Tokocrypto Ungkap Alasan Bullish Bagi Bitcoin di Desember

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 06 Desember 2023
Tokocrypto Ungkap Alasan Bullish Bagi Bitcoin di Desember
Pola ini yang diharapkan akan terulang pada 2023. (Unsplash/Dmitry Demidko)

MENJELANG akhir tahun, para pelaku pasar kripto akan memantau dengan cermat pola historis yang menunjukkan bahwa Desember bisa menjadi bulan bullish bagi Bitcoin (BTC).

Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur, melihat ada kemungkinan besar Bitcoin akan melanjutkan lintasan kenaikannya pada bulan Desember. Setelah menutup Oktober dengan kenaikan 28,5 persen dan diproyeksikan berakhir pada November dengan kenaikan 7,18 persen.

Baca Juga:

Bitcoin jadi Pilihan Investasi Terbaik di 2024?

Tokocrypto Ungkap Alasan Bullish Bagi Bitcoin di Desember
Bitcoin sedang memasuki periode musiman yang positif. (Unsplash/Andre Francois McKenzie)

"Menganalisis musiman BTC, menjadi jelas bahwa jika bulan Oktober dan November ditutup dengan positif. Maka bulan Desember cenderung mengikutinya. Tren ini bukanlah hal baru. Karena data historis menunjukkan pola serupa selama satu dekade terakhir," kata Fyqieh, dalam siaran pers yang diterima, beberapa waktu lalu.

Fyqieh menjelaskan, pada 2015 setelah penutupan bulan Oktober dan November dengan positif 33,1 persen dan 19,8 persen, BTC melonjak sebesar 14,1 persen pada Desember. Pada 2016 dan 2017 menunjukkan peningkatan yang lebih luar biasa, dengan imbal hasil positif di bulan Desember masing-masing sebesar 29,2 persen dan 38,8 persen.

Sementara pada 2020, setelah kenaikan Oktober dan November sebesar 28,1 persen dan 42,9 persen. BTC melonjak sebesar 47,8 persen pada Desember. Hal ini menunjukkan tren historis yang konsisten. Pola ini yang diharapkan akan terulang pada 2023.

Secara statistik, kuartal terakhir tahun ini telah terbukti menjadi salah satu kuartal yang paling menguntungkan bagi pasar kripto. Saat ini, kuartal IV tahun 2023 telah berakhir dengan kenaikan sebesar 37,7 persen.

"Kenaikan ini menandai potensi yang kedelapan kalinya dalam 13 tahun terakhir. Yang mana kemungkinan besar akan ditutup dengan catatan positif," ungkap Fyqieh.

Baca Juga:

Harga Bitcoin Diprediksi akan Terus Anjlok, Mungkinkah?

Tokocrypto Ungkap Alasan Bullish Bagi Bitcoin di Desember
Saat ini, kuartal IV tahun 2023 telah berakhir dengan kenaikan sebesar 37,7 persen. (Unsplash/davidmcbee)

Fyqieh menjelaskan ada beberapa faktor pendorong yang bisa menguatkan harga Bitcoin di Desember. Fokus utama pelaku pasar masih akan seputar pembaruan berita terkait ETF Bitcoin spot, sikap The Fed, dan situasi makroekonomi lainnya.

"Selain itu, situasi makroekonomi dan sikap dovish The Fed akan menjadi faktor penting. Jika positif akan ada pelemahan dolar AS, investor mungkin lebih cenderung untuk mengalokasikan dana ke aset-aset berisiko, termasuk Bitcoin," jelasnya.

Dari analisis teknikal, Tokocrypto mengungkapkan harga BTC terus-menerus gagal untuk melampaui zona resistensi antara USD38.825 (sekitar Rp600 juta) dan USD38.942 (Rp601 juta) sejak menembus resistensi di sekitar USD35.400 (sekitar Rp547 juta) . Selain itu, BTC telah menemukan basis dukungan yang kuat pada level yang sama seperti sebelumnya, yang mengindikasikan penembusan mungkin akan terjadi.

"BTC sedang berusaha bertahan di atas USD38 ribu (sekitar Rp587 juta). Karena harga sedang menuju kisaran tinggi di sekitar USD37.991 (sekitar Rp587 juta). Oleh karena itu, akhir pekan mendatang bisa menjadi sangat penting dan mungkin berdampak besar pada penutupan tahunan,” tutup Fyqieh. (and)

Baca Juga:

El Salvador Menambang Bitcoin Pakai Gunung Berapi

#Finansial #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan