisi bertajuk "End Extreme Noise in Canggu" kepada Presiden Joko Widodo dan sejumlah tokoh.

Luhut Khawatir Kasus COVID-19 Naik Pascamudik Lebaran
Indonesia
Luhut Khawatir Kasus COVID-19 Naik Pascamudik Lebaran

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut mudik tahun ini berjalan sukses. Namun, Luhut meminta masyarakat tidak jemawa. Sebab, angka COVID-19 bisa saja melonjak pascamudik Idul Fitri.

Seluruh Daerah Berlakukan PPKM Level 1, Kegiatan 17 Agustusan Harus Perhatikan Prokes
Indonesia
Seluruh Daerah Berlakukan PPKM Level 1, Kegiatan 17 Agustusan Harus Perhatikan Prokes

Penetapan Level 1 di seluruh Indonesia tentunya juga berdasarkan pertimbangan dari para pakar dengan mempertimbangkan kondisi faktual di lapangan.

[HOAKS atau FAKTA]: Ferdy Sambo Ngamuk Sidang Pemecatan Tak Hormat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ferdy Sambo Ngamuk Sidang Pemecatan Tak Hormat

Beredar informasi berupa sebuah unggahan video di media sosial Facebook dengan narasi yang menyebut bahwa Ferdy Sambo mengamuk saat menjalani persidangan karena dipecat dengan tidak hormat.

FAPI Dukung Upaya Ketua DPD Kembalikan UUD 1945 Naskah Asli
Indonesia
FAPI Dukung Upaya Ketua DPD Kembalikan UUD 1945 Naskah Asli

Pengurus Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (FAPI) menemui Ketua DPD La Nyalla Mattalitti di Ruang Kerja Ketua DPD RI.

Gus Muhaimin Fest The Next 2024 Bakal Digelar di Jabar
Indonesia
Gus Muhaimin Fest The Next 2024 Bakal Digelar di Jabar

Gus Muhaimin Fest The Next 2024 ini akan dihadiri puluhan ribu simpatisan, masyarakat, dan relawan Gus Muhaimin dari 27 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

Kementan Bentuk Direktorat Khusus untuk Perkuat Penanganan Sawit
Indonesia
Kementan Bentuk Direktorat Khusus untuk Perkuat Penanganan Sawit

Kementerian Pertanian memperkuat penanganan komoditas kelapa sawit sebagai salah satu komoditas strategis yang menjadi penopang perekonomian nasional guna menghadapi tantangan global dengan membentuk direktorat khusus kelapa sawit pada Direktorat Jenderal Perkebunan.