Tolak Mentah-Mentah Usulan PAN Bentuk Pansus Wagub, Gerindra: Jangan Asal Ngomong Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M. Taufik (MP/Asropih)

Merahputih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M. Taufik meminta kepada Zita Anjani dari PAN untuk tidak asal berbicara mengenai usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI.

Taufik pun menyarankan Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi PAN itu agat mempelajari aturan dan mekanisme kedewanan di Dewan Parlemen Kebon Sirih.

Baca Juga:

Riza Patria Klaim Sudah Kantongi 66 Suara, Bang Ancah: Ingat Kapal Titanic Ga?

Menurut dia, tak ada Pansus pun tak masalah dalam pemilihan pengganti Sandiaga Uno. Sebab pengesahan tata tertib (Tatib) pemilihan Wagub bisa digelar dalam rapat paripurna yang anggota dari wakil rakyat DKI.

Politikus Gerindra M Taufik tolak usulan pembentukan Pansus Wagub
Politikus Gerindra M Taufik tolak usulan pembentukan Pansus Wagub (MP/Asropih)

"Nah ini makanya mekanisme kedewanan dipahami dulu. Jangan asal ngomong," kata Taufik saat ditemui di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini mengaku aneh dengan saran putri Zulkifli Hasan (Zulhas) itu yang tak percaya anggota DPRD dalam pemilihan DKI 2.

"Pansus itu tugasnya mengantarkan pada pimpinan, selesai lah disitu tugas pansus. siapa yang mengesahkan? Paripurna, lewat apa? Tahapannya lewat rapimgab. Di rapimgab boleh dibahas lagi mana yang kurang. itu mekanismenya," paparnya.

Setelah tatib wagub disahkan di paripurna, lanjut Taufik, DPRD DKI membentuk panitia pemilihan (panlih) wagub kemudian buat badan musyawarah (bamus) untuk gelar rapat paripurna pemilihan pendamping Anies Baswedan.

Taufik pun menargetkan, nama pengganti Sandiaga Uno sudah ditetapkan sebelum bulan Maret 2020 mensatang. Adapun ada dua nama wagub DKI yakni Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS.

"Target kita sih ya Februari mestinya selesai," tutupnya.

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani mendesak untuk membentuk kembali pansus untuk membahas tatib pemilihan cawagub DKI.

Baca Juga:

Cawagub DKI Riza Patria Kembali Safari Politik ke Fraksi DPRD

Karena Zita beralasan, pansus periode DPRD sebelumya 2014-2019 belum menyelesaikan tugas pembuatan tatib pemilihan calon pendamping Gubernur Anies.

"Yang periode lama itu enggak selesai, maka perlu dibuat pansus untuk disahkan tatib. Enggak bisa dong pakai hasil dewan yang lama," ujar Zita saat dikonfirmasi, Kamis (6/2).(Asp)

Baca Juga:

Riza Patria Dapat Tiket Dukungan Jadi Wagub DKI dari Fraksi PAN

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH