TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel

Ilustrasi - Sejumlah sampah menumpuk di bahu jalan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan kesiapan membantu Provinsi Banten dalam menangani persoalan sampah, khususnya di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) yang belakangan mengalami penumpukan sampah di sejumlah titik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemprov DKI menawarkan bantuan berupa kendaraan pengangkut sampah untuk membantu proses distribusi dan pengelolaan sampah di Tangsel.

“Saya membayangkan kalau memang problemnya adalah transportasi. Tentunya Jakarta kan punya alat transportasi yang bisa digunakan,” kata Pramono saat konferensi pers bersama Gubernur Banten Andra Soni di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).

Namun demikian, Pramono menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak mencakup lokasi pembuangan sampah. Menurutnya, urusan tempat pembuangan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Karena mengenai pembuangannya, tentunya sepenuhnya kewenangan dari Tangerang Selatan,” ucapnya.

Baca juga:

Pemkot Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah, Menumpuk di Jalan

Dalam konteks ini, Pemprov DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan kendaraan operasional, selama hal tersebut dapat membantu mempercepat penanganan masalah sampah di wilayah tetangga.

Anggota DPR RI empat periode tersebut menuturkan bahwa kolaborasi antardaerah perlu diperkuat agar berbagai persoalan lintas wilayah dapat diselesaikan secara lebih efektif.

“Jadi intinya begini, kami ingin saling mengisi, termasuk persoalan yang tadi saya juga sampaikan,” pungkas Pramono.

Baca juga:

Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang

Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan penumpukan sampah di sejumlah kawasan Tangerang Selatan yang dinilai mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga.

Penumpukan sampah tersebut terjadi lantaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang di Tangerang Selatan telah mengalami kelebihan kapasitas (overload) dan tidak lagi mampu menerima sampah baru.

Sebagai solusi sementara, sampah dari wilayah Tangerang Selatan kini akan dialihkan ke Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong di Kota Serang.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengakui bahwa TPA Cipeucang memang sudah tidak mampu menampung volume sampah harian dari wilayahnya.

“Faktanya, TPA Cipeucang memang sudah tidak akan mampu lagi menampung sampah dari Tangerang Selatan. Walaupun kita memiliki landfill 3 dan 4 seluas 8.000 meter, itu diperuntukkan bagi MRF (Material Recovery Facility),” ujar Benyamin, Selasa (3/2). (Asp)

#Sampah #Pemprov DKI Jakarta #Tangerang Selatan Banten #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 45 menit lalu
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 35 menit lalu
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Ada Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Ledakan hebat terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan. Sebanyak 8 orang dilarikan ke rumah sakit.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Ada Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Bagikan