Tok, DPR Sahkan UU Pendidikan dan Layanan Psikologi Dokumentasi-Suasana rapat paripurna DPR. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.

MerahPutih.com - DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan dan Layanan Psikologi menjadi Undang-Undang, Kamis (7/7).

Pengesahan UU tersebut diambil dalam rapat paripurna ke-28 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022, di Kompleks Palemen Senayan, Jakarta.

Awalnya, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, laporan hasil rapat Panitia kerja (Panja) RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi.

Baca Juga:

Menghina DPR, Polisi, Kejaksaan dan Pemda Dipenjara 1 Tahun 6 Bulan

Hetifah mengungkapkan, mulanya RUU tersebut bernama RUU Praktik Psikologi, namun berganti nama setelah melalui beberapa kali rapat panja antara DPR dan pemerintah.

"Pada akhirnya rapat panja pada 29 Juni 2022 disepakati RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi untuk dibawa ke rapat paripurna DPR RI," kata Hetifah.

Menurut politikus Golkar ini, RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan psikologi. Selain itu, juga memberikan kepastian hukum kepada para psikolog dan klien.

Baca Juga:

DPR Segera Sahkan RUU PDP, Pembentukan Pengawas Independen Diserahkan ke Presiden

Setelah Hetifah menyampaikan laporan panja, Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel yang memimpin rapat meminta persetujuan pengesahan RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi menjadi UU.

"Berdasarkan laporan Komisi X DPR RI tentang RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi, selanjutnya kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi dapat disahkan menjadi undang-undang? tanya Gobel.

"Setuju," jawab anggota dewan. (Pon)

Baca Juga:

Kasus ACT Jadi Momentum DPR Perbaiki Regulasi Lembaga Filantropi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ribuan Penonton MotoGP Mulai Tinggalkan Lombok
Indonesia
Ribuan Penonton MotoGP Mulai Tinggalkan Lombok

Ribuan penonton ajang MotoGP Mandalika mulai pulang kampung setelah selesai menonton balap motor kelas dunia tersebut.

Siap Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Soroti Konten Disinformasi di Medsos
Indonesia
Siap Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Soroti Konten Disinformasi di Medsos

Bawaslu menyatakan bakal meyoroti media sosial milik partai politik secara ketat. Pengawasan bakal dilakukan bersama Kominfo dan Polri.

12 Siswa dan Guru Positif, SMA Warga Solo Lockdown
Indonesia
12 Siswa dan Guru Positif, SMA Warga Solo Lockdown

Teranyar, sebanyak 12 siswa dan guru di SMA Warga Solo dinyatakan positif COVID-19, Rabu (25/1). Akibat kejadian itu, Pemkot menghentikan PTM dan sekolah lockdown selama 14 hari terhitung mulai Kamis (26/1).

Segera, Masuk Kantor Wali Kota Jakbar Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi
Indonesia
Segera, Masuk Kantor Wali Kota Jakbar Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi

Sebagai contoh nanti kita terapkan di lingkungan kantor-kantor lain

Baru 3,5 Persen Warga Divaksin Booster
Indonesia
Baru 3,5 Persen Warga Divaksin Booster

Airlangga terus mendorong vaksinasi di berbagai daerah agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi Omicron termasuk dosis ketiga.

DKI Jakarta PPKM Level 1, Okupansi Hotel Diyakini Meningkat
Indonesia
DKI Jakarta PPKM Level 1, Okupansi Hotel Diyakini Meningkat

Sertifikasi dan standar produksi harus disertai 'market incentives'

Kronologi Rumah Undang di Garut Dirobohkan Rentenir karena Tak Sanggup Bayar Utang
Indonesia
Kronologi Rumah Undang di Garut Dirobohkan Rentenir karena Tak Sanggup Bayar Utang

Perobohan rumah buruh serabutan bernama Undang di Garut, Jawa Barat, oleh rentenir menjadi perhatian luas di media sosial.

Kehadiran Jokowi di Sirkuit Formula E Jadi Sinyal Dukung Anies di Pilpres 2024?
Indonesia
Kehadiran Jokowi di Sirkuit Formula E Jadi Sinyal Dukung Anies di Pilpres 2024?

Benarkah kehadiran Jokowi menjadi sinyal dukungannya untuk Anies pada panggung Pilpres 2024?

BPS: Kondisi Ketenagakerjaan Belum Pulih
Indonesia
BPS: Kondisi Ketenagakerjaan Belum Pulih

BPS mencatat, terdapat 11,53 juta orang (5,53 persen) penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19.

Perekonomian Domestik Tumbuh 5,44 Persen
Indonesia
Perekonomian Domestik Tumbuh 5,44 Persen

Dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quartal-to-quartal/qtq), perekonomian domestik berhasil tumbuh sebesar 3,72 persen.