Tokoh buruh Muchtar Pakpahan Tutup Usia Akibat Kanker Muchtar Pakpahan. Foto: Dok. Muchtarpakpahan.com

MerahPutih.com - Tokoh buruh Muchtar Pakpahan meninggal dunia akibat penyakit kanker dalam usia 67 tahun pada Minggu (21/3) sekitar pukul 22.30 WIB di RS Siloam Semanggi, Jakarta Pusat.

"Benar, meninggal di RS Siloam Semanggi sekitar pukul 23.00 WIB," kata Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar ketika dikonfirmasi, Senin (22/3).

Baca Juga

Gelar Aksi di Tengah Pandemi, Pentolan Buruh ini Dipanggil Polisi

Sebelum berpulang, kata dia, Muchtar sempat menjalani perawatan di Penang, Malaysia. Ia kemudian pulang ke Indonesia dalam kondisi sehat beberapa waktu sesudahnya.

Namun, diungkapkan Timboel, belakangan penyakitnya kambuh. Sehingga Muchtar harus kembali menjalani perawatan di rumah sakit hingga akhirnya berpulang ke Sang Khalik.

Muchtar Pakpahan
Muchtar Pakpahan

Muchtar Pakpahan lahir di Bah Jambi II, Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara, 21 Desember 1953. Muchtar adalah tokoh buruh yang mendirikan serikat buruh independen pertama di Indonesia.

Muchtar sempat pemimpin Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) pada 1992-2003, lalu menjadi ketua umum DPP Partai Buruh 2003-2010, dan sejak 2012 hingga akhir hayatnya kembali memimpin SBSI. (Pon)

Baca Juga

Buruh Nekat Demo saat Pandemi COVID-19, Polisi Berikan Peringatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolda Metro Pastikan Segera Tangkap Rizieq Shihab
Indonesia
Kapolda Metro Pastikan Segera Tangkap Rizieq Shihab

"Terhadap para tersangka, penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan," kata Fadil

Anies Belum Temukan Pelanggaran Prokes di Mal
Indonesia
Anies Belum Temukan Pelanggaran Prokes di Mal

pemerintah pusat memperbolehkan pusat perbelanjaan dibuka kembali. Aturan itu mulai berlaku ketika perpanjangan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, dari 10 hingga 16 Agustus 2021.

[Hoaks atau Fakta]: Kadaluarsa 25 Maret, Vaksin Sinovac Dibuat Sebelum Pandemi
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kadaluarsa 25 Maret, Vaksin Sinovac Dibuat Sebelum Pandemi

Vaksin CoronaVac yang memiliki masa kadaluwarsa 2 tahun dan akan berakhir 25 Maret 2021 nanti, artinya bukan vaksin dibuat 2 tahun lalu pada 25 Maret 2019.

Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma
Indonesia
Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma

Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk saling berbagi dengan sesama.

5 Ribu Kendaraan Diputarbalik Saat Masuk dan Keluar dari Jawa Barat
Indonesia
5 Ribu Kendaraan Diputarbalik Saat Masuk dan Keluar dari Jawa Barat

Sudah ada yang memerintah, enggak usah keluar.Enggak usah mudik

Selain 200 Nakes Positif, RSHS Kehabisan Obat Actemra untuk Pasien COVID-19
Indonesia
Selain 200 Nakes Positif, RSHS Kehabisan Obat Actemra untuk Pasien COVID-19

Melonjaknya kasus COVID-19 membuat jenis obat tertentu untuk terapi pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RHSS) Bandung kehabisan alias kosong

Kubu Denny Indrayana Sebut Putusan DKPP soal Bawaslu Kalsel Aneh
Indonesia
Kubu Denny Indrayana Sebut Putusan DKPP soal Bawaslu Kalsel Aneh

"Sesuatu yang tentu sangat aneh, ada apa dengan DKPP," jelasnya

Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda
Indonesia
Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengakui masih banyak warga ibu kota yang belum sadar berlalu lintas di Flyover Tapal Kuda, Jakarta Selatan dengan melawan arus.

Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 125 Ribu orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 125 Ribu orang

1.025 pasien dirujuk ke rumah sakit lain

Gubernur Banten Kaji Kembali Sekolah Tatap Muka Januari
Indonesia
Gubernur Banten Kaji Kembali Sekolah Tatap Muka Januari

Banten mengkaji kembali rencana pembukaan KBM secara tatap muka untuk SMA/SMK yang akan dilaksanakan mulai awal Januari 2021.