Kuliner
Toko Roti Sidodadi, Legenda Kuliner Kota Bandung Kue Carabikang. (Foto: merahputih.com/Annisa Arly)

"BELUM ke Bandung kalau belum mampir ke Toko Roti Sidodadi". Kalimat ini biasanya diucapkan oleh pelancong yang pernah datang ke toko roti ini. Terletak di Jalan Otto Iskandardinata no 255, Bandung, toko Roti Sidodadi menjadi sejarah perkembangan Kota Bandung.

Aroma yang menggugah selera membuat siapapun tak sabar untuk mencoba roti yang dijajakan di Toko Roti Sidodadi. Terlihat berbagai macam roti dipajang di dalam etalase besar ketika memasuki toko. Penjual akan langsung menawarkan varian roti yang dijual kepada siapapun yang datang.

Baca juga:

Kerupuk Mi, Takjil Favorit si Penggemar Makanan Asin

Sebelum masuk ke Toko Roti Sidodadi, kamu akan melihat seorang Ibu yang berjualan Kue Carabikang. Kue Carabikang sudah ada persis di depan Toko Roti Sidodadi sejak 1960. Ada tiga rasa carabikang yang ditawarkan di sini. Semua rasa yang ditawarkan berasal dari bahan alami tanpa bahan pengawet.

Di depan toko ada etalase berisi Kue Carabikang. (Foto: merahputih.com/Annisa Arly)

Carabikang yang berwarna putih terbuat dari parutan kelapa, warna hijau terbuat dari daun pandan, dan warna coklat terbuat dari gula merah. Harganya Rp900/pcs atau Rp10 ribu untuk satu lusin. "Semua rasa Carabikang di sini enak banget jadi bikin ketagihan nyoba kue carabikang ini," kata Bela, pengunjung Toko Roti Sidodadi.

Baca juga:

3 Resep Bubur Manis Nikmat untuk Berbuka

Toko Roti ini menjual aneka roti dan jajanan pasar. Untuk roti satuan berkisar Rp3.400-Rp4.500, dan roti ukuran besarnya dari Rp11.000-Rp 19.000. Tentunya cara pembuatan roti di sini masih mempertahankan bahan dan tradisional, sehingga menghasilkan roti ala jadul yang mempunyai khas aroma maupun cita rasa tersendiri. Karena tanpa bahan pangawet, roti-roti di sini hanya bisa bertahan 3-4 hari.

Kue Carabikang hadir dalam tiga rasa. (Foto: merahputih.com/Annisa Arly)

Toko Roti Sidodadi berdiri sekitar tahun 1954. Awal berdiri toko kue ini berawal dari sang pemilik yang membuat Kue Carabikang. Kemudian, di tahun 1960-an, ia mengembangkan usahanya dengan memproduksi roti.

Walaupun sudah lama berdiri, toko kue ini tetap mampu bertahan di tengah persaingan toko kue modern yang muncul di seluruh penjuru kota. Terlihat dari depan Toko Roti Sidodadi ini sangat kecil. Tetapi jangan dipandang dari ukuran tokonya yang mungil. Toko ini selalu ramai pengunjung tiap harinya. (ans)

Baca juga:

Lemang Aceh, Kuliner Khas Berbuka Puasa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenparekraf Kembangkan Wisata Halal di Indonesia
Travel
Kemenparekraf Kembangkan Wisata Halal di Indonesia

Indonesia sangat berpotensi memiliki destinasi wisata halal.

Likupang Punya Daya Tarik Potensial Bagi Para Wisatawan
Travel
Likupang Punya Daya Tarik Potensial Bagi Para Wisatawan

Likupang merupakan salah satu dari Destinasi Superprioritas yang ditetapkan pemerintah.

Cegah COVID-19, 6 Destinasi Wisata Bandung Ditutup
Travel
Cegah COVID-19, 6 Destinasi Wisata Bandung Ditutup

Objek wisata yang ditutup yaitu ...

Beli Nasi Goreng tanpa Nasi, Bisa Gitu?
Kuliner
Beli Nasi Goreng tanpa Nasi, Bisa Gitu?

Nasi goreng tanpa nasi? Apa jadinya?

Mengenal Cokelat di 'Desa Coklat Bali'
Travel
Mengenal Cokelat di 'Desa Coklat Bali'

Kamu dapat belajar segala hal tentang cokelat di objek wisata ini.

5 Jajanan SD dengan Kombinasi Telur, Kuliner Khas Negeri Aing
Kuliner
5 Jajanan SD dengan Kombinasi Telur, Kuliner Khas Negeri Aing

Rasanya lezat dan bisa dibuat oleh siapa saja.

Menikmati Wisata Alam Soul-Calming nan Sejuk di Situ Gunung Sukabumi
Travel
Menikmati Wisata Alam Soul-Calming nan Sejuk di Situ Gunung Sukabumi

Dapatkan nuansa alam yang menenangkan jiwa sembari melewati jembatan gantung terpanjang se-Asia.

Wisatawan "Serbu" Pantai Selatan Yogyakarta Selama Libur Imlek 2021
Travel
Wisatawan "Serbu" Pantai Selatan Yogyakarta Selama Libur Imlek 2021

21.984 wisatawan mengunjungi objek wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur Tahun Baru Imlek 2021.

Ada Ucapan Syukur ke Sang Pencipta di Balik Sajian Tumpeng
Tradisi
Ada Ucapan Syukur ke Sang Pencipta di Balik Sajian Tumpeng

Pemilihan lauk pun memiliki makna kehidupan tersendiri.