Toshiba Pamit dari Industri Komputer dan Laptop Toshiba resmi mundur dari dunia laptop (Foto Toshiba India)

SELAMA 35 tahun, Toshiba telah dikenal sebagai brand produsen teknologi komputer. Namun, di 2020, Toshiba resmi menutup divisi laptop. Ada apa?

Ternyata 80% lebih saham Toshiba divisi laptop telah diambil alih Sharp. Mereka mengubah nama brand itu menjadi Dynabook.

BACA JUGA:

Apple Store di Beijing Manfaatkan Tenaga Surya

Dilansir laman The Verge, Sharp telah mengincar brand Toshiba divisi laptop tersebut sejak Juni lalu. Sharp sudah memegang 19,1% dari saham Toshiba sebelum mengambil semua saham milik Toshiba. "Kesimpulan dari pindah pihak ini, kami telah memberi kuasa penuh kepada Sharp atas brand Dynabook ini," demikian diungkapkan Toshiba pada situs resmi mereka.

Jika melihat sejarahnya, Toshiba telah mencetuskan laptop mutakhir pertama mereka pada 1985 dengan produk Toshiba T1100. Untuk ukuran tahun tersebut, Toshiba telah memamerkan teknologi canggih. Laptop yang mereka produksi menggunakan baterai yang bisa diisi daya, slot disket 3.5 inci, dan memori berkapasitas 256 kilobyte. Kapasitas itu termasuk besar pada masanya. Meski demikian, harga yang ditawarkan sangat mahal, yakni di sekitaran Rp30 juta.

Kamu yang pernah berkecimpung di dunia teknologi komputer pernah merasakan betapa dominannya brand Toshiba di awal 2000-an. Toshiba memiliki varian laptop untuk pemakaian sehari-hari, desktop replacement, laptop dengan beban yang ringan, untuk keperluan bisnis, hingga entertainment. Tinggal pilih saja sesuai bujet kamu

Sayang sekali, karena persaingan pasar yang begitu ketat dengan adanya brand lain seperti Asus, Acer, dan HP, penjualan laptop Toshiba semakin menurun. Analisis di Reuters menyebut Toshiba mengalami penurunan penjualan komputer. Dari 17,7 juta komputer di 2011, jadi hanya 1,4 juta di 2017.

Padahal jika menilik produk laptop Toshiba yang telah rilis dalam beberapa tahun terakhir ini, mereka masih bisa bersaing. Namun, Toshiba memilih berfokus akan divisi lain di 2020 ini. (dnz)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH