Tol Trans Jawa Jadi Biang Kerok Penurunan Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah mencatat adanya penurunan jumlah penumpang sebanyak 27 persen saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu terjadi akibat adanya Jalan Tol Trans-Jawa.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman, mengungkapkan dibandingkan dengan Nataru tahun lalu jumlah pemumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo turun 27 persen. Pada periode Nataru 2020 yang dilaksanakan mulai tanggal 19 Desember 2019-6 Januari 2020, jumlah penumpang sebanyak 96.476 orang. Sedangkan pada periode sama tahun 2018 tercatat jumlah penumpang mencapai 127.394 orang.

Baca Juga:

Resmikan KA Bandara di Solo, Menhub Budi Karya Sebut Borobudur Faktor Utamanya

"Kami menganalisis faktor yang memberikan kontribusi pada penurunan jumlah penumpang adanya jalan tol Trans-Jawa," ujar Usman kepada merahputih.com di Solo, Selasa, (7/1).

Kesibukan para penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo
Kesibukan para penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo (MP/Ismail)

Penyebab lainnya, lanjut dia, karena jadwal libur dan masuk anak sekolah maupun pekerja tidak seragam. Sedangkan dari pengajuan extra flight yang direncanakan ada 24 penerbangan, hanya terealisasi enam penerbangan atau hanya terealisasi 25 persennya.

"Sepanjang tahun 2019 kami juga mencatat terjadi penurunan jumlah penerbangan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu dari 938 penerbangan turun menjadi 735 penerbangan atau turun 22 persen," kata dia.

Pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo
Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ia menjelaskan saat ini jumlah penumpang setiap hari yang berangkat maupun datang melalui Bandara Adi Soemarmo sekitar 4.500. Angka ini jauh jika dibandingkan dengan saat harga tiket pesawat masih murah, jumlah penumpang di Bandara Adi Soemarmo bisa sampai 8.000 orang/hari.

Baca Juga:

KA Bandara Adi Soemarmo Beroperasi Akhir Tahun, Menhub Tetapkan Tarif Rp10.000-Rp15.000

"Ya untuk cargo juga mengalami penurunan. Sebelumnya bisa melakukan pengiriman hingga 336.863 barang, saat ini hanya 224.165 barang atau turun 33 persen dari 2018 ke 2019," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

KA Bandara Solo Selesai Dibangun Akan Diresmikan Jokowi Saat Libur Natal



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH