Tolak Vaksin COVID-19, Warga Bogor Bakal Dihentikan Bantuan Sosialnya Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Merahputih.com - Bupati Bogor, Ade Yasin menerbitkan Instruksi Bupati yang melarang warga belum divaksin COVID-19 untuk menerima bantuan sosial (bansos).

Keputusan itu tertuang lewat Instruksi Bupati Bogor Nomor 4431/1154/dinsos/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Vaksin COVID-19 terhadap Penerima Jaminan Sosial dan Bantuan Sosial. Inbup yang ditujukan kepada seluruh camat itu, merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2021 Pasal 13A ayat 4.

"Bagi warga yang belum melaksanakan vaksinasi COVID-19, maka ditunda jaminan sosial dan bantuan sosialnya," demikian bunyi keputusan Inbup yang diteken 29 Oktober itu.

Baca Juga:

Begini Dana Yang Digelontorkan Pemerintah Tekan Angka Kemiskinan di 2022

Selain menunda jaminan sosial dan bansos bagi warga yang belum divaksin, Inbup tersebut juga mengatur sanksi berupa penghentian jaminan sosial dan bansos bagi warga yang menolak vaksinasi COVID-19.

"Bagi warga yang menolak vaksinasi COVID-19, maka dihentikan jaminan sosial ban bantuan sosialnya".

Namun, sanksi tersebut dikecualikan bagi warga yang tidak divaksinasi karena alasan medis, seperti sakit dan tidak memenuhi kriteria penerima vaksin. Kelompok tersebut harus membuktikan dengan surat keterangan dari puskesmas, klinik, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan lain.

Tentu saja dengan dinyatakan surat keterangan dari puskesmas, klinik, dokter praktik, dan fasilitas kesehatan lain.

Penyaluran bantuan sosial. (Foto: Antara)

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor menyampaikan, wilayahnya masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, karena perkembangan vaksinasi lansia belum mencapai angka 40 persen.

"Walaupun capaian vaksinasi lebih dari 50 persen, tapi vaksinasi lansia di bawah 40 persen. Sedangkan syarat turun ke Level 2 harus 50 persen vaksinasi dan 40 persen vaksinasi lansia," kata Adr Yasin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/11).

Berdasarkan data terbaru pada 2 November 2021, vaksinasi dosis pertama bagi lansia di Kabupaten Bogor sebesar 33,68 persen atau 93.506 orang dari target 277.614 sasaran. Sedangkan dosis kedua baru 58.341 orang atau 21,02 persen dari target.

Pada periode yang sama, vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bogor sebesar 50,54 persen atau 2.135.630 orang dari target 4.225.790 sasaran.

Sedangkan dosis kedua mencapai 1.404.320 orang (33,23 persen) dari target. Ade menyebutkan, banyaknya penduduk di Kabupaten Bogor menjadi salah satu kendala pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga:

Jawa Jadi Kunci Penurunan Kemiskinan di Indonesia

Pasalnya, jumlah penduduk di Kabupaten Bogor tercatat paling banyak jika dibandingkan dengan kota/kabupaten lain di Indonesia. Diperkirakan jumlah penduduk Kabupaten Bogor 5,4 juta jiwa.

Kendala lainnya adalah Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas dengan 40 kecamatan. Sehingga Satgas Penanganan COVID-19 kesulitan menjangkau lokasi-lokasi di pelosok.

Oleh karena itu, kata Ade, harus berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI-Polri untuk melakukan jemput bola pada pelaksanaan vaksinasi di wilayah pelosok. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bus TransJakarta Terlibat Kecelakaan Lagi, Pengamat Nilai Buruknya Sistem Manajerial
Indonesia
AHY Klaim Zaman SBY Lebih Baik, Hasto: Ketua DPC PDIP Saja yang Jawab
Indonesia
AHY Klaim Zaman SBY Lebih Baik, Hasto: Ketua DPC PDIP Saja yang Jawab

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto enggan menjawab klaim Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kondisi masyarakat lebih baik di bawah kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Persija Tak Ikut Turnamen di IYC 2021, PSI: Seperti Ngekos di Rumah Sendiri
Indonesia
Persija Tak Ikut Turnamen di IYC 2021, PSI: Seperti Ngekos di Rumah Sendiri

"Kalau memang komitmennya JIS untuk Persija dan Jakmania, disahkan dulu stadion ini jadi kandang kita, bikin dulu kantor sekretariat The Jak, hiasi stadion dengan atribut Persija, baru terima tamu. Kalo kayak sekarang kan Persija seperti cuma dianggap anak kos, bukan tuan rumah," papar Anggara.

Perayaan Juara Liga 2, Kaesang Ajak Sang Kekasih
Indonesia
Perayaan Juara Liga 2, Kaesang Ajak Sang Kekasih

Direktur Utama PT Persis Solo Saestu (PSS), Kaesang Pangarep mengatakan, situasi pandemi tidak memungkinkan menggelar arak-arakan Piala Liga 2.

Diaspora Indonesia Gugat Presidential Threshold ke MK
Indonesia
Diaspora Indonesia Gugat Presidential Threshold ke MK

Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menerima gugatan aturan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) atau agar diturunkan dari sebesar 20 persen menjadi 0 persen.

Mampu Hadapi Badai Resesi, Indonesia Lebih Baik dari Malaysia dan Singapura
Indonesia
Mampu Hadapi Badai Resesi, Indonesia Lebih Baik dari Malaysia dan Singapura

Pandemi COVID-19 telah menghantam sendi kehidupan masyarakat yang juga berimbas pada sektor perekonomian.

Divonis Bersalah, Ferdinand Hutahaean Disebut Tak Berikan Contoh Baik sebagai Publik Figur
Indonesia
Divonis Bersalah, Ferdinand Hutahaean Disebut Tak Berikan Contoh Baik sebagai Publik Figur

Ferdinand dinyatakan bersalah menyiarkan kebohongan dan menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

[HOAKS atau FAKTA]: Bus Relawan Anies Terperosok ke Semak-semak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bus Relawan Anies Terperosok ke Semak-semak

Akun Twitter bernama MurtadhaOne1 mengunggah gambar sebuah bus yang terperosok ke semak-semak.

Guru Besar UI Tanggapi Rencana Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina
Indonesia
Guru Besar UI Tanggapi Rencana Mogok Kerja Serikat Pekerja Pertamina

Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan Universitas Indonesia (UI) Aloysius Uwiyono mengatakan serikat pekerja tidak seharusnya hanya mengajukan tuntutan secara agresif, tetapi juga sebaiknya membuka diri terkait dengan segala upaya penyelesaian yang telah ditempuh oleh perusahaan pelat merah itu.

Kapolri-Panglima TNI Pastikan Strategi Pengamanan KTT G20 Sudah Matang
Indonesia
Kapolri-Panglima TNI Pastikan Strategi Pengamanan KTT G20 Sudah Matang

Pengamanan jelang Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 terus diperkuat.