Toto Wolff Turun Takhta, Nasib Lewis Hamilton tidak Jelas (Foto: esquireme)

LEWIS Hamilton sedang melakukan pembicaraan mendalam dengan pihak Mercedes mengenai perpanjangan kontrak yang menguntungkan. Namun, rencana itu sepertinya tak akan terealisasi setelah bos Toto Wolff dilaporkan akan mengundurkan diri.

Sejak Wolff mengambil alih sebagai kepala tim Mercedes pada 2013, 'Silver Arrows' telah memenangi enam kejuaraan ganda berturut-turut yang mengakhiri dominasi Red Bull.

Baca juga:

F1 Batal Digelar Akibat Virus Corona, Para Pembalap Balapan Online di Game

1
Berupaya membantu Lewis melampaui rekor Michael Schumacher.(Foto: axatalracing)

Pria berusia 48 tahun itu diperkirakan akan tetap bertanggung jawab atas konstruktor Jerman itu saat mereka berupaya membantu Hamilton melampaui catatan Michael Schumacher.

Namun, rencana itu mungkin akan tergelincir karena Auto Bild mengklaim Wolff akan mundur dari posisinya ketika kontraknya berakhir pada akhir tahun.

Pria asal Austria itu memiliki 30% saham tim Mercedes F-1. Daimler ialah pemegang saham mayoritas dengan 70%.

Baca juga:

Lewis Hamilton akan ke Ferrari di tahun 2021?

2
Toto memiliki saham di Mercedes F1 (Foto: formula1)

Auto Bild menambahkan bahwa Wolff bisa terlihat mengambil peran pengawasan dengan membeli lebih banyak saham bersama sahabat baiknya, Lawrence Stroll. Ia merupakan investor di Aston Martin, yang akan mengambil alih dari Racing Point pada 2021.

Hamilton sebelumnya mengisyaratkan bahwa ia bisa mengandalkan masa depannya bersama Mercedes di bawah kepemimpinan Wolff.

Awal tahun ini, Wolff mengisyaratkan ia bisa saja meninggalkan jabatannya di akhir tahun. "Kontrak saya dengan Mercedes berjalan hingga akhir 2020 dan kami masih dalam diskusi positif tentang apa yang ingin kami lakukan bersama," katanya.

Ia menyebut semua itu telah dikesampingkan karena COVID-19. Selain itu, Wolff mengatakan mereka semua memiliki masalah yang lebih besar untuk dipecahkan sekarang, yaitu masalah manusia di perusahaan.

Namun, ia agak terkejut dengan perubahan yang terjadi selama musim dingin. "Ini juga ada hubungannya dengan keputusanku tentang apa yang harus dilakukan pada 2020 dan selanjutnya," tuturnya.

Pembaruan terkini akan menimbulkan keraguan besar atas masa depan Hamilton walaupun opsi yang dimiliki juara dunia enam kali itu terbatas.

Pembalap berusia 35 tahun itu telah tergoda prospek bergabung dengan Ferrari. Namun, tim Italia itu nampaknya sudah memilah susunan pembalap mereka untuk balapan musim depan.

Sebastian Vettel diatur untuk pergi dengan Carlos Sainz bergabung dari McLaren ke mitra Charles Leclerc. Mungkin ada lowongan di Red Bull karena kursi Alex Albon belum dikonfirmasi.

Namun, mengemudi bersama Max Verstappen bisa memicu percikan karena keduanya sempat bersinggungan di musim lalu. (lgi)

Baca juga:

Berapa harga Jam Tangan Atlet Pro? Termurah Satu Miliar Rupiah

Kredit : leonard


Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH