Toko Ini Hadirkan Es Krim Rasa 'Gas Air Mata', Ini Alasan Pembuatannya Es Krim rasa 'Gas Air Mata' mendadak viral (Foto: pixabay/capri23auto)

PENGUSAHA asal Hong Kong telah menemukan cara yang cerdik untuk melakukan protes kota semi-otonomi, agar demokrasi tetap hidup dalam ingatan orang-orang. Caranya yakni dengan memperkenalkan es krim yang menyengat dan menjengkelkan, yang mengingatkan kita pada gas air mata.

Pemilik toko yang tak mau disebutkan namanya itu, mengatakan pada wartawan, jika dia menciptakan es krim rasa 'gas air mata' baru, sebagai pengingat 'pedasanya gas air mata yang ditembakan oleh polisi di jalan-jalan kota Tiongkok semi-otonom selama berbulan bulan' demonstrasi tahun lalu.

Baca Juga:

4 Es Krim dengan Varian Rasa Aneh nan Unik, Berani Coba?

Usai mencoba beberapa bahan dan kombinasi, termasuk wasabi atau mustard, sang pemilik toko memilih lada hitam. Hal itu karena baunya yang menyengat dan cara mengiritasi tenggorokan, seperti gas air mata yang sebenarnya.

Pemilik toko membuat rasa 'gas air mata' untuk mengingatkan akan aksi demo (Foto: pixabay/stocksnap)

Seperti yang dilansir dari odditycentral, pemilik toko itu menjelaskan, jika ingin membuat rasa yang mengingatkan orang bahwa mereka masih harus bertahan dalam gerakan protes, dan tidak kehilangan semangat mereka.

Adapun langkah-langkah pembuatan es krim rasa gas air mata tersebut yang dijabarkan oleh sang pemilik toko.

"Kami memanggang dan kemudian menggiling seluruh lada hitam dan membuatnya menjadi gelato, gaya Italia. Agak panas, tapi kami menekankan aftertaste-nya, yang merupakan sensasi iritasi di tenggorokan. Rasanya seperti menghirup gas air mata," tutur pemilik toko.

Baca Juga:

Terlihat Mirip, Ini Perbedaan Antara Es Krim, Gelato, dan Sorbet

Perihal harganya, satu scoop es krim rasa 'gas air mata' itu dibanderol senilai USD 5 atau sekitar Rp73 ribu. Tanpa diduga, es krim rasa 'gas air mata' tersebut menjadi hit didaerah tersebut, dan berhasil menjual sekitar 20-30 scoop per hari, sebelum social distancing diperkenalkan.

Beberapa dari mereka yang mencobanya, mengatakan bahwa es krim tersebut benar-benar mengingatkan mereka pada sensasi menghirup gas air mata, selama protes tahun lalu terhadap pemerintah Hong Kong yang didukung Tiongkok.

"Rasanya seperti gas air mata, awalnya terasa sulit bernafas, sangat menyengat dan menjengkelkan. itu membuat saya ingin segera banyak minum air," ucap seorang pelanggan yang juga menghadiri demonstrasi.

"Saya pikir itu seperti flashback yang mengingatkan saya betapa meynakitkan yang saya rasakan saat demonstrasi, dan saya tak boleh melupakannya" tambah pelanggan tersebut.

Aksi demonstrasi pun mereda di Hong Kong sejak pandemi COVID-10 yang melanda kota tersebut. Tetapi orang-orang sepertinya tak akan lupa mengapa mereka turun ke jalan dalam waktu dekat. (Ryn)

Baca Juga:

Museum Es Krim Akhirnya Memiliki Lokasi Permanen di Kota New York

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala